TPA Sarimukti Kembali Dibuka, Penanganan Sampah Kota Bandung Pasca Lebaran 2026 Berangsur Normal

AKURAT JABAR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan aktivitas pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti telah beroperasi kembali.
Dampaknya, penanganan Sampah Kota Bandung Pasca Lebaran 2026 di sejumlah titik krusial kini berangsur menuju kondisi normal setelah sempat tertahan selama hari H Idulfitri.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menerangkan bahwa penumpukan sampah di beberapa Tempat Penampungan Sementara (TPS) sudah terprediksi akibat pembatasan operasional saat libur lebaran.
Namun, sejak Senin (23/3/2026), armada pengangkut mulai bergerak masif mengosongkan TPS yang meluber.
Faktanya, pemantauan melalui sistem Smart Waste Management (SWM) menunjukkan adanya pengurangan volume sampah yang signifikan di berbagai wilayah pada sore hari.
Ribuan Personel Siaga Bersihkan Titik Wisata dan Pusat Kota
Oleh sebab itu, pada H+2 Lebaran, DLH mengerahkan kekuatan penuh sebanyak 1.025 personel. Tim ini terdiri dari 619 petugas penyapu jalan dan 406 petugas angkutan yang didukung oleh 134 unit armada, mulai dari truk, motor sampah, hingga alat berat.
Selanjutnya, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq, menjelaskan bahwa fokus penanganan berada di 71 titik pantau utama.
Kawasan pusat kota seperti Alun-alun, Braga, Gasibu, dan Asia Afrika menjadi prioritas karena mengalami lonjakan aktivitas wisatawan yang cukup tinggi.
“Alhamdulillah, H+2 kemarin kita sudah mulai bisa mengirimkan lagi sampah ke Sarimukti. Jadi penanganan di TPS-TPS dan rute jalan sudah mulai optimal kembali,” ujar Salman, Selasa (24/3/2026).
Capaian Program Gaslah: 4 Kecamatan Lampaui Target Harian
Menariknya, selain pengangkutan ke TPA, upaya pengolahan sampah di tingkat kewilayahan melalui program Gaslah juga menunjukkan tren positif.
Hingga Senin siang, tercatat 4 kecamatan telah melampaui target harian pengolahan sampah organik, di antaranya Ujungberung, Bandung Kidul, dan Batununggal.
Data Capaian Wilayah:
Zona Hijau (Lampuai Target): Ujungberung, Bandung Kidul, Batununggal.
Zona Kuning (Capaian >50 persen): Cibiru, Gedebage, Kiaracondong, Arcamanik, Antapani, dan Mandalajati.
Fasilitas Pengolahan: TPST Babakan Siliwangi dan Gedebage sudah aktif menerima input sampah hingga 8 ton.
Baca Juga: DLH Siapkan Skenario Pengosongan TPS, Antisipasi Lonjakan Volume Sampah Bandung Jelang Lebaran 2026
Target H+3: Bersihkan Titik Pembuangan Sampah Liar
Selain itu, memasuki H+3 (Selasa, 24 Maret 2026), DLH menargetkan pemulihan layanan hingga 85 persen. Fokus kini bergeser pada penyisiran titik-titik pembuangan sampah liar yang muncul secara mendadak selama periode libur panjang.
Penting untuk dicatat, Salman menegaskan bahwa tim taktis berjumlah 25 personel terus menyisir jalanan guna memastikan tidak ada sampah yang meluber ke badan jalan sehingga mengganggu lalu lintas.
Petugas berupaya keras agar titik wisata tetap nyaman bagi pengunjung yang masih menghabiskan masa liburan.
Statistik Sampah Lebaran 1447 H:
Malam Takbiran: Volume mencapai 208 ton (naik 2 persen dari tahun lalu).
Total Personel Selama Operasi: 2.266 petugas dikerahkan sejak H-1 hingga H+2.
Total Armada: 423 unit dikerahkan secara bertahap.
Baca Juga: Tinjau Program Gaslah, Menteri LH Puji Terobosan Pengelolaan Sampah Kota Bandung di Tingkat RW
Penutup: Imbauan Pemilahan Sampah dari Rumah
Akhirnya, DLH Kota Bandung optimis kebersihan kota akan pulih sepenuhnya dalam waktu dekat seiring dengan normalnya kuota pengiriman ke TPA Sarimukti.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap berpartisipasi aktif dalam menekan timbulan sampah dengan cara memilah dari sumbernya.
Dengan demikian, sinergi antara petugas lapangan, armada pengangkut, dan kesadaran warga menjadi kunci utama agar Sampah Kota Bandung Pasca Lebaran 2026 dapat terkelola dengan baik tanpa merusak estetika Kota Kembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







