Jabar

Jelang Ramadan, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin Pastikan Stok Pangan Aman di Pasar Guntur

Didin Wahidin | 14 Februari 2026, 17:13 WIB
Jelang Ramadan, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin Pastikan Stok Pangan Aman di Pasar Guntur

AKURAT JABAR – Menjelang bulan suci Ramadan, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meninjau langsung harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting).

Monitoring ini berlangsung di Pasar Guntur Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Kamis (12/2/2026).

Dalam kunjungannya, Syakur Amin didampingi oleh Sekda Garut Nurdin Yana serta Kepala Disperindag ESDM Ridwan Effendi.

Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan di tengah tingginya permintaan masyarakat saat momen munggahan.

Baca Juga: Dongkrak Ekonomi Rakyat, Kontes Domba Garut 2026 Piala Rektor Uniga Tingkatkan Harga Ternak 30 Persen

 

Sinergi Petani Champion untuk Jamin Pasokan Lokal

Selain itu, Syakur Amin menekankan bahwa ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan menjadi prioritas utama.

Maka dari itu, ia menginstruksikan Dinas Pertanian untuk merangkul para "petani champion" guna menjamin stok komoditas utama tetap terpenuhi dari hasil produksi lokal.

"Kami meminta Dinas Pertanian mengumpulkan para champion untuk menjamin ketersediaan bahan pokok, terutama pada produk yang mana kita menjadi produsen utamanya," ujar Syakur.

Baca Juga: Putri Karlina Resmikan Eduwisata Perikanan Garut, Sulap Aset Terbengkalai Jadi Wisata Edukasi

Lebih lanjut, Bupati juga mewanti-wanti agar para produsen dan pedagang tidak mengambil keuntungan secara berlebihan.

Sebab, menjaga stabilitas harga pangan merupakan atensi langsung dari Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Dalam Negeri.

Baca Juga: Panen Jagung di Garut, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Sektor Pertanian Sebagai Pilar Utama Ekonomi Desa

 

Penyaluran BPNT Jadi Solusi Stabilitas Harga Beras

Sementara itu, pemerintah daerah berencana segera menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Dengan demikian, program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan, khususnya komoditas beras di wilayah Kabupaten Garut.

Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, mengakui adanya kenaikan harga pada sayuran seperti cabai dan bawang merah.

Namun demikian, ia meminta masyarakat tetap tenang karena ketersediaan barang di berbagai pasar tradisional masih melimpah.

Baca Juga: Bupati Garut Tinjau Jalan Pamegatan–Banjarwangi, Pastikan Kesiapan Proyek Perbaikan

 

Prediksi Kenaikan Harga Saat Munggahan

Di sisi lain, para pedagang mulai merasakan pergerakan harga komoditas cabai merah yang kini menyentuh kisaran Rp40.000 hingga Rp43.000 per kilogram.

Haji Oping, salah satu pemilik usaha dagang, memprediksi harga tersebut masih bisa merangkak naik saat memasuki puncak permintaan munggahan.

Nantinya, sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Garut juga berencana melakukan penataan kawasan pasar setelah Hari Raya Idulfitri mendatang.

Pada akhirnya, sinergi antara pemantauan harga dan penguatan distribusi menjadi kunci utama agar masyarakat Garut dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman tanpa terbebani harga pangan.

Baca Juga: Didampingi Calon Menantu Dedi Mulyadi, Wamendagri Pantau Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih Garut

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.