Jabar

Mark Aditya Ditunjuk Pimpin Tikomdik Jabar, Pemprov Perkuat Integrasi Sistem SPMB

Didin Wahidin | 11 Juni 2026, 17:46 WIB
Mark Aditya Ditunjuk Pimpin Tikomdik Jabar, Pemprov Perkuat Integrasi Sistem SPMB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi saat meninjau pelayanan SPMB di Kantor Disdik Jabar, Selasa (9/6/2026).

AKURAT JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola sistem digital menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi menunjuk Kepala Bidang e-Government Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Mark Aditya, sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur saat melakukan peninjauan pelayanan SPMB di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat pada Selasa (9/6/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mempercepat penyempurnaan sistem digital pendidikan sekaligus mengatasi berbagai kendala teknis yang sempat muncul dalam tahapan awal layanan penerimaan peserta didik baru.

Menurut Dedi Mulyadi, pengelolaan aplikasi pemerintahan harus dilakukan secara terintegrasi agar pelayanan publik berjalan lebih efektif, efisien, dan mudah diakses masyarakat.

Ia menilai pembangunan sistem digital yang dilakukan secara terpisah oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berpotensi menimbulkan kendala koordinasi maupun sinkronisasi data.

“Karena itu, untuk sementara posisi Kepala UPTD Tikomdik diisi oleh Mark Aditya, Kepala Bidang e-Government Diskominfo Jabar hingga ditetapkan pejabat definitif yang baru,” ujar Dedi Mulyadi.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan arah kebijakan digitalisasi Pemprov Jawa Barat yang mengedepankan integrasi sistem lintas perangkat daerah.

Dengan pola tersebut, seluruh aplikasi pelayanan publik diharapkan berada dalam satu ekosistem digital yang saling terhubung dan mudah dikendalikan.

Baca Juga: SPMB Jabar 2026, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik Hadapi Pemetaan

Integrasi Sistem Jadi Prioritas

Penunjukan Mark Aditya tidak hanya berkaitan dengan pengisian jabatan sementara di lingkungan Tikomdik.

Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperkuat sistem teknologi informasi pendidikan yang menjadi tulang punggung pelaksanaan SPMB.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai keberhasilan SPMB tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan mekanisme seleksi, tetapi juga sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur digital yang digunakan masyarakat untuk mengakses layanan.

Karena itu, koordinasi antara Diskominfo dan Dinas Pendidikan dinilai menjadi faktor penting guna memastikan seluruh proses pendaftaran berjalan tanpa hambatan yang berarti.

Dengan latar belakang dan pengalaman yang dimiliki di bidang e-Government, Mark Aditya diharapkan mampu mempercepat integrasi sistem, meningkatkan stabilitas layanan, serta memperkuat keamanan data selama pelaksanaan SPMB berlangsung.

Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemprov Jawa Barat untuk menghadirkan pelayanan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.

Baca Juga: Tinjau SMAN 1 Purwakarta, Kadisdik Jabar Pastikan SPMB Sekolah Maung Transparan Sesuai Arahan Gubernur

Antisipasi Kendala Teknis Sebelum SPMB Dimulai

Penunjukan Plh Kepala UPTD Tikomdik dilakukan pada momentum yang dinilai sangat penting. Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan berbagai evaluasi terhadap sistem yang digunakan dalam proses penerimaan murid baru.

Berbagai masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi guna memastikan seluruh kendala teknis dapat diatasi sebelum tahapan SPMB memasuki proses utama.

Pemprov Jawa Barat tidak ingin persoalan teknis menghambat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan.

Oleh sebab itu, pembenahan sistem dilakukan sejak awal agar calon peserta didik dan orang tua memperoleh pengalaman layanan yang lebih baik.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, integrasi sistem juga diharapkan mampu meminimalkan risiko gangguan aplikasi, mempercepat proses validasi data, serta meningkatkan keakuratan informasi yang diterima masyarakat.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tegaskan SPMB Sekolah Maung Bebas Titipan, Pelanggar Terancam Dicopot

Dinas Pendidikan Siap Bersinergi

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyatakan dukungannya terhadap keputusan yang diambil Gubernur Jawa Barat tersebut.

Menurutnya, seluruh jajaran Dinas Pendidikan akan bekerja sama dengan Plh Kepala UPTD Tikomdik guna memastikan seluruh tahapan SPMB dapat berjalan sesuai rencana.

Purwanto menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadirkan pelayanan pendidikan yang optimal bagi masyarakat.

“Dengan pengawalan ketat dan integrasi sistem ini, kami berharap masyarakat dapat mengakses seluruh layanan pendaftaran dengan mudah, adil, dan nyaman,” kata Purwanto.

Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen bersama antara Dinas Pendidikan dan Diskominfo Jawa Barat dalam memperkuat pelayanan publik berbasis digital.

Baca Juga: Sekolah Maung Jabar Jadi Jalur Prestasi SPMB 2026, Ini Penjelasan Kadisdik Purwanto

Komitmen Pemprov Jabar Perkuat Transformasi Digital

Penunjukan Mark Aditya sebagai Plh Kepala UPTD Tikomdik menjadi bagian dari transformasi digital yang terus didorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam beberapa tahun terakhir, digitalisasi pelayanan publik menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Melalui integrasi sistem yang lebih kuat, Pemprov Jabar berharap seluruh proses pelayanan pendidikan dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kehadiran sistem yang terintegrasi juga diyakini mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses SPMB sekaligus memastikan seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimistis pelaksanaan SPMB Tahun 2026 dapat berlangsung lebih baik, minim kendala teknis, serta memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkeadilan bagi seluruh calon peserta didik.

Baca Juga: Uji Publik SPMB Jabar 2026 Digelar, Disdik Pastikan Sistem Penerimaan Lebih Matang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.