Jabar

Pasar Gratis Society Drop: Gerakan Revolusi Kesadaran dari Generasi Muda untuk Masyarakat Purwakarta

| 12 April 2025, 23:00 WIB
Pasar Gratis Society Drop: Gerakan Revolusi Kesadaran dari Generasi Muda untuk Masyarakat Purwakarta

AKURAT JABAR – Sebuah suasana berbeda terlihat di ruko seberang Kantor Desa Cimahi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Puluhan warga berkumpul, bukan untuk berbelanja atau mengantre bantuan dari pemerintah, melainkan untuk mengikuti Pasar Gratis.

Sebuah gambaran acara inisiatif dari Society Drop yang sempat digelar pada 29 Maret lalu. Pasar Gratis sendiri merupakan gerakan kolektif anak muda dari berbagai kelompok yang mengusung semangat revolusi Kesadaran.

Dengan mengusung konsep “Rakyat bantu Rakyat”, acara ini menghadirkan berbagai kegiatan yang semuanya dapat dinikmati secara cuma-cuma, seperti udara. Mulai dari takjil dan gorengan gratis yang disambut hangat oleh warga menjelang waktu berbuka puasa, hingga layanan cek kesehatan gratis oleh relawan medis lokal.

Baca Juga: Gelar Pasar Gratis dan Perpusjal di Aksi Kamisan Purwakarta: Upaya Bantu Masyarakat oleh Masyarakat

Tak hanya itu, tersedia juga lapak buku bacaan gratis yang menjadi magnet tersendiri bagi anak-anak dan pelajar yang berada di sekitar lokasi.

Menurut penjelasan dari koordinator acara, El Firdaus (23), Pasar Gratis ini bukan sekadar ajang berbagi, tetapi sebuah upaya menyentuh sisi kesadaran sosial masyarakat.

“Kami ingin menciptakan ruang alternatif bagi masyarakat untuk merasakan bentuk solidaritas yang nyata. Banyak isu besar yang terjadi di negeri ini. Dari kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat, krisis pangan, ketimpangan ekonomi, sampai kurangnya akses pendidikan," ujar El Firdaus (Koordinator) melalui pesan tertulisnya kepada Akurat Jabar, Sabtu (12/4/2025).

Baca Juga: Gelar Perpusjal di Aksi Kamisan Purwakarta, Kembali Budayakan Literasi di Ruang Publik

"Society Drop mencoba mengangkat kesadaran itu lewat aksi konkret yang membumi,” tuturnya.

Selain berbagi, acara yang sukses digelar tersebut juga dirancang untuk menjadi ruang dialog antar warga. Beberapa pengunjung terlihat berdiskusi santai di sekitar lapak buku, sementara yang lain berbagi cerita sambil menunggu giliran cek kesehatan.

Testimoni Pengunjung 

Salah satu warga yang hadir, Bu Anah (45), mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan ini.

Baca Juga: Tolak Pengesahan RUU TNI di Aksi Kamisan Purwakarta, Kembalikan TNI ke Barak!

“Saya datang awalnya karena dengar ada takjil gratis. Tapi ternyata lebih dari itu, saya bisa cek tensi dan gula darah, terus anak saya juga jadi betah di lapak buku. Ini luar biasa, jarang ada anak muda yang mikirin hal begini,” ucapnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Igo (24), pemuda yang menjadi relawan lapak buku, berharap kegiatan ini bisa menjadi awal dari perubahan yang lebih besar.

“Kita ingin masyarakat, terutama anak muda, lebih peduli sama isu-isu yang dekat dengan kita. Bukan cuma tahu, tapi juga mau bergerak,” katanya.

Baca Juga: Tuntutan Aksi Ditolak! Massa Aliansi Gerakan Purwakarta Bersitegang dengan DPRD

Acara yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga menjelang waktu berbuka ini ditutup dengan diskusi singkat mengenai pentingnya kemandirian pangan dan akses informasi yang adil bagi masyarakat.

Harapan dan Langkah Selanjutnya

Ke depan, Society Drop berencana mengadakan kegiatan serupa di berbagai desa lainnya dengan isi acara yang lebih beragam.

Pasar Gratis ini menjadi bukti bahwa gerakan kecil dari generasi muda bisa membawa pengaruh besar dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat di tengah berbagai tantangan bangsa. Solidaritas dan semangat berbagi seperti ini layak menjadi inspirasi bagi kita semua.

Baca Juga: Tak Ditemui Anggota Dewan Kedua Kalinya, Massa Aksi Tolak UU TNI Duduki Gedung DPRD Purwakarta

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.