Jabar

Dinsos Jabar Gulirkan Program Terpadu di Sukabumi, Dorong Kemandirian dan Ketangguhan Sosial

Didin Wahidin | 8 April 2026, 18:49 WIB
Dinsos Jabar Gulirkan Program Terpadu di Sukabumi, Dorong Kemandirian dan Ketangguhan Sosial
Program terpadu Dinsos Jabar di Sukabumi fokus pada pemberdayaan ekonomi, literasi bansos, dan kesiapsiagaan bencana.

AKURAT JABAR - Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat melaksanakan serangkaian program strategis yang dipusatkan di Taman Cikondang pada Selasa, 7 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya komprehensif pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan sosial, ekonomi, serta edukasi yang terintegrasi.

Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas. Dalam implementasinya, terdapat empat program utama yang dijalankan secara terpadu dan saling mendukung.

Baca Juga: Respons Cepat Bencana, Dinsos Jabar Kucurkan Bantuan Logistik Senilai Rp514 Juta untuk Korban Longsor Cisarua

Kampung Sosial sebagai Pilar Utama

Program “Kampung Sosial” menjadi fondasi utama dalam kegiatan ini. Konsep ini mengedepankan integrasi berbagai bentuk intervensi sosial dalam satu kawasan yang terorganisir. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang inklusif, mandiri, dan memiliki daya tahan sosial yang kuat.

Melalui pendekatan kolaboratif, program ini melibatkan pemerintah, relawan, serta masyarakat setempat. Berbagai kegiatan seperti edukasi masyarakat, pemberdayaan ekonomi, hingga aktivitas berbasis komunitas dilakukan secara berkelanjutan di tingkat lokal.

Dengan adanya Kampung Sosial, diharapkan terbentuk ekosistem sosial yang mampu mendorong perubahan positif dari dalam masyarakat itu sendiri.

Baca Juga: Respons Cepat Aduan Warga, Dinsos Jabar Evakuasi Lansia Terlantar dan Anak ODGJ di Sukasari

Penguatan Modal Sosial untuk Ekonomi Berkelanjutan

Selain itu, Dinsos Jabar juga menjalankan program “Modal Sosial” yang berfokus pada penguatan nilai-nilai sosial seperti kepercayaan, norma, serta jejaring sosial sebagai dasar pembangunan berkelanjutan.

Salah satu implementasi nyata dari program ini adalah pelatihan keterampilan pengolahan pangan bagi 24 perempuan dalam kategori Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE).

Para peserta diberikan pelatihan membuat produk olahan berupa keripik pisang sebagai peluang usaha produktif.

Setelah pelatihan, peserta dibagi ke dalam lima kelompok usaha dan mendapatkan bantuan peralatan produksi untuk menunjang keberlanjutan usaha mereka.

Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Golden Future Indonesia sebagai mitra pendamping.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan sekaligus memperkuat peran mereka dalam mendukung ketahanan keluarga.

Baca Juga: Berbekal Analisis CCTV Digital, Tim Gabungan Ringkus Pelaku Begal Mudik Sukabumi 2026

Program “Kawal Bansos” Tingkatkan Literasi Keuangan

Program berikutnya adalah “Kawal Bansos” yang menyasar 32 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.

Program ini menitikberatkan pada peningkatan literasi keuangan masyarakat agar bantuan sosial dapat dimanfaatkan secara optimal dan produktif.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi terkait pengelolaan keuangan rumah tangga, pengendalian perilaku konsumtif, serta pentingnya memanfaatkan bantuan secara bijak.

Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari penggunaan dana bantuan pada aktivitas negatif, termasuk perjudian daring.

Materi disampaikan oleh narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Barat serta DP3AKB Kota Sukabumi.

Selain literasi finansial, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai ketahanan keluarga dan pentingnya program keluarga berencana (KB).

Baca Juga: KDM Janji Infrastruktur Desa Sukabumi Jadi Prioritas, Ajak Kades Kerja Sebaik-baiknya

“Jalan-Jalan Sosial” Bangun Kesadaran Kolektif

Sebagai bagian dari penguatan Kampung Sosial, Dinsos Jabar juga menggelar kegiatan “Jalan-Jalan Sosial”. Program ini melibatkan 25 anggota Taruna Siaga Bencana serta sekitar 200 warga.

Kegiatan ini tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga edukatif. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai kesiapsiagaan bencana agar lebih sigap menghadapi potensi risiko di wilayahnya.

Selain itu, dilakukan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar Taman Cikondang sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memeriahkan hari jadi Kota Sukabumi sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Baca Juga: Pemulangan WBS Jawa Barat: Dinsos Jabar Terima 41 Warga Binaan dari DKI Jakarta

Respons Positif dan Harapan Ke Depan

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat setempat. Partisipasi aktif warga menjadi indikator bahwa program yang dijalankan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dinas Sosial Jawa Barat berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan.

Dengan pendekatan terintegrasi, masyarakat diharapkan mampu menjadi lebih mandiri secara ekonomi, cerdas dalam memanfaatkan bantuan sosial, serta memiliki ketangguhan sosial dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat, upaya pembangunan sosial di Jawa Barat diharapkan semakin kuat dan berdampak luas.

Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Percepat Sosialisasi Aplikasi Nyari Gawe untuk Luaskan Akses Peluang Kerja bagi Lulusan Sekolah

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.