Jabar

Sempat Viral, Bupati Om Zein Berantas Parkir Liar di Cirata dan Beri Solusi Delapan Oknum Jukir yang Sempat Diamankan

| 16 April 2025, 23:01 WIB
Sempat Viral, Bupati Om Zein Berantas Parkir Liar di Cirata dan Beri Solusi Delapan Oknum Jukir yang Sempat Diamankan

AKURAT JABAR - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein manggapi oknum parkir liar yang viral akibat melakukan pemungutan ke sejumlah pengunjung wisata di sekitar Waduk Cirata Purwakarta saat momen libur lebaran, kini mendapatkan perhatian lebih.

Pasalnya, pasca diciduk pihak Kepolisian yang tergabung dalam Satgas Saber Pungli beberapa waktu lalu, kedelapan orang yang diamankan tersebut sampai hari belum mendapat pekerjaan alternatif.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Karangtaruna Kecamatan Maniis Purwakarta, Arie Pradana Putra. Ia mengaku bahwa kedelapan oknum tersebut berasal dari daerahnya di Kecamatan Maniis.

Baca Juga: Jadikan Situ Cigangsa Destinasi Wisata Unggulan Purwakarta, Om Zein: Membangun dari Hati Masyarakat

Untuk itu, Ari juga menyoroti terkait sulitnya masyarakat Maniis dalam mengakses pekerjaan, pasalnya masih banyak warga yang tak mempunyai ijazah dan keterampilan khusus dalam menunjang ekonominya.

"Ya memang di Kecamatan Maniis ini, berbeda dengan yang berada di kota. Di sini masyarakatnya masih banyak yang belum punya ijazah, keterampilan minim, sehingga sulit mendapatkan pekerjaan," ungkapnya, Rabu (16/4/2025).

Ari berharap, pertemuan antara dirinya dengan Bupati Purwakarta mendapatkan hasil terbaik bagi warga Maniis, khususnya kedelapan orang yang saat ini tidak lagi memarkir.

Baca Juga: Sekda Purwakarta Membuka Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi Inaproc Katalog Elektronik Versi 6

Menanggapi masalah tersebut, Bupati - sapaan akrab Om Zein akan memperkerjakan kedelapan orang tersebut kepada pengusaha lokal, Haji Apip Riyadi yang akrab disapa Bos Sadom.

Sementara itu, Om Zein melarang siapapun untuk melakukan pungutan liar di kawasan tersebut sampai regulasi terkait parkir tersebut turun.

"Sebelum ini kita legalkan, enggak boleh ada yang mengambil parkir di sini. Kalau ada saya tangkap," tegasnya.

Baca Juga: Om Zein Mitigasi Longsor di Waduk Cirata dan Normalisasi Sungai Cidadapan

Ia juga menjelaskan terkait retribusi parkir harus sesuai dengan aturan yang ada, karena jika harga parkir melebihi aturan, selain masuk kategori pungli, juga akan berdampak pada pengunjung wisata yang datang.

"Motor dua ribu, mobil tiga ribu. Inimah 10 ribu, kasian dong ke Ciratanya. Jadi orang mau main ke sini was-was, ada yang berhenti mau liat pemandangan takut ada yang nyamperin ada yang mau minta parkir," jelas Om Zein.

Diketahui, Bupati Om Zein, tengah melakukan kunjungan mitigasi bencana ke beberapa titik wilayah di sekitaran Bendungan Cirata yang disinyalir rawan longsor, pada Senin (14/42025) lalu.

Baca Juga: Om Zein Resmi Buka Layanan Akhir Pekan MPP Madukara: Langkah Nyata Tingkatkan Pelayanan Publik

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Om Zein didampingi perwakilan PLN Nusantara Power PJB, Pihak Perhutani dan jajaran Pemerintah Daerah Purwakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Karangtaruna Kecamatan Maniis berkesempatan ikut hadir dan membicarakan terkait solusi mengatasi parkir liar di wilayahnya.

Ia berharap dengan adanya solusi yang diberikan Bupati Purwakarta terhadap delapan oknum parkir liar tersebut menjadi solusi konkrit dalam memberantas aksi premanisme di kawasan Wisata Cirata.

Baca Juga: Aplikasi Ogan Lopian: Sistem Terintegrasi untuk Respon Cepat Layanan Publik di Purwakarta

"Harapannya kejadian serupa tak terulang lagi. Mudah-mudahan para oknum yang selama ini menjadi juru parkir liar bisa punya penghasilan tetap dan hidup lebih nyaman serta berkah," kata Ari.

Ia pun mengapresiasi solusi Bupati yang mengedepankan aspek kemanusiaan, tidak hanya memukul tapi juga merangkul. Ari juga sangat berterimakasih kepada Bos Sadom telah memberikan kesempatan kerja kepada mereka yang membutuhkan.

"Jadi, memberikan sebuah pekerjaan adalah salah satu cara ampuh untuk menertibkan aksi premanisme yang ada di kawasan wisata, sekaligus mengalihkan hal kurang baik ke arah lebih baik lagi," pungkasnya.

Baca Juga: Kajati Jabar Apresiasi Program Gerakan Nyaah Ka Indung Perdana di Purwakarta

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.