Forum BUMDes Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi untuk Dorong Ekonomi Desa Mandiri

AKURAT JABAR - Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jawa Barat terus memperkuat soliditas internal organisasi sebagai langkah strategis dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi desa di berbagai wilayah.
Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan konsolidasi yang digelar pada Rabu (15/4/2026) di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan No. 14, Jakarta Timur.
Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan dari 19 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum BUMDes tingkat kabupaten se-Jawa Barat.
Ketua DPW Forum BUMDes Indonesia (FBI) Jawa Barat, Dimas Insany, menegaskan bahwa kekuatan organisasi terletak pada konsistensi dalam menjaga semangat juang dan keselarasan visi.
Baca Juga: Bentrok Kopdes Merah Putih dan BUMDes, Mendes Yandri: Tidak Akan Saling Meniadakan, Jalan Terus!
Menurutnya, Forum BUMDes harus kembali berpegang pada nilai dasar organisasi sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
“Forum ini harus memiliki semangat juang yang tinggi dan kembali ke marwah organisasi sesuai dengan AD/ART, agar mampu menjadi wadah yang benar-benar memperjuangkan kemajuan BUMDes,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peran Forum BUMDes tidak hanya sebagai ruang koordinasi, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam pemberdayaan ekonomi desa.
Hal ini dilakukan melalui berbagai program strategis seperti penguatan kelembagaan, pendampingan usaha, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Dimas menilai bahwa langkah tersebut menjadi kunci dalam menciptakan desa yang mandiri, tangguh, serta mampu bersaing di tengah perubahan ekonomi yang semakin dinamis.
Baca Juga: Percepat Pembentukan Kopdes Merah Putih, Bagaimana dengan Nasib BUMDes dan Apa Bedanya?
Di sisi lain, Ketua Pelaksana kegiatan, Mustofa, mengungkapkan bahwa forum konsolidasi ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang akan menjadi dasar penguatan kinerja organisasi ke depan.
“Acara ini menghasilkan kesepakatan kerja DPW Jawa Barat melalui harmonisasi dan konsolidasi yang kuat demi memajukan BUMDes se-Jawa Barat,” katanya.
Mustofa menjelaskan bahwa harmonisasi antar pengurus menjadi faktor penting dalam memastikan program kerja dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dengan adanya kesepahaman tersebut, diharapkan seluruh elemen organisasi mampu bergerak secara terarah dan saling mendukung.
Selain fokus pada penguatan internal, Forum BUMDes Jawa Barat juga aktif melakukan pendampingan terhadap sejumlah BUMDes yang tengah mengikuti pelatihan di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih: Simbol Kemandirian Ekonomi Desa
Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha desa, khususnya dalam aspek manajemen bisnis, inovasi produk, serta tata kelola yang profesional dan akuntabel.
Langkah tersebut dinilai penting agar BUMDes tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang sebagai pilar utama ekonomi desa yang berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar pengurus di tingkat provinsi dan kabupaten.
Dengan konsolidasi yang semakin solid, Forum BUMDes Jawa Barat diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi desa yang lebih inklusif dan berdaya saing.
Ke depan, Forum BUMDes Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas BUMDes melalui program berkelanjutan yang berbasis kebutuhan desa.
Melalui langkah strategis ini, BUMDes diharapkan dapat berperan sebagai penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kemandirian ekonomi desa secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik






