Jabar

Cegah Siswa Putus Sekolah, Pemprov Salurkan Beasiswa Personal Pancawaluya Jabar Rp35 Miliar

Didin Wahidin | 12 Februari 2026, 20:10 WIB
Cegah Siswa Putus Sekolah, Pemprov Salurkan Beasiswa Personal Pancawaluya Jabar Rp35 Miliar

AKURAT JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Personal Pancawaluya Jabar tahun anggaran 2025.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 422.5/Kep.777-Disdik/2025.

Langkah ini mempertegas komitmen Pemprov Jabar untuk membangun pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto, menyatakan bahwa siswa sekolah negeri maupun swasta memiliki hak pendidikan yang sama.

Baca Juga: Bukan Cuma Cari Kerja, Empat Siswa Berprestasi Raih Gelar Duta Kreator Affiliate SMK Jabar

 

Target Sasaran Beasiswa Personal Pancawaluya Jabar

Disfik Jabar memastikan penyaluran bantuan ini tepat sasaran. Mereka menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama.

Program ini bertujuan agar hambatan ekonomi tidak memutus layanan pendidikan terhadap para siswa.

"Negara harus hadir memastikan semua anak mendapatkan kesempatan belajar yang sama," tegas Purwanto pada Rabu (11/2/2026).

Baca Juga: Pemprov Jabar Alokasikan Rp112,5 Miliar untuk Pembangunan Sekolah Baru di Jawa Barat

 

Alokasi Anggaran dan Jumlah Penerima Manfaat

Pemprov Jabar mengalokasikan dana fantastis sebesar Rp35 miliar untuk menyukseskan program ini.

Adapun bantuan tersebut menyasar sebanyak 4.641 siswa sekolah negeri dan 4.760 siswa sekolah swasta.

Setiap penerima Beasiswa Personal Pancawaluya Jabar akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp3.600.000.

Dana ini diberikan untuk mendukung kebutuhan siswa selama masa pendidikan mereka.

Baca Juga: Dukung Sekolah Swasta, Pemprov Jabar Siapkan Rp218 Miliar untuk Beasiswa Siswa Tidak Mampu

 

Komitmen Menghapus Angka Putus Sekolah

Kadisdik Purwanto menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang wajib terpenuhi bagi setiap anak.

Ia juga berharap ke depan tidak ada lagi anak di Jawa Barat yang berhenti sekolah karena faktor ekonomi.

Pada akhirnya, Beasiswa Personal Pancawaluya Jabar menjadi jembatan bagi ribuan siswa untuk meraih masa depan lebih cerah.

Pemprov Jabar terus berupaya agar pemerataan akses pendidikan berkualitas dapat menjangkau seluruh pelosok daerah.

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Pastikan Anggaran Beasiswa Siswa SMA SMK Swasta Tetap Tersedia di APBD 2026

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.