Jabar

Job Fair Bandung 2026 Sediakan 3.528 Lowongan, Disnaker Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

Didin Wahidin | 23 April 2026, 15:53 WIB
Job Fair Bandung 2026 Sediakan 3.528 Lowongan, Disnaker Dorong Penyerapan Tenaga Kerja
Job Fair Bandung 2026 hadirkan ribuan lowongan kerja untuk dorong penyerapan tenaga kerja.

AKURAT JABAR - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kembali menggelar Job Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk menekan angka pengangguran sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi daerah.

Kegiatan ini dirancang sebagai wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan tenaga kerja dari berbagai sektor industri.

Dalam waktu dekat, bursa kerja tersebut akan digelar di Teras Sunda Cibiru 17 pada Sabtu, 25 April 2026.

Kegiatan ini menghadirkan sebanyak 3.528 lowongan pekerjaan dari 19 perusahaan yang siap merekrut tenaga kerja sesuai kebutuhan masing-masing.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan bahwa penyelenggaraan job fair dilatarbelakangi oleh masih tingginya tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung dibandingkan rata-rata nasional.

Baca Juga: Purwakarta Gelar Job Fair 2025, Sediakan 3.030 Lowongan Kerja untuk Tekan Pengangguran

Selain itu, ia menyoroti adanya kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan industri yang terus berkembang, terutama setelah pandemi dan di tengah percepatan transformasi digital.

“Job fair ini bukan sekadar ajang rekrutmen tetapi solusi nyata untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan potensi tenaga kerja yang ada,” kata Yayan saat Talk Show di Radio Sonata berkolaborasi dengan PR FM, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, partisipasi perusahaan dalam Job Fair 2026 cukup beragam, mulai dari sektor manufaktur, ritel, perhotelan, hingga food and beverage yang masih mendominasi kebutuhan tenaga kerja.

Namun, sektor digital dan industri kreatif juga menunjukkan peningkatan signifikan.

Bidang seperti teknologi informasi, digital marketing, dan startup kini menjadi salah satu sektor yang активно mencari tenaga kerja baru.

Baca Juga: Kinerja Pembangunan Jawa Barat 2025 Raih Skor Tinggi, Angka Kemiskinan dan Pengangguran Sukses Ditekan

Hal ini sejalan dengan perkembangan ekonomi digital yang terus tumbuh di Indonesia.

Secara keseluruhan, ribuan lowongan yang tersedia mencakup berbagai jenjang karier, mulai dari entry level hingga posisi berpengalaman.

Kondisi ini membuka peluang besar, khususnya bagi fresh graduate dan lulusan SMK yang menjadi salah satu fokus utama dalam program penyerapan tenaga kerja.

Tidak hanya menyediakan lowongan pekerjaan, Job Fair Bandung 2026 juga dilengkapi dengan berbagai program pendukung.

Di antaranya konsultasi karier, pelatihan penyusunan curriculum vitae (CV), coaching clinic, hingga seminar yang membahas tren dunia kerja terkini.

Baca Juga: Pengangguran di Purwakarta Capai 38 Orang, Bupati Om Zein Pacu Rekrutmen Tenaga Kerja di PT HIM dan Sektor Lainnya

Program-program tersebut dirancang untuk meningkatkan kesiapan serta daya saing para pencari kerja agar mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Disnaker Kota Bandung juga memastikan seluruh perusahaan peserta telah melalui proses verifikasi ketat.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin legalitas serta transparansi informasi lowongan kerja yang ditawarkan kepada masyarakat.

Selain itu, panitia menyediakan kanal pengaduan bagi peserta guna mengantisipasi potensi penipuan dalam proses rekrutmen.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi pencari kerja.

Baca Juga: Aplikasi Nyari Gawe Jabar Tembus 374 Ribu Pencari Kerja, Ribuan Sudah Diproses Perusahaan

Meski terbuka untuk umum, warga yang memiliki KTP Kota Bandung tetap mendapatkan prioritas, khususnya dalam akses informasi dan program pendampingan.

Kebijakan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap warganya.

Yayan mengakui bahwa tantangan terbesar dalam dunia ketenagakerjaan saat ini adalah mismatch antara kualifikasi tenaga kerja dan kebutuhan industri.

Selain itu, keterbatasan akses informasi serta perubahan cepat akibat perkembangan teknologi juga menjadi faktor yang harus diantisipasi.

“Ke depan, kemampuan digital, komunikasi dan adaptasi menjadi kunci utama agar tenaga kerja bisa bertahan dan berkembang,” ujarnya.

Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Percepat Sosialisasi Aplikasi Nyari Gawe untuk Luaskan Akses Peluang Kerja bagi Lulusan Sekolah

Ia pun mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti job fair.

Persiapan tersebut meliputi kelengkapan dokumen lamaran hingga pemahaman terhadap perusahaan yang dilamar.

“Job fair adalah langkah awal. Yang terpenting adalah terus belajar dan mengembangkan keterampilan agar mampu bersaing di dunia kerja,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya Job Fair 2026 ini, Pemerintah Kota Bandung berharap dapat menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan adaptif.

Selain membantu menekan angka pengangguran, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Baca Juga: Cari Kerja Kini Lebih Mudah: Aplikasi Nyari Gawe Buka Akses Lowongan Resmi untuk Warga Jawa Barat

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.