Link and Match! Disdik Jabar Gandeng Sembilan Perusahaan Perkuat Pendidikan Vokasi Jawa Barat

AKURAT JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan sembilan perusahaan besar.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta relevansi Pendidikan Vokasi Jawa Barat dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Purwanto, menandatangani perjanjian tersebut di SMKN 2 Bandung pada Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, kolaborasi ini merupakan upaya nyata untuk menjadikan dunia usaha dan industri sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kurikulum SMK.
Baca Juga: Cegah Siswa Putus Sekolah, Pemprov Salurkan Beasiswa Personal Pancawaluya Jabar Rp35 Miliar
Integrasi Kurikulum dan Ekosistem Industri
Selain itu, Purwanto menjelaskan bahwa sinergi ini akan menciptakan ekosistem belajar yang lebih aplikatif bagi para siswa.
Dengan demikian, lulusan SMK di Jawa Barat diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memahami standar kerja profesional.
"Kami terus menggalakkan kerja sama ini, baik dengan dunia industri, dunia usaha, maupun lembaga lainnya," ungkap Purwanto.
Baca Juga: Bukan Cuma Cari Kerja, Empat Siswa Berprestasi Raih Gelar Duta Kreator Affiliate SMK Jabar
Oleh karena itu, orientasi lulusan SMK kini tidak hanya terbatas pada kesiapan kerja, berwirausaha, atau melanjutkan pendidikan.
Purwanto menekankan pentingnya karakter yang kuat, meliputi olah budi dan rasa, agar siswa memiliki sikap yang cekatan atau singer.
Baca Juga: Pemprov Jabar Alokasikan Rp112,5 Miliar untuk Pembangunan Sekolah Baru di Jawa Barat
Daftar Perusahaan dan Sekolah yang Berkolaborasi
Sementara itu, sembilan perusahaan yang terlibat mencakup berbagai sektor, mulai dari teknologi hingga perhotelan. Berikut adalah daftar mitra industri yang bersinergi dalam program Pendidikan Vokasi Jawa Barat kali ini:
-
Sektor Jasa & Teknologi: PT Art Sensei Academy, PT Bonet Utama, PT Pangkalan Lintas Data Indonesia (Palindo), PT BNET Academy, dan PT Datascrip.
-
Sektor Otomotif & Perhotelan: Selamat Toyota Sukabumi serta Harris Hotel & Convention Festival Citylink.
-
Sektor Pertanian & Lainnya: CV Albajah dan P4S Okiagaru–Ikamaja.
Perusahaan-perusahaan tersebut menjalin kemitraan dengan sembilan sekolah pilihan, di antaranya SMKN 4 Bogor, SMKN 1 Sagaranten, SMKN Pertanian 1 Sukaraja, dan SMKN 2 Cilaku.
Selain itu, terlibat pula SMK Negeri Pertanian Pembangunan Lembang, SMKN 3 Cimahi, SMKN 2 Bandung, SMKN 13 Bandung, hingga SMKN 1 Jamblang.
Pada akhirnya, penguatan Pendidikan Vokasi Jawa Barat melalui skema kemitraan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang kompetitif.
Melalui kurikulum yang selaras dengan industri, Jawa Barat optimistis angka serapan tenaga kerja lulusan SMK akan terus meningkat.
Baca Juga: Serasi, Semarak Vokasi dan 4 Aksi: Gebrakan Jabar Tingkatkan Mutu SMK dan Link and Match Industri
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 2Persib Tekuk Cong Viettel, Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas ACL Two
- 3HMM dan HMTI STT Wastukancana Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim
- 4Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 513.044 Pekerja Kena PHK di Jabar, 24 Ribu Lowongan Kerja Disiapkan
- 6Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung
- 7Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang
- 8Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 9Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 10Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang









