Jabar

Aksi Heroik Brimob Aceh Utara: Pulihkan Sekolah yang Terendam Lumpur Selama 41 Hari

| 15 Januari 2026, 12:37 WIB
Aksi Heroik Brimob Aceh Utara: Pulihkan Sekolah yang Terendam Lumpur Selama 41 Hari

AKURAT JABAR - ACEH UTARA – Komitmen Polri dalam membantu masyarakat pasca bencana alam terus dibuktikan oleh Satgas Aman Nusa II Brimob Aceh. Tanpa mengenal lelah, personel Brimob secara intensif melakukan pemulihan fasilitas pendidikan di wilayah Kabupaten Aceh Utara yang terdampak banjir hebat.

​Pada Kamis (15/01), personel Brimob Aceh memfokuskan aksi kemanusiaan di SMP Negeri 1 Baktiya, Desa Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya. Sekolah tersebut menjadi salah satu titik terdampak paling parah dengan lapisan lumpur tebal yang melumpuhkan hampir seluruh aktivitas belajar mengajar.

​Percepatan Pemulihan Pendidikan

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa sekitar 90% alat dan fasilitas sekolah tidak dapat digunakan akibat rendaman air dan lumpur. Kepala Sekolah SMPN 1 Baktiya, Ibu Fariah, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Polri di tengah rasa keputusasaan pihak sekolah.

​"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Polri. Kami sempat merasa putus asa karena sudah 41 hari mencoba membersihkan mandiri namun tak kunjung selesai. Lumpur menutupi seluruh area, namun kehadiran Brimob memberikan harapan baru bagi kami," ujar Ibu Fariah.

 

​Sinergi dan Alat Pendukung

Danki Gas AKP Muzakkir menjelaskan bahwa dalam penanganan ini, pihaknya mengerahkan kekuatan penuh dari Posko Taktis Brimob. Proses pembersihan tidak hanya menggunakan alat manual, tetapi juga didukung dengan mesin jet air untuk mempercepat pengangkatan material lumpur yang membandel.

​"Kami kerahkan seluruh personel agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan efektif. Alhamdulillah, para tenaga pendidik dan murid juga ikut bergotong royong. Target kami adalah agar proses pembelajaran di sekolah ini bisa segera kembali normal," ungkap AKP Muzakkir.

​Komitmen Berkelanjutan

Selain fasilitas pendidikan, Satgas Aman Nusa II Brimob Aceh juga menargetkan pembersihan pada fasilitas publik lainnya, seperti:

  • ​Tempat ibadah (Masjid/Meunasah)
  • ​Pusat layanan kesehatan
  • ​Fasilitas umum masyarakat lainnya

​Pihak Polri mengimbau masyarakat yang wilayahnya masih membutuhkan bantuan pembersihan sisa material banjir untuk melapor langsung ke Posko Taktis di Mako Brimob Kompi 4 Batalyon B Pelopor Sampoyniet.

​"Polri akan terus hadir hingga seluruh fasilitas publik di Aceh Utara benar-benar pulih dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat," tutup AKP Muzakkir.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.