Jabar

Persib di Ambang Juara Liga Super 2025/2026, Kapolda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan dengan Tertib

Didin Wahidin | 9 Mei 2026, 19:57 WIB
Persib di Ambang Juara Liga Super 2025/2026, Kapolda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan dengan Tertib
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Liga Super 2025/2026, Bobotoh diminta rayakan kemenangan secara tertib.

AKURAT JABAR – Atmosfer euforia mulai terasa di Kota Bandung seiring peluang besar Persib Bandung menjuarai Liga Super musim 2025/2026.

Klub kebanggaan Jawa Barat tersebut kini berada di jalur kuat menuju tangga juara setelah tampil konsisten sepanjang musim.

Antusiasme Bobotoh yang terus meningkat menjelang akhir kompetisi pun mendapat perhatian dari jajaran kepolisian.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban saat merayakan potensi keberhasilan Maung Bandung meraih trofi juara.

Menurutnya, keberhasilan Persib tentu menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Namun, perayaan kemenangan diharapkan tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun membahayakan pengguna jalan.

“Mudah-mudahan (juara) itu terulang kembali. Kita tentu gembira, tetapi jangan sampai menciptakan suasana yang tidak kondusif,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan di Mapolda Jabar, Jumat (8/5/2026).

Pernyataan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus imbauan kepada Bobotoh agar tetap mengedepankan keselamatan dan ketertiban umum.

Polisi berharap perayaan kemenangan nantinya dapat berlangsung meriah tanpa adanya tindakan yang merugikan masyarakat.

Baca Juga: Bojan Hodak Bidik Lanjutkan Rekor Tak Terkalahkan Persib atas Persija, Andrew Jung Siap Bersinar di Samarinda

Polda Jabar Siapkan Pengamanan Bersama TNI dan Pemprov

Mengantisipasi kemungkinan konvoi dan perayaan besar-besaran, Polda Jawa Barat memastikan kesiapan personel pengamanan di sejumlah titik strategis.

Pengamanan akan dilakukan bersama unsur TNI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Kapolda Jabar juga meminta para suporter untuk tidak melakukan aksi berbahaya di jalan raya, termasuk penggunaan flare sembarangan, konvoi yang mengganggu lalu lintas, hingga tindakan yang dapat memicu kericuhan.

Ia menekankan bahwa kemenangan Persib seharusnya menjadi momentum kebanggaan bersama, bukan justru menimbulkan persoalan sosial maupun kecelakaan lalu lintas.

Perhatian aparat terhadap potensi lonjakan massa dinilai wajar mengingat basis pendukung Persib merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia.

Dalam beberapa momentum juara sebelumnya, ribuan Bobotoh turun ke jalan untuk merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka.

Baca Juga: Umuh Muchtar Instruksikan Persib Sapu Bersih Laga Sisa Super League, Duel Lawan Persija Jadi Penentu

Persaingan Ketat Persib dan Borneo FC

Secara matematis, perebutan gelar Liga Super 2025/2026 masih berlangsung sengit. Persib Bandung saat ini memuncaki klasemen sementara dengan raihan 72 poin dari 31 pertandingan.

Meski berada di posisi teratas, Persib belum sepenuhnya aman karena Borneo FC terus menempel ketat dengan jumlah poin yang sama. Situasi tersebut membuat tiga pertandingan tersisa menjadi penentu nasib kedua tim.

Skuad asuhan Bojan Hodak diwajibkan tampil maksimal dalam laga sisa musim ini. Persib dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara, Persija Jakarta, dan PSM Makassar dalam rangkaian pertandingan krusial menuju tangga juara.

Apabila Maung Bandung mampu menyapu bersih seluruh pertandingan tersebut, Persib akan menutup musim dengan total 81 poin. Jumlah itu dipastikan cukup untuk menjaga posisi mereka di puncak klasemen.

Baca Juga: Kapolda Jabar Ambil Alih Pengamanan Persib vs Persija 2026 di GBLA

Keunggulan Head-to-Head Jadi Modal Penting

Di tengah persaingan ketat dengan Borneo FC, Persib memiliki keuntungan dari regulasi head-to-head. Berdasarkan catatan pertemuan musim ini, Persib unggul agregat 4-2 atas klub asal Kalimantan tersebut.

Artinya, jika kedua tim menutup musim dengan poin identik, Persib tetap berhak keluar sebagai juara Liga Super 2025/2026 karena unggul dalam rekor pertemuan langsung.

Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi tim asuhan Bojan Hodak. Meski demikian, Persib tetap dituntut menjaga fokus agar tidak bergantung pada hasil pertandingan tim lain.

Konsistensi permainan dan mental bertanding menjadi faktor utama dalam menghadapi tekanan di penghujung kompetisi.

Terlebih, dua lawan tersisa seperti Persija Jakarta dan PSM Makassar dikenal memiliki kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh.

Baca Juga: Tiket Ludes, Wagub Jabar Minta Kepala Daerah Fasilitasi Nobar Laga Persib vs Persija 2026

Bobotoh Diharapkan Jadi Contoh Suporter Dewasa

Di luar persaingan di lapangan, dukungan Bobotoh diyakini menjadi energi besar bagi Persib sepanjang musim ini. Namun, aparat keamanan berharap dukungan tersebut diwujudkan dengan cara yang positif dan tertib.

Kapolda Jabar menilai suporter memiliki peran penting dalam menjaga citra sepak bola Indonesia. Karena itu, perayaan kemenangan diharapkan berlangsung aman, damai, dan tetap menghormati pengguna jalan serta masyarakat umum.

Dengan peluang juara yang semakin terbuka, harapan masyarakat Jawa Barat kini tertuju pada keberhasilan Persib mengunci gelar Liga Super musim 2025/2026.

Jika berhasil, trofi juara akan kembali bersandar di Bandung dan menjadi kebanggaan besar bagi seluruh Bobotoh.

Momentum ini sekaligus menjadi ujian kedewasaan suporter dalam merayakan kemenangan secara positif, tertib, dan penuh tanggung jawab.

Baca Juga: Demi Gengsi dan Bobotoh, Marc Klok Targetkan Kemenangan di Laga Persib vs Persija GBLA 2026

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.