PERSIB Pulihkan Kondisi di Tangerang, Bersiap Hadapi FC Seoul di ACL Two

AKURAT JABAR – PERSIB Bandung tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan dari Persija Jakarta. Setelah menjalani pertandingan pekan kedua Super League 2026/27, Maung Bandung langsung mengalihkan perhatian ke kompetisi Asia.
Skuad PERSIB menggelar latihan pemulihan di Tangerang, Minggu (13/9/2026). Sesi tersebut menjadi bagian dari persiapan tim sebelum bertolak menuju Korea Selatan untuk menjalani pertandingan perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27.
Latihan berlangsung dengan intensitas rendah. Program tersebut dipilih untuk menjaga kebugaran sekaligus membantu pemain mengembalikan kondisi fisik setelah menjalani pertandingan dengan waktu istirahat yang relatif singkat.
PERSIB baru saja melakoni laga berat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Dalam pertandingan tersebut, PERSIB harus menerima kekalahan dengan skor 1-2. Persija membuka keunggulan melalui Alexander Jeremejeff pada menit ke-41.
PERSIB kemudian berhasil menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic pada menit ke-81. Namun, harapan membawa pulang satu poin sirna setelah Ivan Mamut mencetak gol kemenangan Persija pada menit ke-90+5.
Hasil tersebut membuat PERSIB harus segera mengalihkan fokus. Sebab, agenda berikutnya tidak kalah berat. Tim asuhan Igor Tolic akan menghadapi FC Seoul dalam laga pembuka Grup E ACL Two 2026/27.
Baca Juga: Gol Dramatis Menit 90+5! PERSIB Tumbang 1-2 dari Persija di GBK
Latihan Pemulihan Jadi Prioritas
Jarak antara pertandingan melawan Persija dan keberangkatan menuju Korea Selatan membuat pemulihan pemain menjadi salah satu perhatian utama tim pelatih.
Alih-alih memberikan menu latihan dengan intensitas tinggi, tim pelatih memilih sesi pemulihan. Program ini bertujuan menjaga kondisi tubuh pemain tetap siap tanpa memberikan beban tambahan setelah pertandingan yang menguras energi.
Situasi tersebut cukup penting karena perjalanan menuju Korea Selatan juga membutuhkan waktu yang panjang.
PERSIB dijadwalkan meninggalkan Indonesia pada Minggu malam. Setelah tiba di Korea Selatan, tim akan melanjutkan persiapan menghadapi FC Seoul sebelum pertandingan digelar pada Rabu (16/9/2026).
Dengan demikian, skuad Maung Bandung harus mengelola kondisi fisik secara cermat. Jadwal yang padat membuat setiap sesi latihan harus disesuaikan dengan kebutuhan pemain.
Selain faktor perjalanan, PERSIB juga perlu melakukan adaptasi terhadap kondisi lingkungan di Seoul. Perbedaan cuaca, suhu dan suasana pertandingan menjadi aspek yang perlu diperhatikan sebelum laga berlangsung.
Tantangan Besar di Korea Selatan
Pertandingan FC Seoul vs PERSIB akan menjadi laga pertama Maung Bandung di fase grup ACL Two musim 2026/27.
Berdasarkan jadwal kompetisi, pertandingan akan berlangsung di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (16/9/2026), mulai pukul 17.00 WIB.
Laga tandang tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi PERSIB karena harus menjalaninya setelah pertandingan berintensitas tinggi melawan Persija.
PERSIB sendiri lolos ke fase grup ACL Two setelah menyingkirkan wakil Filipina, Manila Digger, pada babak playoff. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 31 Agustus 2026, PERSIB menang tipis 1-0 melalui gol Mariano Peralta pada menit ke-89.
Hasil tersebut memastikan PERSIB kembali tampil di fase grup kompetisi antarklub Asia.
Pada fase grup kali ini, PERSIB tergabung di Grup E bersama FC Seoul, Melbourne Victory dan The Cong-Viettel. Format kompetisi menggunakan sistem kandang dan tandang dengan total enam pertandingan.
Baca Juga: Persija vs PERSIB Hari Ini: Live Streaming, Prediksi Skor dan Duel Panas di GBK
Grup E Bukan Tantangan Ringan
FC Seoul menjadi lawan pertama PERSIB. Klub asal Korea Selatan tersebut akan menjadi tuan rumah pada matchday pertama.
Setelah pertandingan di Seoul, PERSIB akan kembali ke Indonesia untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya. Pada 14 Oktober 2026, Maung Bandung dijadwalkan menjamu The Cong-Viettel.
Selanjutnya, PERSIB kembali tampil di kandang saat menghadapi Melbourne Victory pada 28 Oktober 2026.
