Zulhas Minta Kader PAN Jabar Tiru Etos Kerja Dedi Mulyadi, Targetkan PAN Tembus 3 Besar di Pemilu 2029

AKURAT JABAR - Ketua Umum Zulkifli Hasan atau Zulhas meminta seluruh kader Partai Amanat Nasional (PAN) di Jawa Barat meneladani etos kerja Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang dinilai konsisten bekerja tanpa henti demi melayani masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Jawa Barat periode 2024-2029 di Hotel Sutan Raja, Minggu (10/5/2026).
Dalam acara yang berlangsung meriah itu, Dedi Mulyadi hadir langsung sebagai tuan rumah sekaligus memberikan dukungan moral kepada jajaran pengurus PAN Jawa Barat.
“Jadi kader PAN Jabar itu tiru Gubernurnya, non stop kerja, bisa enggak kita?” kata Zulhas di hadapan ratusan kader PAN yang memadati ballroom hotel.
Baca Juga: Ditunjuk Presiden Jadi Ketua Satgas Kopdes Merah Putih, Zulhas: Siap Kembangkan Ekonomi Desa
Zulhas Targetkan PAN Masuk Tiga Besar
Dalam pidatonya, Zulhas menegaskan bahwa PAN bukan partai kecil ataupun lemah. Ia menantang seluruh kader di Jawa Barat untuk mencetak sejarah dengan membawa PAN masuk tiga besar pada kontestasi politik mendatang, khususnya Pemilu 2029.
“Mari saya mengajak para saudara-saudara, kita buat sejarah. Kita satukan mimpi, obsesi kita. PAN ini partai lemah bukan? Apakah saudara orang-orang lemah? Bukan toh?” ujar Zulhas disambut tepuk tangan kader.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Pangan itu, kunci utama memenangkan persaingan politik adalah kerja keras dan konsistensi dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
Ia bahkan mengaku terbiasa menjalani aktivitas padat hingga belasan agenda dalam satu hari, baik sebagai menteri maupun ketua umum partai.
“Kalau 10 acara, 15 acara masih enteng. Saya bisa mulai subuh sampai jam 12 malam masih oke. Terus kenapa kita tidak bisa tiga besar?” tegasnya.
Tak hanya itu, Zulhas juga menyindir kader yang dinilai lebih banyak melakukan aktivitas seremonial dibanding kerja nyata di lapangan.
“Jangan kunjungan ke luar negeri terus,” tambahnya.
Kader PAN Diminta Selalu Berpihak kepada Rakyat
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas kembali mengingatkan seluruh kader PAN agar tetap berpihak kepada rakyat dan tidak hanya aktif menjelang momentum pemilu.
Menurutnya, kader PAN harus hadir secara nyata membantu masyarakat, khususnya petani dan nelayan yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional.
“Kader PAN harus 1.000 persen berpihak kepada rakyat,” tegas Zulhas.
Ia juga menyebut Jawa Barat memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga sekaligus jantung Indonesia karena kekayaan sumber daya dan sektor pangannya yang melimpah.
Karena itu, keberhasilan pembangunan di Jawa Barat disebutnya akan menjadi cerminan keberhasilan Indonesia secara keseluruhan.
“Kalau Jawa Barat hebat Indonesia hebat, Jawa Barat maju Indonesia maju, Jawa Barat makmur maka Indonesia makmur,” ujarnya.
Ahmad Najib Resmi Pimpin DPW PAN Jawa Barat
Pada momentum pelantikan tersebut, Anggota DPR RI Ahmad Najib Qodratullah resmi dilantik sebagai Ketua DPW PAN Jawa Barat periode 2024-2029.
Ia akan didampingi Sekretaris DPW PAN Jawa Barat Ivan Fadila bersama jajaran pengurus baru lainnya.
Zulhas turut memberikan apresiasi terhadap komposisi kepengurusan PAN Jawa Barat yang dinilai diisi tokoh publik dan politisi berpengalaman.
Ia menyebut susunan kepengurusan yang dibentuk bersama Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio menjadi salah satu yang terbaik.
“Saya kira pelantikan muswil kader-kader paling semangat yang paling heroik ada di Jawa Barat,” ungkap Zulhas.
Menurutnya, soliditas dan semangat kader PAN Jawa Barat menjadi modal penting untuk menghadapi agenda politik nasional ke depan.
