Konsolidasi Strategis, MW KAHMI Jawa Barat Gelar Rakorwil III di Indramayu

AKURAT JABAR – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI Jawa Barat) sukses menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III di Kabupaten Indramayu pada Sabtu (14/2/2026).
Agenda ini menjadi pijakan penting bagi konsolidasi internal menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) yang akan berlangsung pada pertengahan tahun 2026.
Oleh karena itu, kegiatan ini mempertemukan sekitar 100 delegasi dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Jawa Barat.
Sekretaris MW KAHMI Jawa Barat, Yoga Rahardiansyah, menjelaskan bahwa setiap daerah mengirimkan empat perwakilan untuk merumuskan langkah strategis organisasi.
Rekomendasi Strategis untuk Pembangunan Daerah
Selain itu, agenda pleno menjadi inti dari pertemuan ini untuk mendengarkan laporan serta persoalan dari masing-masing daerah.
Sebab, hasil dari diskusi tersebut nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi strategis, baik untuk tingkatan provinsi maupun nasional.
“Kami melaksanakan pleno untuk menyerap laporan dari tiap kabupaten. Tujuannya adalah merumuskan apa saja yang bisa kita angkat sebagai rekomendasi strategis,” ungkap Yoga di sela-sela acara.
Baca Juga: PB HMI Desak Pemerintah Perkuat Industri Baja Nasional Demi Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%
Lebih lanjut, forum ini juga menghadirkan sesi sharing bersama alumni HMI Indramayu serta tokoh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan kalangan akademisi.
Dengan demikian, sinergi antara alumni HMI dan pemerintah tetap terjaga demi mengawal kebijakan pembangunan.
Indramayu Jadi Prototipe Pengawalan Pembangunan
Menariknya, Rakorwil III MW KAHMI Jawa Barat ini menyepakati rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pengawalan pembangunan khusus di Kabupaten Indramayu.
Maka dari itu, Indramayu akan menjadi prototipe atau model percontohan kerja sama sebelum MW KAHMI menerapkannya di wilayah lain.
“Kami berharap keputusan dan gagasan dalam forum ini dapat segera diaplikasikan untuk membantu percepatan pembangunan di Jawa Barat,” tambah Yoga.
Baca Juga: Dinilai Ancam Demokrasi, Badko HMI Jabar Tolak RUU Polri
Di sisi lain, MW KAHMI Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah.
Terlebih lagi, organisasi siap mengawal kader terbaik alumni HMI yang saat ini tengah mengemban amanah sebagai Gubernur Jawa Barat.
Pada akhirnya, melalui jaringan luas yang dimiliki alumni HMI, program ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Khususnya, bagi kemajuan Kabupaten Indramayu yang kini menjadi fokus daerah percontohan.
Baca Juga: Ancam Supremasi Sipil, BADKO HMI Jawa Barat Tolak Revisi UU TNI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik







