Jabar

Genjot Ekonomi Warga, Sekda Jabar Herman Suryatman Susun Strategi Pariwisata Unggulan 2027

Didin Wahidin | 21 Februari 2026, 19:13 WIB
Genjot Ekonomi Warga, Sekda Jabar Herman Suryatman Susun Strategi Pariwisata Unggulan 2027

AKURAT JABAR – Sekda Jabar Herman Suryatman resmi membuka Forum Perangkat Daerah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat secara daring, Kamis (19/2/2026).

Forum ini bertujuan menyusun arah pembangunan pariwisata dan kebudayaan tahun 2027 agar memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Oleh karena itu, forum strategis ini fokus membahas peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara dengan target yang terukur.

Sebab, pemerintah daerah memerlukan kebijakan berbasis data yang akurat agar setiap program pembangunan tepat sasaran dan efektif.

Baca Juga: Perkuat Ekonomi Kreatif, Disparbud Jabar Sukses Gelar Global Game Jam 2026 di Empat Wilayah

 

Kualitas Wisata dan Digitalisasi Tata Kelola

Berdasarkan paparan Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan, data pertumbuhan kunjungan wisatawan nusantara tahun 2025 menjadi fondasi utama.

Data tersebut berfungsi sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun berjalan dan masa mendatang.

Maka dari itu, Iendra menekankan pentingnya menjaga citra daerah melalui peningkatan keamanan dan kenyamanan.

Lebih lanjut, ia mendorong implementasi digitalisasi dalam seluruh aspek tata kelola pariwisata Jawa Barat.

“Kita harus memastikan pariwisata Jawa Barat tumbuh secara berkualitas, bukan sekadar mengejar kuantitas,” tegas Iendra Sofyan.

Baca Juga: Akses Data Publik: Disparbud Jabar Jamin Keterbukaan Informasi Pariwisata

 

Prinsip 'Napak Mega' dan Perluasan Kerja

Sementara itu, Sekda Jabar Herman Suryatman meyakini sektor budaya dan pariwisata mampu menciptakan lapangan kerja baru secara masif.

Oleh sebab itu, penguatan sektor ini secara otomatis akan menggerakkan usaha mikro di berbagai pelosok daerah Jawa Barat.

Baca Juga: Dorong Dekranasda Jadi Agregator Potensi Ekonomi di Jawa Barat, Sekda Herman Minta Perkuat 3D

Bahkan, Herman mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memegang prinsip filosofis ‘Nerus Bumi, Napak Mega, Napak Sanca’ dalam bekerja.

Pasalnya, penguasaan masalah dan kemampuan mencari solusi (problem solving) menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan destinasi global.

“Kita ingin mengejar kembali angka kunjungan wisatawan dengan target yang lebih berani namun tetap terukur,” ujar Herman.

Baca Juga: Kunjungan Wisatawan ke Jabar Naik 30 Persen, Ini Strategi Disparbud Jaga Tren Positif

 

Sinergi 27 Kabupaten dan Kota

Pada akhirnya, forum ini menghasilkan kesepakatan penting melalui penandatanganan berita acara antara Disparbud Jabar dengan perangkat daerah dari 27 kabupaten/kota.

Dengan demikian, langkah ini menyatukan arah kebijakan pariwisata agar manfaat ekonominya benar-benar mengalir ke saku para pelaku usaha dan warga lokal.

Melalui sinergi ini, posisi Jawa Barat sebagai destinasi unggulan akan semakin kokoh. Hasilnya, peluang kerja akan terbuka lebih lebar dan pendapatan warga di sektor pariwisata serta kebudayaan terus meningkat secara berkelanjutan.

Baca Juga: Gandeng KCIC dan KAI, Disparbud Jabar Dorong Wisata Berbasis Jalur Kereta

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.