Jaga Kamtibmas, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Musnahkan Puluhan Kilogram Sabu dan Ribuan Knalpot Brong

AKURAT JABAR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan wilayah.
Keduanya memimpin langsung pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana di Halaman Gedung Reskrim Polda Jabar, Rabu (18/2/2026).
Oleh karena itu, langkah ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat.
Sebab, barang bukti yang dihancurkan mencakup 28,9 kilogram sabu, 160 ribu butir obat terlarang, hingga hampir 5 ribu unit knalpot bising (brong).
Baca Juga: Setahun Menjabat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Puji Sinergitas Forkopimda
Rincian Barang Bukti dan Pengembalian Kendaraan
Berdasarkan data resmi, selain narkotika dan knalpot, petugas juga memusnahkan lebih dari 69 ribu botol minuman keras.
Lebih lanjut, Polda Jabar menyerahkan kembali hampir 1.000 unit kendaraan roda dua dan roda empat hasil curian kepada pemilik sahnya sebagai bentuk pelayanan transparan.
Maka dari itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sangat mengapresiasi kinerja cepat jajaran kepolisian.
Baca Juga: Tembus 80 Persen, Warga Puas Terhadap Kinerja Infrastruktur Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Menurutnya, stabilitas keamanan di Tanah Pasundan saat ini terwujud berkat respons sigap aparat terhadap setiap keluhan yang disampaikan oleh warga.
“Seluruh capaian ini lahir dari respons kepolisian yang cepat serta penegakan hukum yang konsisten. Spirit pengabdian ini harus terus kita pertahankan dan tingkatkan,” ujar pria yang akrab disapa KDM tersebut.
Baca Juga: Komitmen Lindungi Warga, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Akan Jemput 13 Korban TPPO di NTT
Membangun Kesadaran Kolektif Masyarakat
Selain memuji aparat, KDM menegaskan bahwa ketertiban bukan hanya beban pundak petugas kepolisian semata.
Oleh sebab itu, ia mendorong seluruh elemen masyarakat Jawa Barat untuk memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga kedamaian lingkungan.
“Kita harus menanamkan kesadaran bahwa ketertiban adalah milik bersama. Tidak boleh ada orang yang hanya mementingkan ketertiban dirinya sendiri namun mengabaikan kenyamanan orang lain,” tegas KDM.
Putus Mata Rantai Kejahatan Sosial
Sementara itu, Kapolda Jabar Rudi Setiawan menekankan bahwa pemusnahan ini merupakan upaya konkret melindungi warga dari dampak buruk narkotika.
Pasalnya, penyalahgunaan miras dan obat terlarang sering kali memicu konflik sosial, mulai dari pengeroyokan hingga jatuhnya korban jiwa.
“Hari ini kita telah memutus mata rantai kejahatan. Kita juga menghidupkan kembali harapan warga yang sempat hilang karena kendaraan untuk mencari nafkah mereka dicuri,” ungkap Rudi.
Baca Juga: Setahun Menjabat, Kepuasan Publik terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tembus 95,5 Persen
Pada akhirnya, keberhasilan kegiatan ini merupakan buah manis dari kolaborasi apik antara Pemprov Jabar, Polda, Kejaksaan, hingga DPRD.
Penyerahan kembali kendaraan curian tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ekonomi dan menyekolahkan anak-anak mereka dengan tenang.
Baca Juga: Rilis Akhir Tahun Polda Jabar: Kriminalitas Naik 2 Persen, Fatalitas Kecelakaan Menurun Drastis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







