Pemprov Jabar Alokasikan Rp112,5 Miliar untuk Pembangunan Sekolah Baru di Jawa Barat

AKURAT JABAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terus memperkuat komitmennya dalam memeratakan akses pendidikan, salah satunya melalui pembangunan sekolah baru di Jawa Barat.
Pada tahun anggaran 2026, Pemprov Jabar menargetkan pembangunan sekolah baru di Jabar sebanyak 24 unit yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Kadisdik Jabar), Purwanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari akselerasi infrastruktur pendidikan pasca keberhasilan program serupa di tahun sebelumnya.
Sebagai catatan, pada 2025 lalu, Pemprov telah merampungkan 12 unit sekolah dan gedung baru dengan serapan anggaran mencapai Rp102,5 miliar.
Baca Juga: Cetak SDM Adaptif, Gubernur Dedi Mulyadi Gagas Sekolah Maung Jawa Barat 2026
Alokasi Rp112,5 Miliar untuk 5.000 Peserta Didik
Tahun ini, Pemprov Jabar meningkatkan porsi anggaran menjadi Rp112,5 miliar guna membiayai pembangunan sekolah baru di Jawa Barat.
Penambahan fasilitas pendidikan ini diproyeksikan mampu menambah daya tampung hingga 5.000 peserta didik baru.
"Kami memproyeksikan fasilitas ini mulai beroperasi pada tahun 2027. Tujuannya jelas, untuk meningkatkan kapasitas layanan pendidikan dan memperpendek jarak tempuh siswa ke sekolah," ungkap Purwanto, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Dukung Sekolah Swasta, Pemprov Jabar Siapkan Rp218 Miliar untuk Beasiswa Siswa Tidak Mampu
Purwanto menambahkan, lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak menjadi prioritas utama dalam standarisasi gedung baru ini.
Ia berharap ketersediaan sekolah yang lebih dekat dengan pemukiman dapat menekan angka anak putus sekolah akibat kendala aksesibilitas.
Baca Juga: Sekolah Maung Purwakarta Siap Beroperasi, Pilot Proyek Jabar di Tajug Gede
Rincian Sebaran: Dominasi SMA Negeri
Adapun rincian dari 24 Unit Sekolah Baru (USB) yang akan dibangun tahun ini meliputi:
-
17 SMA Negeri
-
4 SMK Negeri
-
3 SLB Negeri
Kadisdik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kelancaran proses pembangunan ini.
Menurutnya, partisipasi publik sangat penting dalam menjaga aset pendidikan demi tercapainya kualitas sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
Pada akhirnya, masifnya pembangunan sekolah baru di Jawa Barat ini diharapkan mampu menjadi solusi permanen atas permasalahan daya tampung yang kerap muncul setiap tahunnya.
Dengan infrastruktur yang memadai, visi pendidikan yang merata dan berkualitas di Jawa Barat kini semakin mendekati kenyataan.
Baca Juga: Kadisdik Jabar Integrasikan Konservasi Bambu ke Kurikulum, Dukung Visi Ekologi KDM
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik






