Jabar

Naik Drastis 48 Persen! Penumpang Stasiun Garut Lebaran 2026 Tembus Ribuan Orang per Hari, Kereta Api Jadi Pilihan Utama

Didin Wahidin | 30 Maret 2026, 15:19 WIB
Naik Drastis 48 Persen! Penumpang Stasiun Garut Lebaran 2026 Tembus Ribuan Orang per Hari, Kereta Api Jadi Pilihan Utama
Penumpang Stasiun Garut Lebaran 2026

AKURAT JABAR – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung mencatatkan performa gemilang di wilayah selatan Jawa Barat. Jumlah Penumpang Stasiun Garut Lebaran 2026 dilaporkan mengalami lonjakan signifikan sebesar 48 persen dibandingkan hari biasa, seiring dengan tingginya minat masyarakat mudik menggunakan moda transportasi berbasis rel.

Stasiun Garut kini mempertegas peran strategisnya sebagai urat nadi mobilitas warga. Keunggulan aspek keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu menjadikan kereta api sebagai primadona bagi warga Garut dan sekitarnya untuk bepergian menuju berbagai kota tujuan.

Faktanya, lonjakan ini terlihat jelas dari data harian yang biasanya hanya menyentuh angka 1.337 pelanggan, kini meroket tajam selama periode angkutan lebaran.

Baca Juga: Bahayakan Nyawa! KAI Daop 2 Bandung Larang Keras Warga Ngabuburit di Jalur Rel Kereta Api

Rincian Data: Commuter Line Garut Dominasi Perjalanan

Oleh sebab itu, Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, merilis rincian kenaikan volume penumpang yang terjadi hingga Jumat (27/3/2026).

Rata-rata gabungan pengguna KA Jarak Jauh (KA JJ) dan KA Lokal kini menyentuh angka 1.976 pelanggan per hari.

Selanjutnya, peningkatan paling mencolok terjadi pada sektor KA Lokal atau Commuter Line. Jika pada hari biasa rata-rata hanya 747 pelanggan, kini jumlahnya melonjak drastis menjadi 1.272 pelanggan setiap harinya.

“Peningkatan jumlah pelanggan dari Stasiun Garut ini menunjukkan bahwa kereta api menjadi pilihan utama masyarakat. Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan agar pelanggan merasa aman dan terlayani dengan baik,” ujar Kuswardojo, Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Keren! Wajah Baru Stasiun Whoosh Padalarang Kini Mirip Jalan Braga Bandung

Layanan KA Cikuray dan Papandayan Jadi Andalan

Menariknya, Stasiun Garut kini memberikan fleksibilitas tinggi bagi masyarakat melalui berbagai pilihan jadwal. Pelanggan dapat menikmati layanan dua kereta api jarak jauh unggulan, yaitu KA Cikuray dan KA Papandayan, yang menghubungkan langsung Garut dengan kota-kota besar lainnya.

Layanan di Stasiun Garut:

  1. KA Jarak Jauh: KA Cikuray dan KA Papandayan (Rata-rata 704 penumpang/hari selama Lebaran).

  2. KA Lokal: 2 layanan Commuter Line (Rata-rata 1.272 penumpang/hari selama Lebaran).

  3. Fasilitas Pendukung: Optimalisasi sarana, prasarana, serta bantuan dari komunitas pencinta kereta api, Garut Railfans.

Baca Juga: Jalur KA Purwakarta-Ciganea Diterjang Genangan dan Longsor, Tiga Perjalanan Kereta Api Terpaksa Dihentikan

Imbauan KAI: Datang Lebih Awal ke Stasiun

Selain itu, guna menjaga kelancaran operasional di tengah lonjakan penumpang, KAI Daop 2 Bandung telah menyiagakan tambahan petugas pelayanan di berbagai titik strategis. Sinergi dengan komunitas relawan juga diperkuat untuk membantu mobilitas penumpang di area stasiun.

Penting untuk dicatat, Kuswardojo mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan matang. Mengingat volume orang yang padat, pelanggan diminta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan.

Baca Juga: Inovasi Kereta Petani dan Pedagang Dorong Distribusi Hasil Bumi Jawa Barat

Komitmen Pelayanan Prima di Masa Mudik

Akhirnya, tren positif Penumpang Stasiun Garut Lebaran 2026 membuktikan bahwa transformasi layanan kereta api di wilayah Garut telah membuahkan hasil.

KAI berkomitmen untuk terus menjaga standar pelayanan prima demi memastikan pengalaman mudik yang berkesan bagi masyarakat.

Dengan demikian, bagi Anda yang hendak kembali atau berangkat dari Garut, pastikan untuk selalu mengikuti ketentuan yang berlaku demi kenyamanan dan keselamatan bersama selama di perjalanan.

Baca Juga: Gandeng KCIC dan KAI, Disparbud Jabar Dorong Wisata Berbasis Jalur Kereta

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.