Jabar

Tegas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme, Persib Desak Klarifikasi Resmi Bhayangkara FC

Didin Wahidin | 2 Mei 2026, 21:57 WIB
Tegas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme, Persib Desak Klarifikasi Resmi Bhayangkara FC
Marc Klok bantah tuduhan rasisme, Persib dorong klarifikasi objektif dan minta Bhayangkara FC beri permintaan maaf resmi.

AKURAT JABAR - Kapten tim Persib, Marc Klok, secara tegas membantah tuduhan rasisme yang diarahkan kepadanya dalam pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026).

Dia menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan telah merugikan reputasinya sebagai pesepak bola profesional.

Dalam pernyataannya, Klok menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan diskriminatif sepanjang kariernya. Ia menyebut penyebaran informasi yang tidak benar sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima.

“Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya,” ujarnya.

Klok menambahkan, selama ini ia selalu menjunjung tinggi nilai-nilai penghormatan, kesetaraan, profesionalisme, serta menolak segala bentuk rasisme.

Ia juga menegaskan bahwa pengalaman panjangnya di dunia sepak bola telah membawanya berinteraksi dengan berbagai latar belakang budaya dan kebangsaan.

“Sepanjang hidup, saya selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme, dan anti-rasisme,” lanjutnya.

Baca Juga: Persib Bandung Comeback Dramatis, Bungkam Bhayangkara FC dan Rebut Puncak Klasemen

Menurut Klok, orang-orang yang mengenalnya secara pribadi, termasuk rekan setim dan pelatih, memahami nilai-nilai yang ia pegang.

Ia menyebut bahwa dirinya selalu berusaha memberikan contoh positif baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Satu hal yang pasti, saya selalu memimpin dengan memberi teladan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Klok mengungkapkan bahwa ia telah berkomunikasi langsung dengan sejumlah pihak dari Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk meluruskan situasi yang terjadi.

Komunikasi tersebut dilakukan secara tenang dan penuh rasa hormat demi menghindari kesalahpahaman yang lebih luas.

Ia menjelaskan kronologi kejadian bermula saat timnya mencetak gol kedua dan berusaha segera melanjutkan pertandingan. Dalam situasi tersebut, terjadi miskomunikasi dengan pemain lawan, Henri Doumbia.

“Saat kami mencetak gol menjadi 2-1, Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off. Kami berusaha segera melanjutkan permainan untuk mengejar ketertinggalan. Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, ‘Give me the ball back'," jelas Klok.

Baca Juga: Borneo FC Gusur Persib Bandung dari Puncak Klasemen BRI Super League 2025/2026

Menurutnya, kesalahpahaman muncul karena Doumbia mengira ia mengucapkan kata yang berbeda. Namun, situasi tersebut telah diklarifikasi secara langsung di lapangan.

“Kami kemudian membicarakan hal tersebut. Ia meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata ‘black’,” ungkapnya.

Klok menyebut bahwa Doumbia, rekan setim, serta pelatih Bhayangkara FC telah memahami bahwa insiden tersebut hanyalah miskomunikasi. Namun, ia menyayangkan sikap manajer tim lawan yang tetap melontarkan tuduhan rasisme.

“Namun, manajer mereka, Sumardji, yang tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan,” katanya.

Ia mengaku telah meminta agar tuduhan tersebut dihentikan, karena dinilai melampaui batas sportivitas dan merusak esensi sepak bola sebagai olahraga yang menjunjung tinggi fair play.

“Saya telah memintanya untuk berhenti dan menyampaikan bahwa saya merasa terluka atas tuduhan yang tidak benar tersebut,” lanjutnya.

Atas kejadian ini, Klok berharap Bhayangkara Presisi Lampung FC dapat memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf resmi atas kesalahpahaman yang terjadi.

Baca Juga: Persib Bidik Kemenangan di Lampung Demi Gelar Juara, Ini Jadwal Kick Off, Link Live Streaming, dan Prediksi Skor

“Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara Presisi Lampung FC atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya,” tegasnya.

Sementara itu, Persib Bandung sebagai klub juga memberikan respons resmi terkait situasi tersebut. Manajemen klub menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi integritas, sportivitas, serta penghormatan terhadap keberagaman.

Persib menyatakan tidak mentolerir segala bentuk tindakan rasisme dalam kondisi apa pun. Namun, klub juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap setiap anggota tim, termasuk kapten mereka.

Dalam pernyataan resminya, Persib menyampaikan dukungan penuh kepada Marc Klok yang telah memberikan klarifikasi secara terbuka.

Klub juga menegaskan bahwa tuduhan serius seperti rasisme harus didasarkan pada bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Oleh karena itu, kami mendorong agar proses yang berjalan dilakukan secara objektif, transparan, dan adil oleh pihak yang berwenang,” demikian pernyataan Persib.

Selain itu, Persib mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak berspekulasi sebelum adanya kejelasan fakta. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kondusivitas kompetisi sepak bola nasional.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Bobotoh dan Tegaskan Transparansi Bonus Persib

Dengan situasi yang berkembang, publik kini menantikan langkah lanjutan dari pihak terkait untuk memastikan kejelasan kasus ini, sekaligus menjaga nilai-nilai sportivitas dan profesionalisme di kancah sepak bola Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.