Kunjungi Cirebon, Menpar Widiyanti Putri Wardhana Pastikan Kesiapan Destinasi Wisata Jelang Libur Lebaran 2026

AKURAT JABAR – Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, memprediksi angka kunjungan wisatawan ke kawasan Cirebon akan melonjak tajam pada momen libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Guna memastikan kesiapan lapangan, Menpar melakukan kunjungan kerja maraton ke sejumlah titik strategis di Kota dan Kabupaten Cirebon, Selasa (10/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Menpar Widiyanti menggandeng Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Iendra Sofyan, serta jajaran Pemerintah Kota Cirebon.
Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan setiap destinasi mampu memberikan pelayanan publik, fasilitas kebersihan, serta aspek keamanan yang prima bagi pelancong.
“Kami melakukan kunjungan kerja di tengah bulan Ramadan ini untuk melihat secara langsung bagaimana tempat wisata di Cirebon mempersiapkan diri menyambut lonjakan wisatawan pada libur Nyepi dan Lebaran mendatang,” ujar Menpar Widiyanti.
Menelusuri Jejak Sejarah di Keraton Kasepuhan dan Museum Topeng
Faktanya, destinasi pertama yang menjadi sasaran tinjauan adalah Keraton Kasepuhan.
Sebagai ikon sejarah tertua di Jawa Barat, Keraton Kasepuhan menyatakan kesiapannya menyambut tamu dengan suasana asri dan museum pusaka yang terawat.
Menpar Widiyanti bahkan mendapatkan kehormatan karena diterima langsung oleh Yang Mulia Sultan Sepuh XV.
Selanjutnya, rombongan bergeser ke Museum Topeng Cirebon yang berlokasi di lingkungan Balaikota.
Destinasi edukasi ini menyimpan kekayaan filosofi budaya melalui koleksi 130 hingga 150 karakter topeng tradisional serta replika Kereta Paksi Naga Liman.
Geliat Ekonomi Kreatif di Kawasan Batik Trusmi
Selain itu, Menpar Widiyanti menyambangi sentra oleh-oleh di kawasan Batik Trusmi, salah satunya Toko EB Batik Tradisional.
Ia melihat langsung bagaimana aktivitas ekonomi kreatif tetap bergeliat di tengah persiapan menyambut musim liburan.
Oleh sebab itu, Menpar berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan pariwisata Cirebon.
Ia menilai perpaduan potensi budaya, sejarah, dan kuliner menjadikan Cirebon sebagai destinasi yang sangat kompetitif di kancah nasional.
Baca Juga: Iendra Sofyan Resmikan 7 Desa Wisata Subang 2025, Perkuat Destinasi Unggulan Jabar
Diskon Tiket Kereta 30 Persen dan Kesiapan Transportasi Umum
Menariknya, kunjungan berakhir di Stasiun Kereta Api Cirebon. Menpar meninjau berbagai fasilitas publik mulai dari pusat informasi, ruang laktasi, hingga fasilitas kesehatan.
Ia menekankan bahwa mudik menggunakan transportasi umum, khususnya kereta api, merupakan pilihan yang paling aman dan nyaman.
Sebagai langkah konkret mendorong mobilitas wisatawan, Menpar mengungkapkan rencana strategis kolaborasi antarinstansi.
“Kami akan mengupayakan potongan harga tiket kereta api hingga 30 persen melalui kolaborasi lintas sektor. Kebijakan ini kami harap mampu mendorong lebih banyak orang untuk berwisata,” tambahnya.
Baca Juga: Jawa Barat Puncaki IMTI 2025, Jadi Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik di Indonesia
Komitmen Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
Akhirnya, Menpar Widiyanti berpesan agar seluruh pelaku ekosistem pariwisata tetap menjaga standar keamanan yang tinggi.
Ia ingin setiap wisatawan yang berkunjung ke Cirebon pulang membawa pengalaman yang indah dan berkesan.
Dengan demikian, kesiapan infrastruktur dan dukungan kebijakan seperti diskon tiket menjadi kunci utama kesuksesan Wisata Cirebon Libur Lebaran 2026.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu menjadikan momen libur panjang kali ini sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat Cirebon.
Baca Juga: Whoosh Jadi Primadona, Kunjungan Wisatawan Jawa Barat 2025 Mengalami Lonjakan Signifikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








