Jabar

Wagub Jabar Imbau Bobotoh Jaga Kondusivitas Jelang Persib vs Persijap di GBLA

Didin Wahidin | 21 Mei 2026, 12:03 WIB
Wagub Jabar Imbau Bobotoh Jaga Kondusivitas Jelang Persib vs Persijap di GBLA
Suasana Stadion GBLA diprediksi dipadati Bobotoh saat laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara.

AKURAT JABAR - Menjelang pertandingan terakhir BRI Super League musim 2025–2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

Laga yang mempertemukan Persib Bandung melawan Persijap Jepara dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, secara khusus mengimbau para suporter Persib atau Bobotoh untuk tetap menjaga suasana kondusif.

Dia berharap dukungan yang diberikan dapat berjalan dengan tertib sehingga Persib mampu meraih hasil maksimal tanpa gangguan.

Menurut Erwan, Bobotoh dipersilakan hadir langsung ke stadion untuk memberikan dukungan. Namun, ia menegaskan agar seluruh suporter tetap menjaga sikap dan nama baik klub.

Baca Juga: Gol Menit 90+7 Bakar Asa Juara Persib, Igor Tolic Soroti Mental Baja Pemain

Kedewasaan dalam mendukung tim menjadi hal penting demi menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman.

Selain itu, Erwan juga mengingatkan agar Bobotoh tidak menyalakan petasan maupun flare di dalam stadion. Penggunaan benda tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi mencederai diri sendiri maupun orang lain.

Tidak hanya itu, tindakan tersebut juga bisa berdampak pada sanksi bagi klub Persib Bandung.

Ia menambahkan, suporter juga dilarang turun ke lapangan selama pertandingan berlangsung. Selain dapat mengganggu jalannya pertandingan, aksi tersebut juga berisiko terhadap keselamatan banyak pihak.

"Kami berharap pertandingan laga terakhir Super League musim 2025-2026 antara Persib Bandung menjamu Persijap Jepara di GBLA nanti dapat berlangsung lancar, sukses tanpa ekses dan insya Allah Persib meraih kemenangan," ujar Erwan Setiawan usai mengikuti rapat koordinasi di Gedung Sate, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga: Persib Taklukkan PSM di Parepare, Penentuan Juara Liga 1 Digelar di GBLA

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Wagub Jabar dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Di antaranya adalah PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Kesehatan.

Koordinasi lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pengamanan, kelancaran lalu lintas, serta kesiapan fasilitas pendukung berjalan optimal saat pertandingan berlangsung.

Dengan persiapan matang, diharapkan tidak terjadi gangguan yang dapat merusak jalannya pertandingan.

Lebih lanjut, Erwan juga mengingatkan masyarakat yang tidak memiliki tiket agar tidak memaksakan diri datang ke stadion.

Baca Juga: Persib Siap Mati-Matian Hadapi PSM, Igor Tolic Bidik Kemenangan di Parepare

Hal ini penting untuk menghindari penumpukan massa di sekitar area GBLA yang dapat memicu potensi kerawanan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk merayakan kemenangan, jika Persib berhasil menang, dengan cara yang tertib dan penuh rasa syukur.

Euforia kemenangan diharapkan tetap dalam koridor sportivitas serta tidak merugikan pihak lain.

"Jika merayakan kemenangan, lakukan dengan hormat. Mari meriahkan kemenangan Persib dengan penuh rasa syukur dan sportivitas. Memberikan ruang kepada tim dan pemain dengan apresiasi yang positif," katanya.

Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Persib Bandung dalam menutup musim kompetisi. Dukungan penuh dari Bobotoh tentu diharapkan mampu memberikan semangat tambahan bagi para pemain di lapangan.

Baca Juga: Persib Bandung Didenda AFC Rp3,5 Miliar dan Terancam Main Tanpa Penonton di Kompetisi Asia

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban.

Sikap dewasa dalam mendukung tim tidak hanya mencerminkan kecintaan terhadap klub, tetapi juga menjadi wujud tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas sepak bola yang beradab.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.