150 Siswa Jabar Lulus Pendidikan Karakter Pancawaluya 2026 di Marinir Cilandak

AKURAT JABAR — Sebanyak 150 siswa asal Jawa Barat resmi menyelesaikan Pendidikan Karakter Pancawaluya Angkatan VIII Tahun 2026 yang digelar di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan.
Program pendidikan karakter berbasis semi-militer tersebut resmi ditutup pada Senin, 1 Juni 2026, oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Jawa Barat, Asep Sukmana.
Dalam sambutannya, Asep Sukmana menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, moral, dan akhlak yang kuat.
Menurutnya, tantangan globalisasi saat ini menuntut generasi muda memiliki keseimbangan antara kecerdasan dan nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
"Kecerdasan tanpa moral hanya akan melahirkan keserakahan. Kekuatan tanpa akhlak hanya akan menimbulkan kehancuran. Melalui Pancawaluya, kita membangun generasi yang bukan hanya cerdas otaknya, tetapi juga lembut hatinya, kuat jiwanya, dan teguh imannya," ujar Asep Sukmana.
Baca Juga: 150 Siswa Jabar Ikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Ia juga menyampaikan bahwa Jawa Barat saat ini tengah bergerak menuju masa depan baru yang berbasis teknologi, budaya, dan penguatan karakter masyarakat.
Karena itu, Asep berharap Pendidikan Karakter Pancawaluya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan moral dan kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat.
Program pendidikan karakter tersebut mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Jawa Barat, Iis Rostiasih, mengatakan bahwa Pancawaluya merupakan investasi moral dan spiritual bagi masa depan Jawa Barat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang berkarakter unggul.
Baca Juga: Bentuk Karakter Sejak Dini, Kapolri Puji Ketegasan KDM Soal Larangan Siswa Bawa Motor ke Sekolah
"Kita ingin menumbuhkan generasi Jawa Barat yang berkarakter unggul, berdaya saing tinggi, dan memiliki kepedulian sosial yang kuat," ungkap Iis Rostiasih.
Program semi-militer Pancawaluya juga mendapatkan respons positif dari para orang tua siswa. Salah satunya disampaikan oleh Adiki Ganesa, orang tua siswa asal Kabupaten Bandung.
Ia mengaku bangga melihat perubahan sikap dan kedisiplinan anaknya setelah mengikuti program tersebut.
Menurutnya, Pendidikan Karakter Pancawaluya menjadi program yang sangat baik dalam membentuk kemandirian generasi muda.
"Kegiatan ini luar biasa dan bagus sekali dalam membangun karakter anak-anak muda agar bisa mandiri. Hatur nuhun atas program yang sangat inovatif ini. Kami berharap program ini terus berlanjut," ujarnya.
Baca Juga: Sekda Jabar Dorong Implementasi Pancawaluya untuk Bentuk Generasi Muda Unggul
Perubahan positif juga dirasakan langsung oleh peserta program. Salah satu lulusan Angkatan VIII, Rafaal Faik, mengaku mengalami perubahan sikap setelah mengikuti pendidikan karakter tersebut.
Ia menyebut kedisiplinan yang diterapkan selama pelatihan mampu membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik dibanding sebelumnya.
"Saya bangga bisa ikut program ini. Pancawaluya berhasil mengubah sifat saya yang dulu agak bangor (nakal) dan kurang disiplin, di sini ditempa dan bisa berubah menjadi lebih baik. Terima kasih banyak untuk program pendidikan karakter rasa militer ini," akunya.
Sementara itu, pelatih Pendidikan Karakter Pancawaluya, Letda Marinir Is Bani Amansyah, juga menyampaikan pesan moral kepada seluruh peserta agar selalu menghormati dan berbakti kepada orang tua.
Ia berharap seluruh siswa dapat menjaga disiplin, semangat belajar, dan tidak melupakan jasa orang tua dalam perjalanan hidup mereka.
Baca Juga: Disdik Jabar Pancawaluya SLB Inklusif Diperkuat, Cetak Guru Hebat untuk Pendidikan Karakter
"Berbakti kepada orang tua itu nomor satu. Suatu saat nanti kalau kalian sudah sukses, kabari pelatih. Jangan pernah mengecewakan orang tua kalian," pesannya.
Usai mengikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya Angkatan VIII Tahun 2026, seluruh peserta kembali ke rumah dan sekolah masing-masing dengan semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial yang lebih baik.
Program Pancawaluya diharapkan terus menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membentuk generasi muda yang unggul secara karakter, mental, dan moral di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik







