Resmikan Gedung Baru SMKN 1 Arjasari, Kadisdik Jabar Dorong Siswa Bangun Growth Mindset

AKURAT JABAR – Penantian panjang selama satu dekade akhirnya membuahkan hasil manis bagi warga pendidikan di Kabupaten Bandung. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, meresmikan Gedung Baru SMKN 1 Arjasari pada Jumat (9/1/2026).
Peresmian ini menandai babak baru bagi sekolah yang sebelumnya belum memiliki fasilitas mandiri tersebut.
Purwanto menegaskan bahwa pembangunan gedung ini bertujuan utama untuk menumbuhkan kerangka berpikir maju (growth mindset) bagi para siswa.
Baca Juga: Kukuhkan DPD AKSI Jabar, Kadisdik Purwanto Tantang Kepala Sekolah Bangun Peradaban Baru di Sekolah
"Sekolah harus memberikan manfaat nyata bagi siswa, orang tua, dan masyarakat. Oleh karena itu, anak-anak Arjasari harus dididik agar kreativitasnya tumbuh di sini," ujar Purwanto di sela acara peresmian.
Kadisdik juga mendorong siswa untuk jeli membaca potensi daerah. Sebagai contoh, jurusan pertanian harus mampu mengolah singkong menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Sementara itu, jurusan pemasaran bertugas mendistribusikan produk tersebut secara luas, baik melalui jalur luring maupun daring.
Pusat Edukasi Lingkungan dan Ekosistem Pendidikan
Karena letaknya di kawasan pegunungan, Purwanto berharap Gedung Baru SMKN 1 Arjasari menjadi pusat edukasi pelestarian alam.
Siswa wajib belajar merawat tanah, air, dan udara di lingkungan sekitar. Tujuannya jelas, untuk mencetak generasi yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa karakter unggul hanya bisa terwujud jika sekolah, orang tua, dan masyarakat bersatu.
"Sinergi semua pihak sangat penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang kokoh," tambahnya.
Baca Juga: Target 52 Persen: Disdik Jabar Tingkatkan Akses Pendidikan Disabilitas Jabar
Perjalanan Panjang di Atas Lahan 6.000 Meter Persegi
Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Jabar, Edy Purwanto, mengungkapkan bahwa proses pembangunan ini penuh tantangan.
Setelah melalui pencarian lahan yang panjang, pembangunan fisik akhirnya terlaksana pada 2025 dengan durasi 110 hari kalender menggunakan dana APBD.
"Kini telah berdiri fasilitas di atas lahan seluas 6.000 meter persegi. Alhasil, siswa sudah bisa menikmati enam ruang kelas baru, ruang guru, kantor, hingga fasilitas penunjang lainnya," jelas Edy.
Pemerintah berkomitmen melanjutkan pembangunan pada tahun 2026. Rencananya, akan ada penambahan ruang praktik dan enam ruang kelas baru lagi.
Langkah ini bertujuan agar kebutuhan belajar bagi 301 siswa dapat terpenuhi secara optimal pada semester genap tahun pelajaran 2025–2026.
Simbol Harapan Baru bagi Arjasari
Kepala SMKN 1 Arjasari, Lilis Mulyati, menyebut tanggal 9 Januari 2026 sebagai hari bersejarah. Baginya, kehadiran Gedung Baru SMKN 1 Arjasari bukan sekadar fisik bangunan, melainkan simbol harapan baru bagi masa depan siswa.
Baca Juga: Kadisdik Jabar Raih Penghargaan Rumah Pendidikan Terbaik, SMAN 6 Bandung Juara Hackathon
"Kami berterima kasih kepada Disdik Jabar dan masyarakat yang telah mendukung mimpi ini selama 10 tahun. Singkatnya, kami berkomitmen menjadikan sekolah ini sebagai rumah kedua yang inspiratif untuk mencetak generasi unggul," pungkas Lilis penuh haru.
Pada akhirnya, kehadiran gedung mandiri ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas pendidikan kejuruan di wilayah Kabupaten Bandung.
Sebab, infrastruktur yang memadai adalah kunci utama dalam melahirkan tenaga kerja terampil yang siap pakai.
Baca Juga: Dukung Anggaran Besar, Wagub Erwan Hadiri HGN; Presiden Perkuat Komitmen Pendidikan Jawa Barat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










