Bupati Purwakarta Om Zein Fokus Relokasi Warga dan Cegah Longsor di Panyindangan

AKURAT JABAR – Daerah Panyindangan merupakan daerah yang rawan pergerakan tanah. Daerah tersebut dikategorikan sebagai daerah yang rentan terhadap pergerakan tanah karena masuk dalam garis lintas sesar Baribis di Kabupaten Purwakarta.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau akrab disapa Om Zein tengah fokus untuk merelokasi warga Desa Panyindangan Kecamatan Sukatani yang terdampak pergerakan tanah ini.
Baca Juga: Layanan Lapor Warga Halo Om Zein Bukan dari Pemda Purwakarta, Bupati Tegaskan itu Hoax
Bupati Purwakarta Om Zein juga meminta, pasca relokasi nanti, warga setempat agar tidak membangun di daerah yang rawan pergerakan tanah. Bupati juga turut menghimbau agar aktivitas penebangan hutan dihentikan dan bahu-membahu menanam pohon sebagai upaya memperkuat pondasi alam yang dapat mengikat struktur tanah.
“Tapi tolong nanti ketika sudah di relokasi, gunung, pohonnya jangan ditebangin lagi batu jangan diambilin lagi karena nanti akan longsor lagi,” ucap Bupati Om Zein, Jumat (14/3/2025).
Selain merelokasi warga yang rumahnya terdampak pergerakan tanah, Bupati Purwakarta Om Zein juga akan memindahkan akses jalan yang kerap rusak akibat pergerakan tanah. Rencananya, bekas jalan longsor tersebut akan dihijaukan kembali menjadi hutan.
Baca Juga: Bupati Purwakarta Om Zein Terbitkan Surat Edaran Gerakan Ngosrek Bareng
“Jalan itu kita jadikan hutan kita tanami pohon-pohon, masyarakatnya kita pindahkan. Kita bikin akses jalan lain. Jalan yang longsor itu kita buat hutan aja karena gaakan bener kalo dipakai lagi,” pungkas Bupati Om Zein.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik





