Pemkab Purwakarta Tegaskan Pengawasan Ketat pada Proyek Pembangunan Daerah

AKURAT JAWA BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat, terus mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan infrastruktur daerah.
Beragam proyek tengah digarap, mulai dari pembangunan dan perbaikan jalan, irigasi, drainase, hingga rehabilitasi kantor pemerintahan.
Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan standar dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, memanggil seluruh pengawas program pembangunan di lingkungan Pemkab Purwakarta.
“Om Zein panggil dan kumpulkan semua pengawas proyek pembangunan di Kabupaten Purwakarta, agar pelaksanaan di lapangan benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan,” tegasnya.
Bupati juga memberikan peringatan tegas kepada para kontraktor atau pelaksana proyek agar bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan, Pemkab Purwakarta tidak akan mencairkan anggaran untuk proyek yang hasilnya tidak sesuai dengan ketentuan.
“Jika ditemukan pembangunan yang tidak sesuai, Om Zein tidak segan memerintahkan untuk membongkar kembali. Anggaran juga tidak akan dicairkan sebelum dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat,” ujarnya menegaskan.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa seluruh anggaran pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah bersumber dari pajak masyarakat. Karena itu, para pelaksana proyek diminta untuk tidak bekerja asal-asalan.
“Dana pembangunan ini dikumpulkan dari pajak dan retribusi masyarakat, sedikit demi sedikit. Jadi jangan sampai digunakan untuk pekerjaan yang hasilnya asal jadi. Om Zein tidak ingin pembangunan dilakukan berulang kali di lokasi yang sama karena kualitasnya buruk,” tutupnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik






