Jabar

Pesan Lebaran Dedi Mulyadi 2026: Gubernur Jabar Minta Maaf Soal Pelayanan Publik

Didin Wahidin | 21 Maret 2026, 21:24 WIB
Pesan Lebaran Dedi Mulyadi 2026: Gubernur Jabar Minta Maaf Soal Pelayanan Publik
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

AKURAT JABAR – Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di seluruh wilayah Jawa Barat terpantau berlangsung tertib dan penuh suka cita. Namun, di tengah kemeriahan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan bahwa Lebaran bukan sekadar perayaan euforia, melainkan momentum penting untuk kontemplasi diri.

Pria yang akrab disapa KDM ini memberikan Pesan Lebaran Dedi Mulyadi 2026 yang menyentuh sisi kemanusiaan. Menurutnya, hari kemenangan harus menjadi waktu bagi setiap individu untuk merenungi perjalanan hidup dan hubungan antar sesama.

“Lebaran berjalan dengan baik dan penuh riang gembira. Namun, di balik itu semua, selalu ada ruang untuk merenung. Ada yang menyesali kesalahan, mengingat keluarga yang telah tiada, atau merindukan mereka yang jauh,” ujar KDM di Bandung, Sabtu (21/3/2026).

Baca Juga: Lestarikan Tradisi, Gubernur KDM Sulap Halaman Gedung Sate Jadi Panggung Festival Dulag Jawa Barat 2026

Evaluasi Internal: Pemprov Jabar Akui Pelayanan Belum Optimal

Faktanya, KDM tidak hanya mengajak masyarakat untuk berefleksi, tetapi juga menerapkan prinsip tersebut ke dalam tubuh pemerintahan.

Ia secara terbuka mengakui bahwa kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam melayani kebutuhan publik masih memerlukan banyak perbaikan.

Oleh sebab itu, dalam suasana Idulfitri yang penuh kesucian ini, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh warga Jawa Barat.

Ia menyadari bahwa ekspektasi dan harapan masyarakat terhadap pemerintah belum sepenuhnya terpenuhi.

“Kami menyadari pemerintah belum bisa bekerja dengan baik dalam melayani kebutuhan dan memenuhi harapan masyarakat. Untuk itu, kami memohon maaf kepada seluruh warga Jawa Barat,” tegasnya dengan rendah hati.

Baca Juga: Lautan Jemaah Padati Plaza Balai Kota, Wali Kota Muhammad Farhan Pimpin Suasana Khidmat Salat Idulfitri 1447 H Balai Kota Bandung

Target Perbaikan Kinerja Pasca-Lebaran

Selanjutnya, KDM berharap momentum Idulfitri ini menjadi titik balik (starting point) bagi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar.

Ia menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara untuk memperkuat integritas dan kualitas pelayanan publik ke depan.

Menariknya, kejujuran gubernur dalam mengakui kekurangan pemerintah ini mendapat apresiasi sebagai bentuk transparansi kepemimpinan.

  • Fokus Pelayanan: Mempercepat respons terhadap keluhan warga.

  • Inovasi Program: Melahirkan kebijakan yang lebih menyentuh lapisan masyarakat bawah.

  • Integritas: Memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

Baca Juga: Manfaatkan Libur Lebaran, Gubernur KDM Guyur Diskon Pajak Kendaraan Jawa Barat 2026 Sebesar 10 Persen

Membangun Jawa Barat yang Lebih Solid

Selain itu, Gubernur Jawa Barat optimistis bahwa dengan semangat saling memaafkan, sinergi antara pemerintah dan rakyat akan semakin kokoh.

Persatuan ini dinilai sebagai modal utama untuk menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan di tanah Pasundan.

Akhirnya, melalui Pesan Lebaran Dedi Mulyadi 2026 ini, KDM mengajak semua pihak untuk tidak berhenti pada seremoni maaf-memaafkan, tetapi melanjutkannya dengan tindakan nyata dalam memperbaiki diri dan lingkungan sekitar.

Dengan demikian, Idulfitri tahun ini diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan riang gembira, tetapi juga fondasi yang lebih kuat untuk kemajuan Jawa Barat di masa depan.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem: PLN Jabar Ajak Warga Amankan Listrik saat Musim Hujan, Beri 7 Tips Pencegahan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.