Sinergi Kodim 0619 dan Pemda Purwakarta Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Lewat TMMD ke-128

AKURAT JABAR – Komando Distrik Militer (Kodim) 0619 Purwakarta bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Purwakarta kembali menunjukkan sinergi kuat dalam mendorong percepatan pembangunan desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Program lintas sektoral ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyasar peningkatan pelayanan publik serta pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh di wilayah pedesaan.
Baca Juga: Tingkatkan Literasi Digital, Kodim Purwakarta dan Diskominfo Latih Babinsa Kelola Konten Positif
Pembangunan Infrastruktur Jadi Fokus Utama
Dalam pelaksanaannya, TMMD ke-128 mengusung konsep pembangunan terpadu yang mencakup aspek fisik dan non-fisik.
Pada sektor infrastruktur, sejumlah pekerjaan strategis menjadi prioritas untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Di antaranya adalah pengupasan dan peningkatan jalan sepanjang 675 meter dengan lebar 5 meter, serta pengecoran rabat beton sepanjang 675 meter dengan lebar 4 meter.
Pembangunan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.
Selain itu, kegiatan juga mencakup pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), gorong-gorong, serta rehabilitasi fasilitas pendidikan berupa plafon dan lantai keramik di SDN setempat.
Untuk meningkatkan keamanan lingkungan, program ini turut menghadirkan pembangunan satu Pos Kamling dan pemasangan tujuh titik Penerangan Jalan Umum (PJU).
Dukung Program Nasional TNI AD
TMMD ke-128 di Purwakarta juga selaras dengan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), termasuk program TNI Manunggal Air yang berfokus pada penyediaan akses air bersih bagi masyarakat.
Sejumlah sasaran tambahan juga direalisasikan, seperti rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di tiga titik, pembangunan pipanisasi air bersih, tiga unit tower air, serta perbaikan tiga unit MCK.
Untuk kebutuhan air bersih, dibangun fasilitas di empat titik, termasuk satu unit sumur bor di Desa Situ, Kampung Babakan Kotis, yang akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 25 Kepala Keluarga (KK).
Penguatan Pelayanan Sosial dan Edukasi
Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan non-fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Program ini meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, stunting, pengelolaan sampah, mitigasi bencana, hingga keamanan kebakaran.
Selain itu, layanan kesehatan seperti pengobatan gratis, sunatan massal, serta pelayanan Keluarga Berencana (KB) juga digelar.
Masyarakat turut mendapatkan bantuan bibit pohon sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.
Bupati Purwakarta Apresiasi TMMD
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi TNI dan Pemda dalam program ini.
"Atas nama Pemkab Purwakarta, kami akan mendukung penuh. All out, membantu program ini hingga tuntas. Ini untuk kepentingan bersama warga Kabupaten Purwakarta," ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pelayanan publik di daerah.
"Targetnya percepatan pelayanan pada masyarakat. Untuk Purwakarta Istimewa," tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya pendekatan pelayanan aktif kepada masyarakat.
"Pelayanan itu tidak melulu yang dilayani harus datang ke yang melayani, kita yang melayani datang pada yang dilayani. Hampir semua standar pelayanan Purwakarta kita hadirkan di sini," ujarnya.
Baca Juga: Panen Raya Melon Purwakarta: Om Zein Targetkan Jadi Sentra Hortikultura Baru
Fokus di Kecamatan Pondoksalam
TMMD ke-128 ini dilaksanakan selama 30 hari dengan pusat kegiatan di Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam. Program ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.
Dalam laporan teknis, pembangunan jalan kabupaten juga menjadi prioritas, termasuk pengecoran jalan sepanjang 675 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 20 sentimeter yang menghubungkan akses Situ–Cipeundeuy.
Seorang anggota TNI dalam laporan kesiapan menyampaikan bahwa proyek ini memiliki dampak besar bagi masyarakat.
"Bertujuan meningkatkan akses ruas jalan Situ-Cipeundeuy di Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam. Pembangunan Rutilahu, dan Penerangan Jalan Umun yang bekerja sama dengan PLN," katanya.
Dihadiri Forkopimda Purwakarta
Pembukaan TMMD ke-128 berlangsung khidmat pada Rabu, 22 April 2026 di Lapangan Bola Desa Sukajadi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimda Purwakarta, termasuk Ketua DPRD Sri Puji Utami, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Dandim 0619 Purwakarta Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra, serta unsur Kejaksaan dan Korem 063/Sunan Gunung Jati.
Rangkaian acara diawali dengan penyambutan adat Lengser, dilanjutkan upacara pembukaan, penandatanganan berita acara, penyerahan bantuan sosial, hingga peninjauan lokasi kegiatan.
Melalui kolaborasi ini, TMMD ke-128 diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Purwakarta secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik





