Jabar

Cegah Kebakaran Saat Rumah Kosong, Simak Tips Mudik Aman Kabupaten Bekasi 2026 dari Dinas Damkar

Didin Wahidin | 19 Maret 2026, 11:07 WIB
Cegah Kebakaran Saat Rumah Kosong, Simak Tips Mudik Aman Kabupaten Bekasi 2026 dari Dinas Damkar
Personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi.

AKURAT JABAR – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi mengeluarkan peringatan penting bagi warga yang hendak pulang ke kampung halaman.

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, masyarakat wajib meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran saat meninggalkan hunian dalam waktu lama.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, menegaskan bahwa langkah antisipasi dini adalah kunci utama keselamatan.

Kelalaian kecil pada instalasi listrik atau kompor gas dapat berakibat fatal jika rumah berada dalam kondisi kosong tanpa pengawasan.

“Kami ingin mengimbau seluruh warga Kabupaten Bekasi agar memastikan rumah tetap aman selama mudik. Jangan sampai kebahagiaan lebaran terganggu oleh musibah kebakaran,” ujar Adeng Hudaya, Rabu (18/3/2026).

Baca Juga: BMKG Beri Peringatan! Musim Kemarau Jawa Barat 2026 Datang Lebih Awal, 93 Persen Wilayah Bakal Lebih Kering

Putuskan Aliran Listrik: Langkah Pertama Cegah Korsleting

Faktanya, korsleting listrik menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah di Indonesia. Oleh sebab itu, Adeng mengingatkan warga untuk mencabut seluruh steker peralatan elektronik sebelum mengunci pintu rumah.

Langkah teknis yang harus Anda lakukan meliputi:

  • Mencabut kabel televisi, kulkas, dan dispenser dari colokan utama.

  • Memastikan tidak ada perangkat pengisi daya (charger) yang masih menempel di stopkontak.

  • Mematikan lampu yang tidak perlu guna mengurangi beban arus listrik.

“Cabut semua steker aset elektronik untuk menghindari lonjakan arus yang memicu korsleting,” tegasnya.

Baca Juga: Kabasarnas dan Kapolda Jabar Tinjau Kesiapan Posko Terpadu KM 57 Tol Japek

Amankan Area Dapur: Cabut Regulator Gas!

Selanjutnya, area dapur menjadi perhatian serius tim Damkar. Selain memastikan kompor dalam kondisi mati, Adeng menyarankan masyarakat untuk melepas regulator dari tabung gas (LPG).

Menariknya, melepas regulator dinilai jauh lebih efektif daripada sekadar mematikan knop kompor. Langkah ini menutup total jalur keluarnya gas, sehingga meminimalisir risiko ledakan akibat kebocoran selang yang mungkin digigit tikus atau mengalami pelapukan.

“Periksa kembali kompor gas atau minyak. Agar jauh lebih aman, lepaskan regulator dari tabung gasnya langsung,” tambahnya.

Baca Juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Jabar Siagakan Puluhan Posko Mudik di Titik Rawan Bencana

Manajemen Air dan Koordinasi Lingkungan

Selain itu, imbauan juga mencakup pengelolaan sumber daya air. Warga diminta mematikan seluruh keran air dan mengosongkan bak penampungan.

Langkah ini bertujuan mencegah kebocoran pipa yang dapat merusak bangunan atau menciptakan genangan air yang mengundang sarang nyamuk.

Tak kalah penting, Adeng meminta pemudik melakukan koordinasi dengan lingkungan sekitar sebelum berangkat.

  1. Melaporkan rencana perjalanan kepada pengurus RT/RW atau pihak keamanan setempat.

  2. Meninggalkan nomor telepon aktif yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat.

  3. Menitipkan kunci rumah kepada kerabat terpercaya jika diperlukan.

Baca Juga: BMKG Siapkan Layanan Cuaca Terintegrasi Ina-SIAM hingga InaWIS untuk Arus Mudik Lebaran 2026

Akses Cepat Pos Pemadam Kebakaran Terdekat

Akhirnya, jika terjadi situasi darurat atau melihat kepulan asap di area pemukiman, warga diminta segera menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat.

Kecepatan pelaporan sangat menentukan keberhasilan petugas dalam melokalisir api sebelum merembet ke bangunan lain.

“Rumah aman, perjalanan mudik pun jadi nyaman. Mari kita disiplin menjalankan langkah pencegahan ini demi kenyamanan bersama,” pungkas Adeng.

Dengan demikian, penerapan Tips Mudik Aman Kabupaten Bekasi 2026 ini diharapkan dapat menekan angka kejadian kebakaran di wilayah Bekasi selama musim libur panjang lebaran.

Baca Juga: Waspada Hujan Sore Hari, BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob dan Longsor Selama Idulfitri 2026 di Jawa Barat

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.