Rangkaian pertandingan kemudian berlanjut dengan laga tandang ke Australia untuk menghadapi Melbourne Victory pada 4 November 2026.
Setelah itu, PERSIB menjamu FC Seoul di Bandung pada 25 November 2026 sebelum menutup fase grup dengan menghadapi The Cong-Viettel di Vietnam pada 2 Desember 2026.
Rangkaian jadwal tersebut membuat aspek kebugaran menjadi salah satu faktor penting bagi PERSIB.
Bukan hanya harus menghadapi lawan-lawan dengan kualitas kompetitif, PERSIB juga harus menjalani perjalanan lintas negara dalam waktu yang relatif berdekatan.
Karena itu, program pemulihan yang dilakukan di Tangerang memiliki peran penting dalam menjaga kesiapan skuad.
Uilliam Barros Dipastikan Absen
Dalam pertandingan melawan FC Seoul, PERSIB dipastikan tidak dapat memainkan Uilliam Barros Pereira.
Penyerang asal Brasil tersebut masih menjalani hukuman disiplin akibat kartu merah yang diterimanya pada kompetisi ACL Two musim sebelumnya.
Sanksi tersebut membuat Barros tidak dapat tampil dalam pertandingan PERSIB di babak playoff menghadapi Manila Digger dan masih berlanjut pada laga pertama fase grup melawan FC Seoul.
Absennya Barros menjadi salah satu persoalan yang harus diperhitungkan tim pelatih. Apalagi, PERSIB baru saja menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi menghadapi Persija.
Namun, situasi tersebut juga membuka peluang bagi pemain lain untuk mengambil peran lebih besar di lini depan.
Igor Tolic perlu menentukan komposisi terbaik dengan mempertimbangkan kondisi fisik pemain, karakter lawan serta kebutuhan taktik menghadapi FC Seoul.
Baca Juga: Bukan Sekadar 3 Poin, Igor Tolic Bawa Misi Khusus Persib di Markas Persija
PERSIB Harus Cepat Beradaptasi
Laga di Korea Selatan menjadi ujian awal bagi PERSIB dalam perjalanan mereka di Grup E ACL Two 2026/27.
Kemenangan tentu menjadi target penting, tetapi persiapan menuju pertandingan juga harus dilakukan secara terukur. Waktu pemulihan yang terbatas membuat setiap keputusan tim pelatih memiliki pengaruh terhadap kesiapan pemain.
Sesi latihan ringan di Tangerang menjadi langkah awal untuk menjaga kondisi pemain setelah duel kontra Persija.
Setelah perjalanan menuju Korea Selatan, PERSIB masih memiliki waktu untuk menjalani persiapan lanjutan sebelum pertandingan. Adaptasi dengan kondisi setempat dan pemantapan strategi akan menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi FC Seoul.
Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi PERSIB untuk memulai kiprah di fase grup ACL Two dengan hasil positif.
Di sisi lain, Maung Bandung harus belajar dari jadwal padat yang mereka hadapi. Setelah pertandingan melawan FC Seoul, PERSIB masih memiliki agenda Super League 2026/27.
Berdasarkan jadwal terbaru, PERSIB akan kembali bertanding pada 20 September 2026 dengan menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini.
Artinya, rangkaian pertandingan PERSIB tidak berhenti di Korea Selatan. Setelah menjalani laga tandang di Asia, skuad Igor Tolic harus kembali mempersiapkan diri untuk kompetisi domestik.
Kondisi tersebut membuat manajemen energi, pemulihan fisik dan rotasi pemain berpotensi menjadi faktor penting sepanjang periode padat ini.
PERSIB kini memiliki waktu terbatas untuk mempersiapkan diri. Setelah kekalahan dari Persija, Maung Bandung dituntut segera bangkit dan memberikan respons di panggung Asia.
Pertandingan FC Seoul vs PERSIB pada 16 September mendatang pun menjadi ujian pertama Igor Tolic dan anak asuhnya dalam fase grup ACL Two 2026/27.
Dengan persiapan yang tepat, PERSIB diharapkan mampu menghadapi tantangan perjalanan, perbedaan lingkungan, absennya Uilliam Barros serta kualitas FC Seoul untuk membuka kiprah di Grup E dengan hasil maksimal.***
Baca Juga: Persib Imbau Bobotoh Dukung dari Rumah Jelang Hadapi Persija di SUGBK
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 2Persib Tekuk Cong Viettel, Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas ACL Two
- 3HMM dan HMTI STT Wastukancana Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim
- 4Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 513.044 Pekerja Kena PHK di Jabar, 24 Ribu Lowongan Kerja Disiapkan
- 6Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung
- 7Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang
- 8Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 9Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 10Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang









