AKURAT JABAR - Gempa berkekuatan M 4,1 SR mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (2/3/2025).
Menurut keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 07:53:54 WIB bertempat di 8.15 LS, 107.81 BT. Adapun pusat gempa berada di laut 90 km baratdaya Kabupaten Pangandaran.
Dilansir dari laman bmkg.go.id, Gempa itu dirasakan (MMI) III Banjar, III Manonjaya, III pamayang, III Cikelet, III Singajaya, III Cipatujah.
Baca Juga: Misi Kemanusiaan Baznas, Kirim Tim Gabungan USAR ke Myanmar untuk Bantu Korban Gempa
Disebutkan bahwa informasi yang disampaikan mengutamakan kecepatan sehingga pengolahan data masih belum stabil.
"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG dalam akun X @infoBMKG.
BMKG belum menyampaikan informasi mengenai dampak gempa tersebut. Namun pihak BMKG menyarankan masyarakat untuk berhati-hati terhadap gempabumi susulan.
Baca Juga: Gempa Dahsyat Guncang Myanmar Kepanikan Melanda Bangkok Thailand
"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," saran BMKG.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Siapkan Pergub Larangan Alih Fungsi Lahan untuk Cegah Bencana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 2HMM dan HMTI STT Wastukancana Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim
- 313.044 Pekerja Kena PHK di Jabar, 24 Ribu Lowongan Kerja Disiapkan
- 4Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 5Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 6Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang
- 7Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 8Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang









