Sapa Ribuan Warga Tambun, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ingatkan Pejabat Tak 'Makan' Anggaran Rakyat

AKURAT JABAR – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) bersama Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menghadiri Safari Ramadan di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Sabtu (20/2/2026) malam.
Acara yang menghadirkan Ustadz Das'ad Latif ini menjadi ajang penguatan sinergi antara Pemprov Jabar dan Pemkab Bekasi.
Oleh karena itu, KDM memanfaatkan momentum ini untuk mengingatkan para penyelenggara negara mengenai filosofi kepemimpinan.
Sebab, menurut sosok yang akrab disapa Kang Dedi ini, tugas utama pemimpin adalah memberikan kemudahan dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat.
Kritik Pola Belanja Anggaran dan Transparansi
Dalam orasi budayanya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memberikan kritik tajam terhadap pola belanja anggaran yang belum efektif.
Ia menegaskan bahwa pengelola amanah publik atau Amilin tidak boleh mengambil porsi anggaran terlalu besar untuk kepentingan birokrasi.
Maka dari itu, ia membatasi porsi biaya operasional birokrasi hanya di angka 10 hingga 15 persen. Pasalnya, jika belanja pegawai terlalu besar, maka sisa anggaran untuk rakyat, seperti pembangunan sekolah rusak dan perbaikan jalan, akan menjadi sangat kecil.
“Rakyat harus tahu sampai titik koma anggaran kita. Umumkan secara terbuka berapa uang kita dan untuk apa peruntukannya,” tegas KDM di hadapan ribuan warga.
Baca Juga: Perkuat Layanan Damkar, Pemkab Bekasi Terima Hibah Tanah Ribuan Meter dari Pemprov Jabar
Waspadai Banjir Akibat Pembangunan di Hulu
Selain masalah anggaran, KDM juga menyoroti keseimbangan lingkungan yang berdampak langsung pada Kabupaten Bekasi.
Oleh sebab itu, ia memperingatkan dampak pembangunan hunian tak terkendali di wilayah hulu yang menyebabkan banjir di wilayah hilir seperti Tambun.
Hasilnya, air dari pegunungan akan langsung lari ke Bekasi jika sungai dangkal dan penuh dengan sampah.
Dengan demikian, ketaatan terhadap hukum alam menjadi bagian dari bentuk ibadah dan tanggung jawab pemimpin dalam melindungi warganya dari bencana.
Bekasi Kejar Perbaikan Jalan Rusak
Sementara itu, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur di wilayah padat penduduk tersebut.
Sebagai informasi, Kecamatan Tambun Selatan dihuni sekitar 700 ribu jiwa, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam infrastruktur.
Merespons aspirasi warga, Asep mengonfirmasi bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mempercepat pergeseran anggaran untuk perbaikan jalan.
Baca Juga: Atasi Banjir Hilir, Pemkab Bekasi Minta Pemprov Jabar Percepat Perbaikan Tanggul di Kabupaten Bekasi
Oleh karena itu, ia optimistis infrastruktur yang dikeluhkan masyarakat akan segera diperbaiki dalam waktu dekat.
“Insya Allah jalan-jalan yang rusak akan segera kita bangun. Saat ini proses administrasi pergeseran anggaran sedang berjalan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ungkap Asep.
Pada akhirnya, Safari Ramadan ini bukan sekadar kegiatan religi, melainkan simbol hadirnya negara di tengah masyarakat.
Dengan sinergi ini, diharapkan tata kelola pemerintahan di Jawa Barat dan Bekasi semakin akuntabel dan berpihak pada kesejahteraan rakyat luas.
Baca Juga: Atasi Backlog Hunian, Kementerian PKP Sosialisasi Program Apartemen Bersubsidi di Kabupaten Bekasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








