Daniel Mutaqien Daftar Pertama, Kantongi Dukungan Mayoritas di Bursa Ketua Golkar Jabar 2026

AKURAT JABAR – Dinamika pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat kian mengerucut. Daniel Mutaqien Syafiuddin resmi menjadi pendaftar pertama dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Jabar, sekaligus mempertegas posisinya sebagai kandidat terkuat.
Kehadiran Daniel di Kantor DPD Golkar Jawa Barat bukan sekadar formalitas. Ia datang dengan membawa dukungan konkret berupa surat mandat dari 22 DPD tingkat II kabupaten/kota dari total 27 daerah di Jawa Barat.
Capaian tersebut menempatkan Daniel sebagai figur dominan dalam kontestasi, sekaligus membuka peluang besar terjadinya pemilihan secara aklamasi dalam Musda mendatang.
Baca Juga: Ace Hasan Mundur dari Bursa Ketua Golkar Jabar 2026, Peta Kekuatan Politik Berubah Drastis
Kekuatan Dukungan: Modal Utama Menuju Kursi Ketua
Langkah Daniel mendaftar di hari pertama disebut sebagai bentuk keseriusan dalam menjawab aspirasi kader di daerah.
Ia menilai soliditas dukungan mayoritas DPD menjadi fondasi penting untuk memperkuat mesin partai ke depan.
“Kami mendaftar lebih awal karena dukungan daerah sudah sangat solid. Sebanyak 22 DPD kabupaten/kota telah memberikan mandat untuk mendorong perubahan di tubuh Golkar Jawa Barat,” ujar Daniel Mutaqien Syafiuddin kepada media.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen partai tanpa membedakan kelompok. Menurutnya, konsolidasi internal menjadi kunci utama dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.
Baca Juga: Munaslub Partai Golkar Hoaks! Bahlil dan Petinggi Partai Angkat Bicara
Strategi Transformasi: Fokus Digitalisasi dan Penguatan Struktur
Tidak hanya mengandalkan dukungan politik, Daniel turut menyiapkan agenda transformasi organisasi jika terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Jabar.
Beberapa program prioritas yang diusung antara lain:
Digitalisasi database kader untuk meningkatkan efektivitas organisasi
Penguatan struktur partai hingga tingkat desa
Modernisasi strategi pemenangan menuju Pemilu 2029
Langkah ini dinilai penting mengingat Jawa Barat merupakan salah satu lumbung suara terbesar dalam peta politik nasional.
Baca Juga: Uda Herman: Silaturahmi Jadi Kunci Soliditas Partai Golkar Purwakarta
Faktor Kuat di Balik Dukungan Mayoritas
Dominasi dukungan terhadap Daniel tidak lepas dari sejumlah faktor kunci, di antaranya:
Figur muda dan adaptif, mampu menarik pemilih milenial dan generasi Z
Kemampuan komunikasi politik, menjembatani kader senior dan akar rumput
Visi strategis, menawarkan pendekatan modern dalam pemenangan pemilu
Kombinasi tersebut menjadikan Daniel sebagai representasi regenerasi kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Jawa Barat.
Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi: Munas ADPSI Merupakan Contoh Berdemokrasi yang Sehat
Panitia Musda Lakukan Verifikasi Berkas
Sementara itu, panitia Musda melalui Steering Committee (SC) memastikan bahwa Daniel merupakan pendaftar pertama dengan berkas paling lengkap.
Proses selanjutnya adalah verifikasi faktual terhadap dukungan dari 22 DPD kabupaten/kota sesuai aturan internal partai.
Jika seluruh dukungan dinyatakan sah, maka peluang Daniel untuk terpilih secara aklamasi semakin terbuka lebar.
Baca Juga: Revolusi Demokrasi Desa: Pilkades Digital Karawang Hemat Biaya 90 Persen dan Minimalkan Anggaran
Menanti Arah Baru Golkar Jawa Barat
Pencalonan Daniel Mutaqien Syafiuddin menjadi sinyal kuat munculnya kepemimpinan baru di tubuh Golkar Jawa Barat.
Harapan besar kini tertuju pada kemampuannya dalam menyatukan kekuatan internal dan mengembalikan kejayaan partai di tingkat regional maupun nasional.
Musda mendatang akan menjadi momentum penting untuk menentukan arah baru Partai Golkar di Jawa Barat, sekaligus menguji soliditas dukungan yang telah terbangun.
Baca Juga: Perkuat Kolaborasi, PDIP Jawa Barat Siap Kawal Visi 'Jabar Istimewa' Kepemimpinan Dedi Mulyadi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik







