Jabar

Jalan Bendungan Sadawarna Ambles, Bupati Dony Pastikan Perbaikan Sebelum Lebaran

Didin Wahidin | 13 Maret 2026, 09:00 WIB
Jalan Bendungan Sadawarna Ambles, Bupati Dony Pastikan Perbaikan Sebelum Lebaran
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir gerak cepat tangani Jalan Bendungan Sadawarna Ambles.

AKURAT JABAR – Pemerintah Kabupaten Sumedang bergerak cepat menyikapi kondisi kritis infrastruktur di kawasan Bendungan Sadawarna.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, memastikan bahwa penanganan Jalan Bendungan Sadawarna Ambles akibat pergerakan tanah akan segera berlangsung dalam waktu dekat.

Kepastian ini muncul setelah Bupati Dony melakukan koordinasi intensif melalui video call dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Marasi Deon Jubert, pada Kamis (12/3/2026).

Langkah proaktif ini diambil untuk menjawab aspirasi masyarakat yang merasa khawatir dengan kondisi jalan yang semakin rawan bagi para pengendara.

“Saya menanyakan langsung kepada pihak BBWS terkait rencana perbaikan jalan lingkar kanan Bendungan Sadawarna. Masyarakat sangat membutuhkan kepastian karena tanah di sana rawan bergeser,” ujar Dony.

Baca Juga: Angkat Ekonomi Lokal, Dedi Mulyadi Puji Inovasi Eduwisata Garudafood Sumedang

Perbaikan Darurat Kejar Target Mudik Lebaran

Faktanya, kondisi tanah yang tidak stabil di jalur lingkar tersebut memerlukan intervensi teknis yang segera.

Kepala BBWS Citarum, Deon, menjelaskan bahwa pihaknya akan memprioritaskan penanganan sementara agar jalan tetap dapat dilalui kendaraan menjelang arus mudik Lebaran 1447 H.

Oleh sebab itu, konstruksi jalan akan diperkuat pada titik-titik rawan pergeseran. Penanganan sementara ini bertujuan untuk menjaga konektivitas antarwilayah tanpa mengabaikan aspek keselamatan pengguna jalan.

“Untuk penanganan sementara bisa segera kami lakukan. Konstruksinya akan diperkuat sehingga jalur di atasnya masih bisa dilalui kendaraan secara aman,” kata Deon menanggapi permintaan Bupati.

Baca Juga: Wagub Erwan Tinjau Arus Mudik di Terminal Ciakar Sumedang, Pastikan Layanan Posko Terpadu Optimal

Skema Perbaikan Permanen Tunggu Anggaran

Selanjutnya, Deon menambahkan bahwa perbaikan secara permanen terhadap Jalan Bendungan Sadawarna Ambles saat ini masih dalam tahap pengajuan anggaran.

Mengingat cakupan kerusakan yang cukup luas dan struktur tanah yang kompleks, pekerjaan permanen membutuhkan perencanaan yang lebih matang dan biaya yang besar.

“Proses pengajuan anggaran untuk perbaikan permanen sedang berjalan. Kami berharap perbaikan sementara ini bisa masyarakat manfaatkan secara optimal sambil menunggu pelaksanaan proyek permanen selesai,” tuturnya.

Menariknya, Bupati Dony menegaskan kembali kepada publik bahwa fungsionalitas jalan tetap menjadi komitmen utama pemerintah daerah. Ia menargetkan minggu ini tim teknis sudah mulai bekerja di lapangan untuk memperbaiki akses tersebut.

Baca Juga: Pemprov Jabar Serahkan Bantuan Logistik Sebesar Rp286 Juta Untuk Korban Banjir Cimanggung Kabupaten Sumedang

Apresiasi Masyarakat dan Kelancaran Logistik

Selain itu, Bupati berharap perbaikan sementara ini dapat memperlancar akses logistik dan mobilitas masyarakat Sumedang.

Mengingat kawasan Bendungan Sadawarna merupakan jalur vital, kenyamanan pengendara menjadi tolok ukur keberhasilan penanganan darurat ini.

“Insyaallah minggu ini akan ada perbaikan sementara sehingga jalan bisa lebih nyaman dilalui. Intinya, sebelum Lebaran jalur lingkar kanan ini sudah memadai untuk dilintasi,” tambah Dony.

Akhirnya, langkah sigap Pemkab Sumedang dan BBWS Citarum diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan di titik ambles tersebut.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi merasa was-was saat melintasi jalur lingkar Bendungan Sadawarna selama masa libur panjang mendatang.

Baca Juga: Jaga Hulu Citarum, Gerakan Pramuka Jawa Barat Targetkan Hijaukan 100 Hektare Lahan di Situ Cisanti

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.