Jembatan Garuda Purwakarta Resmi Beroperasi: Om Zein dan TNI-Polri Pangkas Jarak Babakancikao-Jatiluhur

AKURAT JABAR – Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama jajaran TNI dan Polri resmi membuka akses transportasi baru melalui peresmian Jembatan Sungai Cikao pada Senin (9/3/2026).
Infrastruktur vital ini menjadi jawaban atas penantian panjang warga Kecamatan Babakancikao dan Kecamatan Jatiluhur yang selama ini terpisah oleh aliran sungai.
Peresmian ini merupakan bagian dari peluncuran masif 200 titik Jembatan Garuda Purwakarta 2026 secara serentak di seluruh Indonesia.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, memimpin langsung agenda tersebut secara virtual.
Sementara itu, prosesi gunting pita di Desa Hegarmanah dilakukan oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, bersama Dandim 0619 Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra dan Kapolres AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.
Kolaborasi Lintas Sektoral untuk Purwakarta Istimewa
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiasi TNI Angkatan Darat dalam membangun jembatan gantung tersebut.
Menurutnya, proyek yang menggunakan anggaran pemerintah pusat ini menjadi bukti nyata kekuatan kolaborasi antara instansi keamanan dan pemerintah daerah.
“Kami berterima kasih kepada Dandim dan Kapolres yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Kolaborasi ini adalah kunci utama untuk mendorong kemajuan infrastruktur di wilayah Purwakarta,” ungkap Bupati yang akrab warga sapa dengan panggilan Om Zein tersebut.
Faktanya, keberadaan jembatan ini memotong jalur perjalanan warga secara signifikan. Sebelum ada akses ini, masyarakat harus menempuh rute memutar yang jauh dan melelahkan.
Oleh sebab itu, jembatan ini hadir sebagai solusi konkret untuk mempercepat mobilitas ekonomi, layanan kesehatan, hingga akses para pelajar.
Baca Juga: Dongkrak Ekonomi, Bupati Karawang Aep Syaepuloh Resmikan Jembatan Curug Senilai Rp60 Miliar
Target Ambisius: Satu Bulan Tiga Jembatan Baru
Selain itu, Pemkab Purwakarta berencana segera meningkatkan kualitas jalan penghubung menuju lokasi jembatan.
Untuk tahap awal, petugas akan melakukan perbaikan agar kendaraan roda dua dan pejalan kaki dapat melintas dengan tingkat keamanan yang lebih baik.
Bupati Om Zein juga mengingatkan kepada seluruh warga untuk senantiasa memelihara aset publik tersebut.
“Jembatan ini adalah milik bersama. Saya meminta masyarakat untuk merawatnya agar manfaatnya bisa kita rasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Selanjutnya, Dandim 0619/Purwakarta, Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra, menjelaskan bahwa program Jembatan Garuda bertujuan untuk menghapus isolasi antarwilayah di pelosok.
Menariknya, Kodim 0619 menargetkan pembangunan dua hingga tiga jembatan baru setiap bulan hingga akhir tahun 2026 mendatang.
Stabilitas Keamanan dan Percepatan Ekonomi
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi, menyatakan bahwa kepolisian mendukung penuh percepatan pembangunan ini.
Sebab, akses jalan yang memadai berbanding lurus dengan peningkatan stabilitas keamanan wilayah.
“Polres Purwakarta sangat mengapresiasi langkah TNI. Jembatan ini memberikan dampak instan bagi mobilitas warga, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Akhirnya, peresmian Jembatan Gantung Garuda Cikao ini menjadi simbol kuat transformasi menuju Purwakarta Istimewa.
Dengan demikian, hambatan geografis bagi warga Desa Hegarmanah kini telah teratasi, membuka lebar peluang ekonomi dan pendidikan yang lebih efisien.
Baca Juga: Pastikan Jalur Mudik Mantap, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pimpin Touring Cek Jalan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








