Jabar

Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pengelola Wisata Lakukan Persiapan Matang Hadapi Libur Lebaran 2025

| 1 April 2025, 12:30 WIB
Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pengelola Wisata Lakukan Persiapan Matang Hadapi Libur Lebaran 2025

AKURAT JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta seluruh pengelola wisata di Jawa Barat melakukan persiapan matang mulai dari infrastruktur sampai keamanan wisatawan yang datang menjelang libur panjang Lebaran 2025.

"Pertama, seluruh penyelenggara kawasan harus memiliki kesiapan. Kesiapan dari mulai masuk termasuk jaminan keamanan wisatawan," ucap Dedi Mulyadi, Senin (31/3/2025).

Dedi mengingatkan akan kejadian tewasnya seorang anggota polisi saat menyelamatkan seorang bocah yang tenggelam akibat terseret arus laut di Pangandaran. Pihaknya mewanti-wanti kejadian serupa agar tidak terjadi lagi di tahun ini.

Baca Juga: Tren Tempat Wisata Lebaran 2025 yang Recommended

Baca Juga: SEMMI Jabar Minta Proyek Wisata Eiger Camp Segera Ditindak Tegas Gubernur Dedi Mulyadi

Hal demikian harus menjadi perhatian dan pembelajaran seluruh pengelola tempat wisata agar senantiasa meningkatkan keamanan di area wisatanya.

"Pangandaran itu harus ada para petugas yang di sepanjang pantai. Nanti kalau ada yang tenggelam, ada yang terbawa arus, harus dengan cepat. Kemudian melakukan pertolongan. Kejadian kemarin kan artinya petugas di lautnya enggak ada," ungkap Dedi.

Gubernur Jabar, lebih lanjut mengingatkan para pengelola wisata agar menyiapkan SDM yang kompeten serta pencegahan dalam berbagai kemungkinan insiden yang terjadi.

Baca Juga: Gubernur Jabar Aktifkan Kembali Eks Kantor Karesidenan di Lima Wilayah Jawa Barat

"Jangan hanya fokus menerima uang tiket yang masuk. Tetapi juga harus memikirkan, menyiapkan orang-orang yang memiliki kemampuan melakukan pencegahan sebuah peristiwa musibah," katanya.

Selain kesiapan infrastruktur dan keamanan tempat wisata, Dedi Mulyadi menyoroti masalah percaloan tiket yang berpotensi terjadi saat masa libur lebaran.

Lebih lanjut, dirinya juga menyoroti agar tidak ada pemandu abal-abal di lokasi wisata saat masa libur lebaran.

Baca Juga: Selama Ramadan dan Idul Fitri, Ketersediaan Pangan di Jabar Surplus

Baca Juga: Malela Studi Desak Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Provinsi Jawa Barat Tindak Tegas Perusak Lingkungan

"Dan kemudian, tidak boleh ada percaloan tiket. Tidak boleh ada duplikasi parkir. Tidak boleh ada pungutan parkir liar. Tidak boleh ada pemandu wisata abal-abal yang orang tersesat dibawa lebih tersesat," tuturnya.

Dedi menegaskan, bahwa dirinya akan memonitor tempat wisata di Jawa Barat secara langsung saat masa libur lebaran. Hal itu dia lakukan untuk mencegah adanya pungutan liar dan memastikan keamanan tempat wisata dalam melayani pelanggan.

"Saya akan monitor seluruh kegiatan-kegiatan ini. Dan saya ingin memastikan orang Jawa Barat itu punya sikap yang baik dan care terhadap pariwisata," pungkasnya.

Baca Juga: Festival Dulag Istimewa dan Jadwal Salat Idulfitri Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.