Jabar

Lewat Maraton Demokrasi 16 Hari, Genta Abdurrahman Sah Terpilih Jadi Ketua HUMANIKA dan siap membawa HUMANIKA lebih Berdaya!

Shandi Sanjaya | 25 Agustus 2026, 06:38 WIB
Lewat Maraton Demokrasi 16 Hari, Genta Abdurrahman Sah Terpilih Jadi Ketua HUMANIKA dan siap membawa HUMANIKA lebih Berdaya!

AKURAT JABAR - PURWAKARTA — Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HUMANIKA) STT Wastukancana resmi memasuki babak baru di bawah nakhoda anyar. Melalui Musyawarah Mahasiswa (Mumas) Ke-21 yang berlangsung dinamis selama 16 hari (9–25 Agustus 2026) di Ruang Mahasiswa STT Wastukancana, Genta Abdurrahman terpilih secara sah sebagai Ketua Umum HUMANIKA untuk periode 2026-2027.

​Terpilihnya Genta Abdurrahman menjadi angin segar bagi arah gerak organisasi. Dikenal sebagai sosok pemikir kritis yang adaptif terhadap arus teknologi digital, Genta hadir membawa kepemimpinan yang inklusif untuk merangkul seluruh potensial kader.

​Mumas XXI menjadi momentum krusial bagi transformasi organisasi. Selama lebih dari dua pekan, agenda diisi dengan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, perancangan AD/ART, hingga penetapan garis kebijakan baru. Forum demokrasi ini diwarnai dialektika dan debat gagasan yang membangun dari seluruh kader.

​Di bawah nakhoda Genta Abdurrahman, HUMANIKA mengusung visi "HUMANIKA BERDAYA". Visi ini menegaskan komitmen Genta untuk membentuk kader yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga responsif dan unggul di bidang akademik, organisasi, serta industri teknologi modern.

​Visi dan Misi HUMANIKA Periode 2026–2027

​Visi: Mewujudkan kader HUMANIKA yang solid, adaptif, dan berdaya dalam akademik, organisasi, dan teknologi.

​Misi Utama:

​Solidaritas Internal: Menguatkan ikatan kekeluargaan dan kolaborasi antar-kader.

​Ekosistem Teknologi: Membangun ruang belajar dan wadah berkarya yang responsif terhadap industri digital.

​Inovasi Organisasi: Membentuk karakter organisasi yang aktif, kreatif, dan inovatif.

​"HUMANIKA harus kembali menunjukkan taringnya dalam mengembangkan kemampuan intelektual yang dimiliki oleh mahasiswa Teknik Informatika. Kolektivitas adalah kunci untuk menjawab tantangan fragmentasi organisasi di era modern," tegas Genta Abdurrahman dalam pidato perdananya usai penetapan.

​Dukungan penuh mengalir dari Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STT Wastukancana yang turut hadir dalam penutupan Mumas. Kepemimpinan Genta dinilai memiliki kapabilitas intelektual yang dibutuhkan mahasiswa saat ini.

​"Ketua Himpunan terpilih bukan hanya dituntut menjadi organisatoris yang mampu mengelola program, tetapi juga intelektual muda yang mampu membaca persoalan, membangun dialektika, dan menerjemahkan keresahan mahasiswa menjadi kerja-kerja nyata," ujar Presiden BEM STT Wastukancana.

​Kehadiran Genta Abdurrahman di pucuk pimpinan diharapkan mampu membawa loncatan strategis bagi mahasiswa Teknik Informatika STT Wastukancana dalam menghadapi kompetisi global dan dinamika dunia teknologi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.