Jaga Stamina Tetap Prima, Inilah Tips Puasa Sehat Ramadhan dengan Pola Makan Gizi Seimbang

AKURAT JABAR – Menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan menuntut kondisi fisik setiap orang agar tetap sehat dan bertenaga.
Pemilihan asupan makanan yang tepat saat sahur dan berbuka menjadi kunci utama agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu oleh rasa lemas atau dehidrasi.
Sebab, asupan nutrisi yang tidak teratur dapat menurunkan konsentrasi dan daya tahan tubuh.
Memasuki Ramadhan 1447 Hijriah, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam menyusun menu harian agar ibadah berjalan optimal.
Baca Juga: 12 Manfaat Puasa untuk Kesehatan – Rahasia Hidup Sehat dan Panjang Umur
Sahur: Pilih Karbohidrat Kompleks agar Kenyang Lebih Lama
Berdasarkan anjuran medis, saat sahur sangat disarankan mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum.
Maka dari itu, jenis makanan ini memberikan cadangan energi yang bertahan lebih lama karena proses pencernaan yang lambat.
Selain itu, asupan protein dari ikan, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan berperan penting dalam memperbaiki jaringan tubuh.
Dukungan vitamin dari sayur dan buah berkadar air tinggi seperti semangka juga efektif mencegah dehidrasi di siang hari.
Baca Juga: 5 Cara Menjaga Imun Tubuh agar Tetap Fit Saat Puasa
Berbuka: Kembalikan Gula Darah Secara Perlahan
Saat waktu berbuka tiba, masyarakat senantiasa diingatkan untuk tidak langsung menyantap makanan dengan porsi besar.
Pasalnya, lambat laun kadar gula darah harus dikembalikan secara bertahap melalui pemanis alami seperti kurma atau buah segar.
Pihak Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) dalam pedoman resminya menekankan pentingnya membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) berlebih.
"Pola makan seimbang selama Ramadhan tetap harus memperhatikan prinsip gizi lengkap. Batasi makanan berminyak dan terlalu manis agar tubuh tidak mudah lemas," tulis anjuran resmi Kemenkes RI.
Baca Juga: Jadi Menu Andalan Buka Puasa, Ini Cara Membedakan kurma Asli dan Palsu
Strategi Hidrasi 2-4-2
Lebih lanjut, menjaga kecukupan cairan menjadi tantangan tersendiri. Hasilnya, para ahli gizi menyarankan pola minum "2-4-2", yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Meskipun demikian, pola tidur yang cukup juga tetap memengaruhi kebugaran tubuh secara keseluruhan.
Dengan demikian, kombinasi antara nutrisi yang tepat dan istirahat yang cukup akan memastikan tubuh tetap bertenaga hingga hari raya tiba.
Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini Agar Tetap Kuat dan Sehat
Pada akhirnya, kesuksesan menjalankan puasa sangat bergantung pada kedisiplinan diri dalam mengatur pola makan.
Dengan memperhatikan hal ini, masyarakat Jawa Barat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan kondisi tubuh yang sehat, prima, dan penuh energi.
Baca Juga: 10 Langkah Pola Makan Seimbang untuk Hidup Lebih Sehat dan Panjang Umur
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik



