Sah! Ahmad Likli Manopo Jadi Ketua Umum SEMMI Purwakarta Periode 2025-2026

AKURAT JABAR - Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Purwakarta periode 2025-2026 resmi dilantik sebagai kepengurusan yang sah dalam menjalankan roda organisasi di tingkat kepemudaan dan kemahasiswaan di Kabupaten Purwakarta.
Bertempat di Aula Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Purwakarta, Jalan Pramuka, Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, Ahmad Likli Manopo resmi pimpin organisasi mahasiswa serumpun Syarikat Islam tersebut menggantikan kepengurusan sebelumnya di bawah komando Didin Wahidin.
Acara yang digelar inipun berjalan lancar dan khidmat, dengan dihadiri sejumlah tokoh dan aktivis Purwakarta. Turut hadir Ketua PW SEMMI Jawa Barat, Septian Insan Wibawa dan jajaran, Ketua Umum Kaum Muda Syarikat Islam (KMSI) Adhyp Glank, perwakilan PC SI Purwakarta dan Pemuda Muslim Indonesia (PMI) Cabang Purwakarta.
Selain itu, turut hadir pula perwakilan Forkopimda seperti DPRD Purwakarta, Kesbangpol, Kemenag, Kodim 0619, Polres Purwakarta serta Organisasi Kemasyarakatan Islam, Kepemudaan dan kemahasiswaan se-wilayah kerja Purwakarta.
Ahmad Likli Manopo mengatakan, bahwa SEMMI Purwakarta di bawah kepemimpinannya akan memposisikan diri menjadi mitra pemerintah, baik sebagai mitra pembangunan maupun sebagai mitra kritis pemerintah.
Ia menilai, hal ini sesuai dengan peran dan fungsi mahasiswa sebagai agent of change di tengah-tengah kondisi permasalahan yang ada di masyarakat.
"Saya berharap SEMMI Purwakarta mampu memberikan warna serta kontribusi yang kongrit untuk kemajuan Purwakarta dan mampu menjadi organisasi yang adaptif agar mampu menjadi wadah yang di butuhkan oleh setiap mahasiswa," ungkap Likli dalam sambutannya, Minggu (27/4/2025).
Diketahui, Likli sendiri merupakan mahasiswa aktif di Universitas Islam DR KHEZ Muttaqien (UNISMU) Purwakarta, dengan mengambil program studi Ekonomi Syariah. Ia terpilih menjadi Ketua Umum melalui musyawarah untuk mufakat.
Mantan Ketua Umum SEMMI Purwakarta periode 2023-2024, Didin Wahidin berharap kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Likli semakin baik lagi. Ia menekankan pentingnya membangun SEMMI dengan memegang teguh Trilogi Syarikat Islam.
"SEMMI berdiri pada 2 April 1956, diprakarsai oleh Arudji Kartawinata, mantan Menteri Muda Pertahanan Kabinet Sjahrir II periode 1946-1948, Ketua DPR RI ke-3 periode 1963-1966 dan Dewan Partai HOS Tjokroaminoto. Maka jangan tanya lagi soal nilai ke-Islaman dan ke-Indonesiaan SEMMI," ujar Didin dalam sambutannya.
"Sebagai Guru Bangsa, HOS Tjokroaminoto melalui pikirannya menghasilkan gagasan besarnya, yakni Islam dan Sosialisme. Untuk itu, saya berharap SEMMI tetap berpegang teguh pada Trilogi Syarikat Islam yang juga menjadi pijakan nilai di SEMMI, yakni sebersih-bersih tauhid, setinggi-tinggi ilmu dan sepintar-pintar Syiasah," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PW SEMMI Jawa Barat, Septian Insan Wibawa mengatakan di dalam sambutannya bahwa peran fungsi SEMMI bukan hanya pada wilayah perjuangannya saja, tetapi juga penting untuk melakukan kaderisasi.
"Saya menyampaikan amanah Ketum PB SEMMI yakni saudara Bintang Wahyu Saputra yang berhalangan hadir karena ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan. Selain ucapan salam dan selamat, beliau juga menekankan agar pengurus SEMMI Purwakarta yang baru dilantik ini segera menyelenggarakan Sekolah Kader, sebagai jantung kaderisasi di SEMMI," ujar Septian.
Ia juga menjelaskan, bahwa PW SEMMI Jabar saat ini tengah konsen mengawal issue-issue lingkungan hidup di Jawa Barat seiring kebijakan Dedi Mulyadi tentang pengembalian alih fungsi lahan.
Sebagai mitra pembangunan, kata Septian, tentu kebijakan yang pro rakyat harus didukung secara penuh, disamping juga ia menegaskan bahwa PW SEMMI Jabar akan terus menyampaikan kritik-kritiknya sebagai mitra kritis pemerintah, khususnya di Jabar.
Adapun pada prosesi pelantikan, pembacaan SK dibacakan oleh Kabid OKK PW SEMMI Jabar, Didin Wahidin dan ikrar pelantikan oleh Ketum SEMMI Jabar, Septian Insan Wibawa yang sekaligus diikuti oleh seluruh pengurus terlantik. Dilanjutkan dengan penandatanganan dan Sertijab pengurus lama ke pengurus baru.
Acara ditutup dengan keynot speaker oleh Ketum KMSI, Adhyp Glank. Ia Mengupas dan menguraikan tema pelantikan yang diusung, yakni "Inovasi dan Reinvasi Nilai Budaya Universal Bangsa Indonesia dalam Upaya Mengokohkan Nilai-nilai Kebangsaan dan Ke-Islaman melalui Konsentrasi Pendidikan Peradaban bagi Gerasi Emas 2025 melalui Sinergitas Ideologi Negara".
"Menjaga Purwakarta berarti untuk menjaga Ipoleksosbudhankamnas Indonesia, untuk itu, perlunya kesadaran dalam sinergitas Pancasila, Agama dan Budaya dalam merawat kedamaian berkelanjutan," ungkapnya.
SEMMI Purwakarta, lanjut Adhyp, diharapkan dapat berpartisipasi Aktif dalam issue sosial terkait kebijakan dan turun ke masyarakat agar aktif beraktualisasi dengan kegiatan sosial kemanusiaan.
"Selain itu, SEMMI Purwakarta juga harus peka dalam pengawalan program kebijakan sesuai dengan marwah sosialisme Islam yang menjadi Legacy atau warisan dari para tokoh pendahulu Sarekat Islam," jelas Adhyp Glank.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









