Viral Mahasiswi Unpad Dilindas Motor Usai Ditodong Sajam di Jatinangor, Pelaku Ditangkap

AKURAT JABAR – Kasus kriminal yang menimpa seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran atau Unpad di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menjadi sorotan publik setelah kisah korban yang sempat dilindas motor pelaku viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (15/5/2026) malam di kawasan Dusun Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor.
Korban berinisial GCR (20) mengalami aksi penodongan menggunakan senjata tajam saat berjalan kaki pulang menuju tempat tinggalnya setelah membeli makanan.
Insiden itu memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya mahasiswa yang tinggal di sekitar kawasan pendidikan Jatinangor.
Banyak warganet mengecam tindakan brutal pelaku yang dinilai nekat dan membahayakan keselamatan korban.
Baca Juga: Kasus Eksploitasi Seksual Anak via Live Streaming di Indramayu Terbongkar, Dua Pelaku Ditangkap
Jajaran Polres Sumedang bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Tidak lama setelah kejadian, polisi berhasil menangkap pria yang diduga menjadi pelaku penodongan dan penganiayaan terhadap mahasiswi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Sumedang, Tanwin Nopiansyah, menjelaskan bahwa aksi kriminal bermula ketika korban melintas di sebuah gang sempit menuju tempat tinggalnya.
Di lokasi tersebut, pelaku tiba-tiba menghadang korban sambil menodongkan senjata tajam dengan tujuan melakukan pencurian disertai kekerasan.
“Namun, rencana pelaku tidak berjalan mulus karena korban memberikan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Saat berusaha menghindar, korban terjatuh dan mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh," ujar AKP Tanwin.
"Pelaku yang gagal mengambil barang berharga justru sempat melindas atau menabrak kaki korban menggunakan sepeda motornya sebelum melarikan diri meninggalkan lokasi,” jelas dia.
Bagian kronologi ketika kaki korban dilindas motor pelaku menjadi perhatian besar publik di media sosial.
Banyak pengguna internet menyampaikan rasa prihatin sekaligus meminta aparat meningkatkan keamanan di wilayah Jatinangor yang dikenal sebagai pusat aktivitas mahasiswa.
Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Sumedang langsung melakukan penyelidikan intensif dengan menyisir lokasi kejadian dan mengumpulkan berbagai petunjuk.
Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil memperoleh rekaman kamera pengawas atau CCTV yang merekam aktivitas pelaku di sekitar lokasi kejadian.
Selain itu, petugas juga menemukan sebilah senjata tajam yang diduga milik pelaku dan tertinggal saat proses pelarian.
Baca Juga: Satreskrim Polres Purwakarta Ungkap Tawuran Pelajar di Campaka, Dua Pelaku Diamankan
Barang bukti tersebut menjadi kunci penting dalam proses identifikasi hingga pengejaran terhadap pelaku.
Berkat kerja cepat aparat kepolisian, pelaku akhirnya berhasil diamankan dalam waktu singkat. Penanganan kasus ini juga mendapat dukungan teknis dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, memastikan bahwa tersangka kini sudah berada dalam pengamanan pihak kepolisian.
“Sudah tertangkap,” kata Kombes Pol Hendra saat dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus tersebut.
Saat ini, tersangka menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sumedang. Penyidik masih mendalami motif pelaku serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya.
Baca Juga: Vokal Soroti Kasus Aktivis KontraS, Ketua Badko HMI Jabar Siti Nurhayati Barsasmy Diteror OTK
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumedang, Awang, menyebutkan pihak kepolisian akan memberikan penjelasan resmi terkait identitas pelaku dan detail lengkap kronologi kejadian dalam konferensi pers.
“Besok pagi kita release,” tegas AKP Awang.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas pada malam hari, terutama di jalur-jalur sepi dan minim penerangan.
Di sisi lain, respons cepat aparat kepolisian mendapat apresiasi dari masyarakat karena berhasil mengungkap kasus yang sempat memicu keresahan publik tersebut.
Publik juga berharap pengawasan keamanan di kawasan kos mahasiswa dan lingkungan sekitar kampus di Jatinangor dapat diperketat guna mencegah aksi kriminal serupa kembali terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik



