Jabar

Persiapan Persib vs Persik Kediri: Bojan Hodak "Pusing" Pilih Pemain, Kabar Cedera Febri Hariyadi Terungkap

Didin Wahidin | 7 Maret 2026, 19:18 WIB
Persiapan Persib vs Persik Kediri: Bojan Hodak "Pusing" Pilih Pemain, Kabar Cedera Febri Hariyadi Terungkap
Para pemain Persib Bandung tengah melakukan persiapan jelang laga Persib vs Persik Kediri di GBLA, Senin (9/3/2026).

AKURAT JABAR – Persib Bandung dalam motivasi tinggi menyambut laga pekan ke-25 Super League 2025/2026.

Pasukan Pangeran Biru siap menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin, 9 Maret 2026, dengan ambisi mengamankan tiga poin demi memperkokoh posisi di puncak klasemen.

Menjelang duel sengit tersebut, pelatih kepala Bojan Hodak membawa kabar segar mengenai persiapan Persib vs Persik Kediri.

Pelatih asal Kroasia ini menegaskan bahwa hampir seluruh penggawa Maung Bandung dalam kondisi fisik dan mental yang prima.

Baca Juga: Laga Kandang Terakhir di Bulan Ramadan! Persib Siap Jamu Persik Kediri, Bobotoh Wajib Amankan Tiket

Persaingan Starter Kian Memanas

Kondisi ruang ganti yang kondusif menyusul hasil positif sepanjang musim ini membuat para pemain tampil sangat kompetitif di sesi latihan.

Hodak mengakui bahwa semangat meluap-luap para anak asuhnya justru memberikan "masalah" positif bagi tim kepelatihan.

"Mereka terlihat sangat senang dan punya keinginan besar untuk bermain. Situasi ini membuat saya bingung menentukan siapa yang akan tampil sebagai starting eleven. Namun, sisi baiknya adalah proses pemulihan semua pemain berjalan sangat lancar," ujar Hodak.

Kembalinya sejumlah pilar yang sempat absen menjadi tambahan kekuatan signifikan. Marc Klok dipastikan sudah bugar sepenuhnya dan siap mengomandoi lini tengah.

Sementara itu, Julio Cesar, Kurzawa, Sergio Castel, hingga Frans Putros sudah kembali berlatih normal meski sempat mengalami benturan di laga sebelumnya.

Baca Juga: Sergio Castel Lolos dari Cedera Serius, Marc Klok Alihkan Fokus ke Laga Persib Bandung vs Persik Kediri

Status Medis Febri Hariyadi Jadi Perhatian

Di tengah persiapan Persib vs Persik Kediri, Bojan Hodak juga memberikan perhatian khusus kepada gelandang sayap, Febri Hariyadi.

Pemain jebolan Diklat Persib yang kini tengah menjalani masa pinjaman di Persis Solo tersebut dilaporkan mengalami cedera serius saat sesi latihan.

Manajemen dan tim pelatih Maung Bandung saat ini tengah menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan (second opinion) untuk menentukan langkah penanganan bagi pemain yang akrab disapa "RX-Bow" tersebut.

"Febri telah menemui dokter spesialis dan kami masih menunggu hasilnya. Sangat penting bagi kami untuk mendapatkan diagnosa yang akurat sebelum memutuskan apakah dia perlu naik meja operasi atau tidak," jelas pelatih berkepala plontos tersebut.

Baca Juga: Hasil Persib vs Madura United Super League 2026: Maung Bandung Pesta Gol 5-0 di GBLA

Tanggung Jawab Profesional Pangeran Biru

Meskipun saat ini Febri berkostum Laskar Sambernyawa, Hodak menekankan bahwa Persib tetap memegang tanggung jawab moral dan profesional terhadap masa depan sang pemain.

Mengingat Febri adalah aset jangka panjang klub, perkembangan medisnya terus dipantau secara intensif oleh tim dokter Persib.

"Statusnya di sana adalah pinjaman, dia tetap pemain kami. Begitu tingkat keparahan cederanya teridentifikasi secara pasti, barulah kami mengambil tindakan terbaik untuk kariernya," pungkas Hodak.

Hasilnya, laga kontra Persik Kediri tidak hanya menjadi ajang pembuktian kedalaman skuad Maung Bandung, tetapi juga cerminan solidaritas klub terhadap seluruh pemainnya, baik yang berada di dalam maupun di luar skuad utama.

Dengan demikian, Bobotoh diharapkan memenuhi tribun GBLA untuk memberikan suntikan semangat tambahan bagi perjuangan Pangeran Biru mempertahankan takhta klasemen.

Baca Juga: Hanya Jeda Dua Hari, Bojan Hodak Pastikan Persib Siap Tempur Lawan Madura United di GBLA

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.