Jabar

Wagub Jabar Dorong Pariwisata Berkelanjutan, Ingatkan Pentingnya Menjaga Alam dan Budaya

Didin Wahidin | 29 April 2026, 12:13 WIB
Wagub Jabar Dorong Pariwisata Berkelanjutan, Ingatkan Pentingnya Menjaga Alam dan Budaya
Wagub Jabar Erwan Setiawan dorong pariwisata berkelanjutan yang menjaga alam dan budaya di Jawa Barat.

AKURAT JABAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan pentingnya pengembangan sektor pariwisata yang mengedepankan prinsip berkelanjutan atau sustainable tourism.

Dia mengingatkan bahwa pembangunan pariwisata tidak semata berorientasi pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga harus memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Erwan saat menghadiri kegiatan West Java Travel Heritage 2026 yang digelar di Saung Angklung Udjo, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini mengangkat tema “Dengan Harmoni Budaya dan Alam Kita Bangkitkan Pariwisata Jawa Barat” dan diselenggarakan oleh Insan Pariwisata Indonesia.

Baca Juga: Revitalisasi Vokasi Pariwisata Digenjot, 483 Skema Okupasi Diluncurkan di Bandung

Alam Harus Dijaga, Bukan Dikorbankan

Dalam sambutannya, Erwan menekankan bahwa kekuatan utama pariwisata Jawa Barat terletak pada keindahan alam yang dimiliki.

Oleh karena itu, kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pengembangan wisata.

"Jangan sampai kita mengorbankan alam demi kunjungan wisata. Apabila alam rusak, tidak ada yang kita wariskan untuk anak cucu kedepan," kata Erwan.

Ia menilai, eksploitasi berlebihan terhadap kawasan wisata justru dapat menimbulkan dampak negatif, termasuk potensi bencana alam yang merugikan masyarakat dan merusak daya tarik wisata itu sendiri.

Baca Juga: Genjot Ekonomi Warga, Sekda Jabar Herman Suryatman Susun Strategi Pariwisata Unggulan 2027

Batasi Pembangunan di Kawasan Wisata

Untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan, Erwan mengusulkan sejumlah langkah konkret, salah satunya dengan menetapkan batas pembangunan di kawasan wisata alam.

Menurutnya, pembangunan yang tidak terkendali hanya akan merusak ekosistem dan menghilangkan nilai alami yang menjadi daya tarik utama wisata.

"Jangan demi wisatawan semua dibabat, akhirnya berpotensi terjadi bencana," ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat, untuk saling mengingatkan dan menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.

Baca Juga: Pesona Kreatif Nusantara Soroti UMKM, Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Berkelanjutan

Kolaborasi Budaya, Alam, dan Manusia

Selain potensi alam, Jawa Barat juga dikenal kaya akan budaya, kuliner, dan sejarah. Erwan menegaskan bahwa seluruh potensi tersebut harus dikelola secara terpadu agar mampu meningkatkan daya saing sektor pariwisata.

Menurutnya, kolaborasi antara unsur budaya, alam, dan manusia menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tidak menyia-nyiakan potensi besar yang dimiliki Jawa Barat dalam sektor pariwisata.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Reaktivasi Jalur Kereta Api, Dukung Pariwisata di Jawa Barat

IPI Siap Perkuat Sinergi Nasional

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Insan Pariwisata Indonesia, I Gede Susila Wisnawa, menyatakan kesiapan organisasinya untuk terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak.

Ia menyebutkan bahwa jaringan IPI saat ini telah tersebar di 11 provinsi, sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran informasi dan penguatan kerja sama antar daerah.

"Kita saat ini ada di 11 Provinsi, DPD, pada acara ini bisa saling bertukar informasi, dan saling dukung sehingga ada benefit yang didapat," ungkap dia.

Baca Juga: Kampung Adat Bojong Honje, Destinasi Wisata Budaya Purwakarta yang Menjaga Tradisi di Tengah Modernisasi

Peran Pelaku Budaya dalam Ekosistem Wisata

Dukungan terhadap kolaborasi juga disampaikan oleh pimpinan Saung Angklung Udjo, Taufik Hidayat Udjo.

Ia menilai sinergi antar pelaku pariwisata, baik dari hulu hingga hilir, sangat penting dalam membangun ekosistem wisata yang kuat.

"Lewat kolaborasi hulu-hilir sektor wisata akan terbentuk ekosistem. Intinya mari kita bersinergi agar tercipta kolaborasi yang baik," ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak, termasuk pelaku budaya, akan memperkaya pengalaman wisata sekaligus menjaga keberlanjutan nilai-nilai lokal.

Baca Juga: Tembus Ribuan Pengunjung, Polres Purwakarta Perketat Pengamanan Wisata Cikao Park Purwakarta 2026 Selama Libur Lebaran

Komitmen Bangkitkan Pariwisata Jabar

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk membangun sektor pariwisata yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkelanjutan.

Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas, pariwisata Jawa Barat diyakini mampu bangkit dan berkembang tanpa mengorbankan warisan alam dan budaya.

Baca Juga: Ikonik! Wajah Baru Wisata Ciater Subang Hadirkan Gerbang Mendak Waluya Bergaya Sunda Modern

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.