Jabar

Pemprov Jabar Beri Pengobatan Intensif bagi Atlet Rugby Asal Garut Siti Nur Rahayu

Didin Wahidin | 9 Februari 2026, 13:03 WIB
Pemprov Jabar Beri Pengobatan Intensif bagi Atlet Rugby Asal Garut Siti Nur Rahayu

AKURAT JABAR – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat merespons cepat kebutuhan medis atlet rugby asal Garut, Siti Nur Rahayu (22). Saat ini, Siti telah mendapatkan perawatan intensif di RS Welas Asih, Kabupaten Bandung, setelah sebelumnya sempat menjalani tindakan medis awal di wilayah asalnya.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani Dewi, menjelaskan bahwa Siti menderita penyakit usus buntu.

Sebelum dirujuk ke Bandung, Siti menjalani operasi di RSUD Slamet Garut dengan dukungan biaya dari Dinas Sosial Garut melalui program Layanan Terpadu Rumah Harapan Masyarakat (Lapadruhama).

Langkah ini diambil lantaran kepesertaan BPJS Kesehatan milik Siti dalam kondisi tidak aktif.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Respon Dokter Viral Pelecehan Pasien di Garut: Cabut Izin Praktek Dokternya!

 

Kolaborasi Lintas Instansi dan Tindakan Medis

Selanjutnya, usai menjalani operasi pertama, Siti sempat pulang ke rumah dengan pengawasan kesehatan dari Puskesmas Haurpanggung yang berkolaborasi bersama utusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Namun, guna memastikan pemulihan yang maksimal, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dan Provinsi Jawa Barat berkoordinasi untuk memindahkan perawatannya ke RS Welas Asih.

Setibanya di RS Welas Asih, tim medis langsung membawa Siti ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk pemeriksaan oleh dokter jaga bedah.

"Siti langsung ditangani sesuai prosedur kegawatdaruratan, termasuk menjalani proses rontgen," ungkap Vini, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Klarifikasi Status RS Welas Asih Akibat Viral Diperbincangkan, KDM: Milik Pemprov Jabar dan Dibiayai APBD!

 

Pemantauan Intensif di Kamar Pasien

Saat ini, kondisi atlet rugby asal Garut tersebut terus dipantau secara berkala di kamar perawatan RS Welas Asih.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi Siti agar pahlawan olahraga tersebut dapat segera pulih dan kembali beraktivitas.

Pada akhirnya, sinergi antara berbagai dinas terkait menjadi kunci keberhasilan penanganan medis ini, memastikan tidak ada kendala biaya maupun birokrasi yang menghambat kesembuhan sang atlet.

Baca Juga: Raih Penghargaan Nasional, RSUD Welas Asih Buktikan Komitmen Layanan Kesehatan Berkualitas di Jabar

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.