Siapkan Rp16,7 Triliun, Bank Indonesia Jawa Barat Buka 359 Titik Penukaran Uang Jelang Lebaran 2026

AKURAT JABAR – Bank Indonesia Jawa Barat memastikan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026, pihak BI menyiapkan dana mencapai Rp16,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan warga di Tanah Pasundan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, menjelaskan bahwa alokasi besar ini tersebar di tiga wilayah utama.
Oleh karena itu, rinciannya mencakup Rp10,29 triliun untuk wilayah Jawa Barat (Bandung dsk), Rp3,89 triliun untuk Cirebon, dan Rp2,55 triliun untuk wilayah Tasikmalaya.
"Kami ingin memastikan ketersediaan uang tunai bagi masyarakat tercukupi dengan kualitas yang baik selama masa libur hari raya," ujar Muhamad Nur di Bandung, Kamis (26/2/2026).
Layanan Tersebar di 359 Titik Strategis
Sebab ingin mempermudah akses warga, Bank Indonesia menggandeng pihak perbankan untuk menyediakan 359 titik layanan penukaran.
Lokasi ini tersebar di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, termasuk di antaranya 285 loket perbankan resmi.
Maka dari itu, petugas akan berjaga di lokasi strategis seperti masjid, pusat olahraga, terminal, hingga tempat istirahat (rest area) jalan tol.
Layanan ini dijadwalkan berlangsung mulai 2 Maret hingga 12 Maret 2026. Durasi layanan sengaja dibuat lebih panjang agar masyarakat lebih leluasa menyiapkan kebutuhan Lebaran.
Mekanisme Penukaran Melalui Aplikasi PINTAR
Untuk menjaga ketertiban, masyarakat wajib melakukan pemesanan penukaran terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR.
Langkah ini diambil guna menjamin transparansi dan kenyamanan warga saat mengantre di lokasi penukaran.
Perlu diketahui, setiap warga nantinya akan mendapatkan kuota paket penukaran maksimal senilai Rp5,3 juta.
Paket tersebut terdiri dari berbagai pecahan mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000 sesuai dengan ketentuan resmi yang berlaku.
Imbauan Hindari Jasa Penukaran Ilegal
Lebih lanjut, Muhamad Nur mengimbau masyarakat agar hanya menukar uang di lokasi-lokasi resmi yang telah disediakan.
Pasalnya, penukaran di tempat resmi menjamin jumlah uang yang akurat serta keaslian uang yang terjaga tanpa ada biaya tambahan.
Pada akhirnya, sinergi antara Bank Indonesia dan perbankan ini diharapkan dapat menopang aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan suci.
Dengan demikian, warga dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari kemenangan dengan lebih tenang dan nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










