Mahasiswa KPPM STIE WIKARA Purwakarta Jalin Sinergi dengan Camat Bojong untuk Sukseskan Pengabdian di Desa Cipeundeuy

AKURAT JABAR – Mahasiswa Kuliah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (KPPM) Kelompok 9 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wibawa Karta Raharja (WIKARA) Purwakarta memulai rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan sebelum pelaksanaan berbagai program kerja di Desa Cipeundeuy.
Kehadiran mahasiswa diterima langsung oleh Camat Bojong bersama jajaran perangkat kecamatan dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.
Silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga menjadi forum koordinasi untuk menyampaikan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan mahasiswa selama menjalankan program KPPM di wilayah Desa Cipeundeuy.
Sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, program KPPM STIE WIKARA dirancang untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan yang menyentuh aspek sosial, ekonomi, pendidikan, serta pengembangan potensi lokal.
Baca Juga: Mahasiswa KPPM STIE WIKARA Purwakarta Hadirkan NGABUBUKU, Bangun Budaya Literasi Anak Desa Cipeundey
Awali Pengabdian dengan Koordinasi Bersama Pemerintah Kecamatan
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memaparkan gambaran umum mengenai program kerja yang telah disusun. Program-program tersebut nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta potensi yang dimiliki Desa Cipeundeuy agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Ketua KPPM Kelompok 9 STIE WIKARA Purwakarta menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah kecamatan merupakan langkah penting agar setiap kegiatan berjalan selaras dengan arah pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan program pengabdian tidak hanya ditentukan oleh kesiapan mahasiswa, tetapi juga bergantung pada dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga masyarakat.
"Kami datang tidak hanya untuk memperkenalkan diri, tetapi juga memohon arahan, bimbingan, dan dukungan dari Bapak Camat beserta jajaran. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran mahasiswa di Desa Cipeundeuy benar-benar membawa dampak positif, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi dan sosial kemasyarakatan sesuai dengan basis ilmu kami di STIE WIKARA," ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen mahasiswa untuk menghadirkan program yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.
Baca Juga: Dobrak Stagnasi, BEM Solo Raya Pindahkan Corong Perjuangan Mahasiswa ke Dunia Siber
Camat Bojong Sambut Positif Kehadiran Mahasiswa
Camat Bojong menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang menjadikan silaturahmi dan koordinasi sebagai langkah awal sebelum melaksanakan kegiatan di desa.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara mahasiswa dan pemerintah daerah akan mempermudah proses pelaksanaan program sekaligus menciptakan kolaborasi yang saling mendukung.
Pihak Kecamatan Bojong juga menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan KPPM selama dilaksanakan di Desa Cipeundeuy.
Selain itu, Camat Bojong mengingatkan agar mahasiswa mampu menjaga etika, menjunjung tinggi nama baik almamater, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Mahasiswa juga didorong untuk aktif berkolaborasi dengan aparatur desa, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur lainnya sehingga program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
Fokus pada Pemberdayaan Masyarakat
Program KPPM Kelompok 9 STIE WIKARA Purwakarta tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi diarahkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan latar belakang keilmuan di bidang ekonomi dan manajemen, mahasiswa berkomitmen menghadirkan berbagai program yang dapat meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi lokal, pengembangan usaha, literasi, hingga pemberdayaan sosial.
Melalui pendekatan partisipatif, mahasiswa diharapkan mampu menggali potensi desa sekaligus merancang solusi bersama masyarakat sehingga manfaat program dapat terus dirasakan setelah masa KPPM berakhir.
Bangun Kolaborasi dengan Pemerintah Desa
Selain menjalin koordinasi dengan pemerintah kecamatan, mahasiswa juga akan memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Desa Cipeundeuy sebagai mitra utama dalam pelaksanaan program kerja.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan setiap kegiatan berjalan efektif dan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.
Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, lembaga masyarakat, dan warga diharapkan mampu menciptakan berbagai inovasi yang berdampak positif terhadap pembangunan desa.
Baca Juga: KDM Ajak Jaga Alam Papua dan Hormati Kearifan Adat, Siapkan Beasiswa untuk 40 Mahasiswa
Wujud Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Pelaksanaan KPPM menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar memahami dinamika sosial, memperkuat kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, serta kemampuan menyusun solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika memasuki dunia profesional maupun saat berperan sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Social Volunteering Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi UMB Edukasi Remaja Hindari FOMO Secara Sehat
Harapkan Sinergi Berkelanjutan
Melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor Kecamatan Bojong, mahasiswa KPPM Kelompok 9 STIE WIKARA Purwakarta berharap hubungan yang telah terjalin dapat menjadi fondasi kuat bagi keberhasilan seluruh program pengabdian di Desa Cipeundeuy.
Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat diyakini akan menghasilkan berbagai program yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi warga.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, mahasiswa KPPM STIE WIKARA Purwakarta optimistis mampu menjalankan seluruh agenda kerja secara maksimal.
Kehadiran mereka di Desa Cipeundeuy diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga menghadirkan kontribusi positif yang mendukung pembangunan masyarakat, memperkuat potensi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1HUT ke-81 RI, Direktur RSUD Bayu Asih: Tetaplah Jadi Alasan Seseorang Pulang kepada Keluarganya
- 2Karnaval dan Lomba Warga Meriahkan Seno Culture Tatar Sunda 2026
- 3Srikandi FC Juara, Mini Soccer Women Meriahkan Seno Culture 2026
- 4EWINDO Beri Penghargaan Masa Kerja dan Beasiswa Anak Karyawan
- 5Semangat Kemerdekaan di Layar Konsol, 28 Peserta Adu Jago FC26
- 6Ono Surono Lepas Skuad Banteng Jabar FC U-17 ke Soekarno Cup 2026









