SEMMI Jabar Dukung Langkah-langkah Strategis Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Banjir di Jawa Barat

AKURAT JABAR - Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Jawa Barat sikapi tindakan tegas dan berani Dedi Mulyadi dalam menangani bencana banjir yang melanda beberapa daerah di Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam beberapa waktu dekat ini tengah melancarkan sejumlah aksinya terkait penanganan banjir yang terjadi di sejumlah kawasan seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Penanganan yang dilakukan Dedi berkaitan dengan pembenahan tata kelola DAS (daerah aliran sungai) yang kurang tepat dan pengembalian lahan hijau sebagai wilayah resapan air.
Untuk melakukan pencegahan banjir jangka panjang, Gubernur Jawa Barat ini juga mulai melakukan langkah-langkah strategis dalam memperbaiki tata ruang yang buruk dan menyalahi fungsinya, antara lain: Menindak tegas pelaku pembangunan di area yang melanggar; mengaudit seluruh perumahan di Jabar yang rawan banjir; mencabut Perda Jabar Nomor 9 Tahun 2022; melarang pembangunan villa dan bangunan sejenis di kawasan puncak; serta mengembalikan fungsi konservasi lahan yang berubah.
Baca Juga: Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Bandung Selatan
Ketua Umum PW SEMMI Jawa Barat, Septian Insan Wibawa dalam pandangannya menilai langkah yang dilakukan Dedi sangat tepat dan berani. Pembongkaran bangunan wisata Hibisc Fantasy di Puncak Bogor yang menyalahi aturan tata ruang kawasan konservatif hutan menjadi bukti konkret kepemimpinannya dalam melaksanakan visi 'Lembur di urus, kota di tata' Jawa Barat Istimewa.
"Saya mendukung langkah-langkah berani yang sedang dilakukan Kang Dedi Mulyadi seperti penertiban tempat-tempat yang merusak lingkungan, tentunya agar tata kelola pembangunan di Jawa Barat lebih baik lagi," ungkap Septian, Senin (10/3/2025).
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Perintahkan Pembongkaran Hibisc Fantasy di Puncak Bogor
Septian juga berharap hal yang sama dilakukan oleh seluruh Kepala Daerah di Jawa Barat dalam menertibkan tempat-tempat yang merusak lingkungan dan berpotensi menyebabkan bencana.
"Saya sih berharap para Bupati dan Walikota di Jawa Barat memiliki semangat dan keberanian yang sama seperti Gubernur Jawa Barat dalam menertibkan tempat-tempat yang merusak lingkungan. Visi Jawa Barat Istimewa hanya bisa terwujud dengan keselarasan dan keberanian yang sama antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah," pungkasnya.
Baca Juga: Sinergi Atasi Banjir, Empat Daerah di Jabar Siap Kolaborasi dengan Pemdaprov Jawa Barat
Lanjut Septian, hal yang tidak kalah penting yang harus diperhatikan pemerintah dalam penanganan kebencanaan ini adalah masalah pengelolaan sampah. Sampah menjadi urusan serius yang juga harus disikapi.
"Ya, masalah sampah juga sampai saat ini tidak pernah selesai. Padahal pengelolaan sampah yang baik akan menghasilkan lingkungan Jabar yang bersih dan sehat. Limbah masyarakat maupun limbah pabrik jadi penyumbang masalah lingkungan juga. Kami tunggu langkah-langkah istimewa dari Kang Dedi," kata Septian menutup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










