Kalau ke Bandung Kunjungi Tempat Ngabuburit yang Hits, Populer dan Kekinian Ini

AKURAT JABAR - Bulan Ramadan selalu membawa berkah dan kebahagiaan, tak terkecuali di Kota Bandung.
Suasana ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa di kota kembang ini selalu meriah dan penuh warna.
Beragam pilihan tempat ngabuburit hits di Bandung siap memanjakan warga lokal maupun wisatawan yang ingin merasakan indahnya kebersamaan di bulan suci.
1. Alun-Alun Bandung: Ikon Kota yang Selalu Ramai
Alun-Alun Bandung adalah salah satu tempat ngabuburit paling ikonik di kota ini.
Hamparan rumput sintetis yang luas dan nyaman menjadi tempat favorit untuk bersantai sambil menunggu waktu berbuka.
Suasana di sekitar alun-alun selalu ramai oleh pedagang kaki lima yang menjajakan aneka takjil dan makanan khas Bandung.
Daya Tarik:
Suasana pusat kota yang dinamis.
Hamparan rumput sintetis yang luas dan nyaman.
Beragam pilihan kuliner takjil.
Berdekatan dengan Masjid Raya Bandung.
Aktivitas:
Duduk santai menikmati suasana.
Bermain bersama keluarga dan teman-teman.
Berburu kuliner takjil.
Melaksanakan ibadah di Masjid Raya Bandung.
2. Jalan Braga: Nostalgia di Tengah Kota
Jalan Braga adalah kawasan bersejarah di Bandung yang menawarkan suasana ngabuburit yang unik dan berbeda.
Bangunan-bangunan tua bergaya Eropa memberikan nuansa nostalgia yang kental.
Di sepanjang jalan ini, terdapat berbagai kafe, restoran, dan toko-toko yang menarik untuk dikunjungi.
Daya Tarik:
Suasana kota tua yang klasik dan romantis.
Beragam pilihan kafe dan restoran dengan konsep unik.
Atmosfer yang cocok untuk bersantai dan menikmati senja.
Aktivitas:
Berjalan-jalan santai menikmati suasana kota tua.
Mencicipi kuliner di kafe dan restoran.
Berfoto-foto di bangunan-bangunan bersejarah.
3. Lapangan Gasibu dan Gedung Sate: Ikon Bandung yang Memukau
Lapangan Gasibu dan Gedung Sate adalah dua ikon Bandung yang tak terpisahkan. Lapangan Gasibu yang luas menjadi tempat favorit untuk berolahraga ringan atau sekadar bersantai sambil menikmati pemandangan Gedung Sate yang megah. Di sekitar lapangan, terdapat banyak pedagang kaki lima yang menjual aneka makanan dan minuman.
Daya Tarik:
Pemandangan Gedung Sate yang ikonik.
Lapangan yang luas untuk berolahraga dan bersantai.
Beragam pilihan kuliner kaki lima.
Aktivitas:
Berolahraga ringan seperti jogging atau bersepeda.
Duduk santai menikmati pemandangan.
Berburu kuliner kaki lima.
Berfoto dengan latar gedung sate.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik


