Farhan Tinjau Drainase dan Air Bersih di Kujangsari, Siskamling Jadi Evaluasi Siaga Bencana Kota Bandung

Akurat Jawa Barat - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melanjutkan kegiatan Siskamling Siaga Bencana edisi ke-33 di Kelurahan Kujangsari beberapa waktu lalu.
Program ini menegaskan komitmen pemerintah menjaga keamanan dan kesiapsiagaan warga menghadapi potensi bencana.
Kegiatan dimulai dengan salat maghrib berjamaah di RW 6, dilanjutkan peninjauan lapangan bersama warga dan perangkat kelurahan untuk memantau kondisi lingkungan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turun langsung meninjau drainase dan penerangan jalan yang menjadi keluhan utama warga Kujangsari.
Hasil pengecekan menunjukkan satu titik lampu jalan berhasil diperbaiki malam itu, sementara titik lainnya masih menunggu tindak lanjut, terutama di wilayah padat permukiman.
“Kita lihat langsung kondisi lapangan. Ada drainase mampet yang perlu pelebaran. Malam ini juga satu lampu jalan diperbaiki,” ujar Farhan.
Farhan kemudian memeriksa data RW 6 melalui Laci RW Prakarsa. Data menunjukkan kepadatan hunian mencapai 4–5 orang per rumah dengan sebagian wilayah masih berisiko banjir.
“Kita verifikasi data, karena data itu penting. Bukan sekadar angka, tapi juga rasio dan presentasi kebutuhan warga,” ucapnya.
Dalam dialog warga, muncul keluhan air bersih karena sebagian RW 6 belum teraliri layanan PDAM secara merata.
Menanggapi hal itu, Farhan meminta klarifikasi langsung dari perwakilan PDAM yang hadir di lokasi kegiatan.
Hasilnya, Kelurahan Kujangsari terbagi dua wilayah layanan. Sebagian masuk area SPAM Gedebage dengan pasokan 24 jam, sisanya bergantung pada jaringan Padang Singgah.
“Nah khusus RW 6 ini belum rata karena dua wilayah layanan. Tapi alhamdulillah sebagian sudah 24 jam,” jelas Farhan.
Selain itu, Farhan menyoroti keamanan lingkungan. Ia meminta pengelola rumah kos di RW 9 memasang CCTV di area parkir untuk mencegah pencurian motor.
“Pastikan semua kos punya CCTV di parkiran motor. Ini untuk mencegah, bukan mengintai. Kalau ada kejadian, segera lapor polisi,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, Farhan menegaskan bahwa Siskamling Siaga Bencana bukan sekadar ronda malam, melainkan wadah evaluasi rutin yang memadukan keamanan, lingkungan, dan kesiapsiagaan warga.
Ia berkomitmen meninjau seluruh RW di Kujangsari secara bergilir agar data dan penanganan lapangan selalu mutakhir.
“Hari ini saya ke RW 6 untuk memeriksa data. RW lain akan saya kunjungi. Semua catatan akan kita perbaiki bersama,” tandasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1HUT ke-81 RI, Direktur RSUD Bayu Asih: Tetaplah Jadi Alasan Seseorang Pulang kepada Keluarganya
- 2Karnaval dan Lomba Warga Meriahkan Seno Culture Tatar Sunda 2026
- 3Srikandi FC Juara, Mini Soccer Women Meriahkan Seno Culture 2026
- 4Mandiri Utama Finance dan SMAC Jabar Apresiasi Seno Culture 2026, Semangat Warga Padukan Olahraga dan Budaya
- 5EWINDO Beri Penghargaan Masa Kerja dan Beasiswa Anak Karyawan
- 6Semangat Kemerdekaan di Layar Konsol, 28 Peserta Adu Jago FC26
- 7Ono Surono Lepas Skuad Banteng Jabar FC U-17 ke Soekarno Cup 2026