Dedi Mulyadi Puji Ahmad Najib dan Ideologi PAN
Sementara itu, Dedi Mulyadi menilai Ahmad Najib Qodratullah merupakan sosok yang memiliki karakter kepemimpinan kuat dengan semangat kesundaan yang kental.
“Ini tokoh yang sangat kuat aspek kesundaannya, walaupun namanya Ahmad Najib. Tetapi komitmen tentang kesundaan, ini sangat luar biasa,” kata Dedi.
Menurut Dedi, Ahmad Najib sangat cocok memimpin PAN Jawa Barat karena memiliki visi yang sejalan dengan semangat masyarakat Jawa Barat saat ini, terutama dalam menjaga nilai sejarah, kemanusiaan, dan lingkungan hidup.
“Sangat cocok jadi Ketua DPW PAN, karena hari ini Jawa Barat lagi memiliki spirit yang luar biasa terhadap sejarah, terhadap kemanusiaan, dan terhadap ekologi,” ujarnya.
Dedi juga menilai PAN merupakan partai yang memiliki ideologi kuat sejak awal berdiri hingga saat ini.
Menurutnya, simbol matahari yang digunakan PAN memiliki filosofi mendalam dalam budaya Sunda sebagai lambang energi, ketuhanan, dan masa depan.
“PAN itu secara filosofi itu memiliki kekuatan ideologi yang kuat sejak pendiriannya sampai saat ini. Kenapa? Matahari diperlukan bagi siapapun,” ujar Dedi.
“Maka itu dari ketuhanan, maka masuk dalam papat kalimat tunggal. Artinya, orang yang memahami matahari sebagai simbol kekuatan, simbol energi dan simbol masa depan, mereka yang akan bisa mengarungi perubahan zaman,” sambungnya.
Baca Juga: Zulhas: Modal Awal Kopdes Merah Putih Sebesar 3 Miliar, Tidak Ada Pembagian Uang Gratis!
Dedi Sebut Zulhas Sosok Politikus Setia
Dalam pidatonya, Dedi juga memberikan pujian kepada Zulhas yang dinilai memiliki karakter politik penuh loyalitas.
Ia menyinggung konsistensi Ketua Umum PAN tersebut dalam menjaga hubungan politik dan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Dan salah satu yang saya kagumi dari Ketum PAN ini adalah berpolitiknya setia. Tidak pernah menipu di tikungan, tidak pernah meninggalkan orang yang ada di sampingnya dalam peperangan,” kata Dedi.
“Kesetiaan bapak pada bapak Prabowo Subianto itu terbukti dalam setiap waktu,” tambahnya.
Pelantikan DPW dan DPD PAN se-Jawa Barat berlangsung khidmat namun penuh semangat kebersamaan.
Ratusan kader PAN dari berbagai daerah hadir mengenakan atribut khas biru dan memeriahkan acara dengan yel-yel partai serta sesi foto bersama.
Momentum tersebut sekaligus menjadi langkah strategis PAN dalam memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah sebagai persiapan menghadapi berbagai agenda politik nasional menuju Pemilu 2029.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sabet Penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026, Saepul Bahri Binzein Kokohkan Purwakarta sebagai Magnet Industri Jawa Barat
- 2Menguji Akuntabilitas di Tengah Polemik PCMB Jawa Barat: Solusi Untuk Calon Murid Lebih Utama daripada Pergantian Pimpinan
- 3Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 4BEM Se-Kota Makassar Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Independensi Mahasiswa Menuju Indonesia Emas
- 5Hari Jadi Purwakarta 2026 Dimulai, Om Zein Ajak Warga Jaga Sumber Air Lewat Tradisi Muru Indung Cai
- 6HMI Cabang Purwakarta dan Wamenko Bidang Pangan: Merekonstruksi Ketahanan Pangan Nasional dari Perspektif Kader Mandataris dan Arsitektur Digital
- 7Sambut HUT Ke-57 UIN Sultanah Nahrasiyah, Personel Brimob Aceh Batalyon B Pelopor Gelar Aksi Donor Darah
- 8Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik
- 9Respons Isu Reformasi Jilid II, Forum Sekjen Cipayung Plus: Situasi Berbeda dengan 1998
- 10Sikapi Tantangan Fiskal dan Demokrasi, Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Program MBG hingga Kebebasan Akademik







