Resmi Turun! Dedie A. Rachim Siap Lantik Direksi Perumda Tirta Pakuan Bogor 2026 Berdasarkan Surat Kemendagri

AKURAT JABAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini memiliki nakhoda baru untuk memimpin perusahaan daerah penyedia air minum. Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, segera menetapkan dan melantik jajaran Direksi Perumda Tirta Pakuan Bogor 2026 setelah menerima Surat Pertimbangan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Surat strategis tersebut ditandatangani oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri dan menjadi landasan hukum bagi Pemerintah Kota untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan.
Keputusan ini diambil setelah melalui rangkaian proses seleksi yang ketat, mulai dari administrasi hingga Uji Kelayakan dan Kepatuhan (UKK).
Faktanya, penetapan ini diharapkan mampu membawa stabilitas dan inovasi dalam pelayanan distribusi air bersih bagi warga Kota Hujan di tahun 2026 ini.
Baca Juga: Wali Kota Dedie A. Rachim Matangkan Kebijakan WFH Kota Bogor 2026 Mulai April Mendatang
Denny Mulyadi: Dua Direktur Dilantik, Satu Posisi Seleksi Ulang
Oleh sebab itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengonfirmasi bahwa Wali Kota telah menjadwalkan pelantikan dua direktur terpilih.
Namun, untuk posisi Direktur Administrasi dan Keuangan, Pemkot Bogor memutuskan untuk melakukan proses seleksi ulang guna mendapatkan figur yang paling kompeten.
Selanjutnya, Denny menjelaskan bahwa koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat juga telah dilakukan sebagai bagian dari prosedur administrasi pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Kepastian ini menyusul turunnya surat dari Kemendagri. Jika tidak ada perubahan, rencananya Wali Kota akan melantik pada Jumat (27/3/2026),” ujar Denny Mulyadi saat dihubungi, Kamis (26/3/2026).
Penyegaran Manajemen: Profil Dani Rakhmawan dan Muzakkir
Menariknya, komposisi baru ini menghadirkan wajah-wajah yang dinilai mampu mendongkrak performa perusahaan plat merah tersebut. Dani Rakhmawan dan Muzakkir diprediksi akan menjadi motor penggerak transformasi di tubuh Tirta Pakuan.
Tugas Strategis Direksi Baru:
Dani Rakhmawan (Operasional): Bertanggung jawab penuh pada aspek teknis, keandalan distribusi air, dan penanganan kebocoran pipa.
Muzakkir (Pengembangan Bisnis): Fokus pada peningkatan kualitas layanan pelanggan serta ekspansi jangkauan bisnis perusahaan.
Direktur Administrasi & Keuangan: Sementara akan dikaji ulang melalui mekanisme seleksi baru untuk memastikan tata kelola keuangan yang sehat.
Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Serahkan LKPJ Bupati Bogor 2025 ke DPRD untuk Dievaluasi
Target Layanan Prima di Bawah Kepemimpinan Baru
Selain itu, masuknya tenaga baru di jajaran direksi diharapkan dapat memutus kendala distribusi air yang kerap dikeluhkan warga di beberapa titik.
Wali Kota Dedie Rachim menitikberatkan pada aspek digitalisasi layanan agar Tirta Pakuan semakin responsif terhadap keluhan masyarakat.
Penting untuk dicatat, pelantikan ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi di lingkungan BUMD Kota Bogor. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap pimpinan perusahaan daerah memiliki integritas tinggi dan visi yang sejalan dengan program pembangunan kota.
Baca Juga: Wali Kota Dedie A. Rachim Matangkan Kebijakan WFH Kota Bogor 2026 Mulai April Mendatang
Penutup: Harapan Baru bagi Pelanggan Tirta Pakuan
Akhirnya, publik kini menanti gebrakan nyata dari Direksi Perumda Tirta Pakuan Bogor 2026 yang baru saja dilantik. Sinergi antara keahlian teknis dan strategi bisnis yang modern menjadi kunci utama bagi kemajuan pelayanan publik di sektor air minum Kota Bogor.
Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi hambatan distribusi air yang signifikan, seiring dengan komitmen direksi baru untuk melakukan perbaikan infrastruktur secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik




