Jabar

Dedi Mulyadi Resmikan SMAN 3 Jonggol, Jabar Genjot Pembangunan Sekolah Baru

Didin Wahidin | 17 April 2026, 08:54 WIB
Dedi Mulyadi Resmikan SMAN 3 Jonggol, Jabar Genjot Pembangunan Sekolah Baru
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi meresmikan USB SMAN 3 Jonggol, Kab. Bogor, Kamis (16/4/2026).

AKURAT JABAR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meresmikan unit sekolah baru (USB) SMAN 3 Jonggol pada Kamis (16/4/2026).

Peresmian ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan tambahan fasilitas belajar.

Dalam pernyataannya, Dedi menegaskan bahwa arah pembangunan di Jawa Barat kini semakin berimbang antara infrastruktur fisik dan sektor pendidikan.

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak lagi terfokus pada jalan, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.

“Jadi, di era sekarang terjadi lonjakan pembangunan di bidang pendidikan, bukan jalan saja,” katanya.

Baca Juga: Uji Publik SPMB Jabar 2026 Digelar, Disdik Pastikan Sistem Penerimaan Lebih Matang

Menurutnya, pembiayaan pembangunan sekolah-sekolah baru tersebut sepenuhnya didukung oleh pendapatan daerah. Sumber dana berasal dari pajak kendaraan bermotor, pajak daerah lainnya, serta hasil efisiensi belanja pemerintah.

Skema ini dinilai mampu menjaga kesinambungan program pembangunan tanpa ketergantungan berlebihan pada pemerintah pusat.

Data Pemprov Jawa Barat menunjukkan, sepanjang tahun 2025 telah dibangun 12 unit sekolah baru dengan total anggaran mencapai Rp102,6 miliar.

Anggaran tersebut bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2024 dan difokuskan untuk memperluas daya tampung pendidikan menengah di berbagai daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengungkapkan bahwa program pembangunan akan terus berlanjut pada tahun 2026.

Baca Juga: Dampak Ketergantungan Gawai: Rhenald Kasali dan Disdik Jabar Ajak Siswa Kembali Budayakan Menulis Tangan

Pemerintah provinsi telah menyiapkan anggaran sebesar Rp112,5 miliar untuk membangun 24 unit sekolah baru yang tersebar di kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Purwanto menjelaskan, pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pendidikan secara signifikan.

“Tahun ini, Pemprov Jabar kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp112,5 miliar untuk pembangunan 24 unit sekolah baru. Pembangunan ini diproyeksikan menambah daya tampung sekitar 5.000 peserta didik, dengan pemanfaatan fasilitas yang direncanakan mulai tahun 2027,” ujarnya.

Rencana pembangunan tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan, yakni 17 SMA negeri, 4 SMK negeri, dan 3 Sekolah Luar Biasa (SLB) negeri.

Komposisi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan yang beragam, mulai dari pendidikan umum hingga pendidikan vokasi serta layanan bagi siswa berkebutuhan khusus.

Baca Juga: Sekolah Bukan Sekadar Gedung! Kadisdik Purwanto Luncurkan Standardisasi Sekolah Jawa Barat 2026 Fokus pada Kebersihan dan Lingkungan

Peresmian SMAN 3 Jonggol menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerataan pendidikan.

Dengan bertambahnya jumlah sekolah negeri, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan akses pendidikan antarwilayah, terutama di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan fasilitas.

Selain itu, langkah ini juga mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

Fasilitas yang memadai diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan secara optimal.

Ke depan, Pemprov Jawa Barat berencana memastikan seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal mulai tahun ajaran 2027.

Hal ini sejalan dengan target peningkatan angka partisipasi sekolah sekaligus penguatan kualitas pendidikan di tingkat menengah.

Dengan berbagai program yang terus digulirkan, pemerintah daerah optimistis sektor pendidikan akan menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga: DPRD Jabar Soroti SMK IDN Bogor Tak Urus Izin 4 Tahun, KBM Siswa Diminta Tetap Berjalan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.