Jabar

Dorong Kemandirian Ekonomi Umat, PP Persis Resmi Buka Persis Ramadan Expo 2026 di TSM Bandung

Didin Wahidin | 6 Maret 2026, 22:30 WIB
Dorong Kemandirian Ekonomi Umat, PP Persis Resmi Buka Persis Ramadan Expo 2026 di TSM Bandung
Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menggelar Persis Ramadan Expo 2026 yang digelar di area parkir barat Trans Studio Mal Bandung, Jumat 6 Maret 2026.

AKURAT JABAR – Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis) resmi meluncurkan ajang Persis Ramadan Expo 2026 di area parkir barat Trans Studio Mall (TSM) Bandung, Jumat (6/3/2026).

Perhelatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menunjukkan taji di sektor ekonomi kerakyatan dan kewirausahaan berbasis umat.

Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta Ketua Umum PP Persis Jeje Zaenudin.

Hadir pula jajaran pengurus organisasi serta ratusan pelaku usaha dari kalangan internal Persis.

Baca Juga: Koperasi Wanita di Jawa Barat: Tulang Punggung Ekonomi Jabar dengan Aset Rp673 Triliun

Farhan: Persis Adalah Wajah dan Identitas Kota Bandung

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan apresiasi tinggi terhadap posisi strategis Persatuan Islam.

Menurutnya, Persis bukan sekadar organisasi massa, melainkan bagian tak terpisahkan dari identitas ibu kota Jawa Barat.

"Persis ini adalah wajah Kota Bandung. Mengingat hanya ormas Islam ini yang memiliki kantor pusat (DPP) di Bandung, maka pemerintah wajib menjaga dan mendukung keberadaannya," tegas Farhan di sela-sela peninjauan stand expo.

Selain itu, Farhan menyoroti tradisi kewirausahaan yang melekat pada tokoh-tokoh Persis sejak masa lampau.

Ia menilai banyak ulama Persis yang merangkap sebagai pedagang sukses, sehingga kemandirian ekonomi sudah menjadi DNA organisasi tersebut.

"Sudah saatnya Persis hadir sebagai komunitas wirausahawan yang solid. Ormas keislaman harus mandiri secara finansial melalui gerakan usaha yang nyata," tambahnya.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Rakyat, Wagub Jabar Erwan Setiawan Minta Pengusaha Japnas Jadi Mentor Jutaan UMKM

Dukungan Menteri Koperasi untuk Jaringan Distribusi UMKM

Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, turut menyatakan kekagumannya terhadap kualitas produk yang dipamerkan dalam Persis Ramadan Expo 2026.

Ia memandang kegiatan ini mampu membangkitkan optimisme baru dalam pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

"Kami sangat berharap Persis Ramadan Expo 2026 menjadi agenda rutin tahunan. Produk-produk UMKM hasil kreasi warga Persis memiliki potensi besar untuk masuk ke dalam jaringan distribusi koperasi nasional," ujar Ferry.

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif.

Baca Juga: Menteri UMKM Ajak HMI Berperan dalam Pemberdayaan Ekonomi Lewat Kewirausahaan, Jadi Ruang Kontribusi Nyata

Hadirkan 50 Produk Unggulan: Mulai dari Kuliner hingga Skin Care

Ketua Umum PP Persis, Jeje Zaenudin, menjelaskan bahwa expo ini merupakan tindak lanjut dari amanat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

Tujuan utamanya adalah menghimpun potensi ekonomi anggota dan memperkenalkan produk lokal berkualitas kepada masyarakat luas.

Untuk tahap awal, ajang ini melibatkan pelaku usaha dari wilayah Jawa Barat sebagai pilot proyek. Selama tiga hari, pengunjung bisa berburu berbagai kebutuhan menjelang Idulfitri.

Daftar Produk Unggulan di Persis Ramadan Expo 2026:

  • Sektor Agrikultur: Produk pertanian dan perkebunan segar.

  • Kuliner: Berbagai olahan pangan khas dan takjil berkualitas.

  • Perawatan Tubuh: Lebih dari 20 produk skin care lokal warga Persis.

  • Kebutuhan Rumah Tangga: Perlengkapan harian yang higienis dan halal.

"Expo ini mempertemukan langsung produsen dengan pasar. Ternyata, banyak produk komunitas kami yang berkualitas tinggi namun selama ini belum tersosialisasi dengan maksimal," jelas Jeje.

Baca Juga: Menkop Ferry Dorong KDMP Segera Matangkan Proposal Bisnis Jelang Operasional pada Bulan Oktober

Transformasi Dakwah Melalui Peradaban Ekonomi

Persis saat ini tengah membangun ekosistem ekonomi syariah yang komprehensif.

Selain pameran, organisasi ini juga memperkuat layanan melalui Persis Halal Center dan lembaga pemeriksa halal guna membantu sertifikasi produk UMKM.

"Kami ingin mentransformasikan gerakan dakwah. Bukan lagi sekadar penyampaian lisan, tetapi menjadi gerakan peradaban nyata melalui aktivitas ekonomi umat," pungkas Jeje.

Dengan demikian, sinergi antara pemerintah dan ormas seperti Persis diharapkan mampu menciptakan ketahanan ekonomi nasional yang berbasis pada nilai-nilai keislaman dan kemandirian lokal.

Baca Juga: Pesona Kreatif Nusantara Soroti UMKM, Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Berkelanjutan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.